<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969</id><updated>2012-01-17T23:30:26.441+07:00</updated><category term='FOTO'/><category term='SRIWIJAYA POST'/><category term='SUARA KARYA'/><category term='MAJALAH BISKOM'/><category term='TAHUKAH KITA?'/><category term='INFO LOMBA'/><category term='PENGUMUMAN'/><category term='OPINI/GAGASAN'/><category term='SEMNAS'/><category term='BUKU ILMIAH'/><category term='PIKIRAN RAKYAT'/><category term='KOTA + GEDUNG'/><category term='CATATAN HARIAN'/><category term='LOMBA FOTO'/><category term='BUKU SASTRA'/><category term='XL Award 2009'/><category term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category term='TERAS'/><category term='INSIDE SUMATERA'/><category term='Perguruan Tinggi Terbaik'/><category term='REKAM JEJAK'/><category term='SURABAYA POST'/><category term='LOMBA KARYA TULIS'/><category term='CATATAN WISATA'/><category term='BALI BICARA'/><category term='TENTANG SAYA'/><category term='BANGKA POS'/><category term='FILATELI'/><category term='BERITA'/><category term='PORTRAIT'/><category term='o'/><category term='SEPUTAR INDONESIA'/><category term='LANDSCAPE KO'/><category term='BUKU'/><category term='PUISI/CERPEN'/><category term='RADAR BANTEN'/><category term='Lomba Blog UII'/><title type='text'>Prakoso Bhairawa Putera: Blog Pribadi, Tempat Terindah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>178</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-446598097080322316</id><published>2011-01-16T00:13:00.002+07:00</published><updated>2011-01-16T00:19:58.516+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Kasal Pimpin Upacara Hari Dharma Samudera</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.suarasurabaya.net/v04/clips/201101/kk87618_clip1.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 280px; height: 186px;" src="http://www.suarasurabaya.net/v04/clips/201101/kk87618_clip1.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Surabaya,&lt;/span&gt; (15 Januari 2011).- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno memimpin upacara peringatan Hari Dharma Samudera di atas geladak KRI Surabaya-591 dengan melakukan tabur bunga dan pelarungan karangan bunga ke laut sambil berlayar di Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS), Surabaya, Sabtu (15/1).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana TNI Tri Prasodjo, upacara peringatan Hari Dharma Samudera yang dilaksanakan secara rutin oleh TNI Angkatan Laut setiap tanggal 15 Januari itu dimaksudkan untuk mengenang dan memperingati para Pahlawan Bahari yang gugur dalam pertempuran-pertempuran di laut, seperti pertempuran Selat Bali, Pertempuran Laut Sapudi, Pertempuran Laut Cirebon, Pertempuran Teluk Sibolga, dan pertempuran Laut Aru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 15 Januari ditetapkan sebagai Hari Dharma Samudera diambil dari peristiwa pertempuran Laut Aru pada tahun 1962, yang merupakan puncak dari perjuangan dan patriotisme putra-putra bahari terbaik dalam mempertahankan negara di laut. Dalam pertempuran ini gugur Pahlawan Komodor Yos Soedarso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna yang perlu diambil dalam peringatan Hari Dharma Samudera untuk generasi muda adalah mewarisi dan meneladani jiwa patriotisme para Pahlawan kita di mana dengan penuh semangat hiroisme berjuang demi negara dan bangsa, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan tersebut, Kasal menyampaikan tali asih kepada perwakilan ahli waris keluarga pejuang pertempuran Laut Aru. Selain itu, diserahkan pula hadiah kepada pemenang lomba karya tulis ilmiah dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera baik untuk kalangan TNI AL maupun umum dengan tema masalah kelautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang lomba karya tulis untuk lingkungan TNI AL diraih oleh Kapten Laut (T) Mei Edi Prayitno, ST, Pama Satlinlamil Jakarta dengan judul Pertempuran Laut Aru sebagai Penggelora dalam Optimalisasi Pemberdayaan potensi pulau-pulau terdepan dan optimalisasi perbatasan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat NKRI. Juara II diraih oleh Kapten Laut (P) Krido Satriyo, Pama Puslatlekdalsen, Kobangdikal dengan judul Dengan semangat pertempuran Laut Aru kita Tingkatkan Pemberdayaan Potensi pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan laut Republuk Indonesia dalam upaya Hanneg. Ketiga adalah Serka Mar Syafrudin  dari Dispen Kormar  dengan judul Optimalisasi peran Korps Marinir TNI AL dalam pengamanan Pulau terluar Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk kategori umum &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Juara I diraih  Prakoso Bhairawa Putera, mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Indonesia, dengan judul Pendekatan change management dalam Penataan kembali tata kelola pulau-pulai kecil terluar : Penguatan kedaulatan dan stabilitas nasional&lt;/span&gt;, Juara II R. Zainal Fatah, mahasiswa ITS dengan judul SWAT (Sea Water Baterry) pemanfaatan kandungan elektrolit air laut menjadi sumber energy listrik terbarukan sebagai sumber penerangan dan cadangan energy listrik pada perahu nelayan di pulau terpencil, dan Juara III Dra. Endang Susetiawati, Guru SMPN Kalimanggis Kuningan, dengan judul Aktualisasi semangat  pertempuran laut Aru dalam menegakkan kedaulatan wilayah NKRI pemberdayaan potensi pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Pemimpin tertinggi Angkatan Laut itu juga menyerahkan hadiah kepada C, Wahyu Haryo, PS, wartawan Kompas, atas kesuksesannya dalam lomba  penulisan artikel di media cetak dengan judul karyanya “Jangan Biarkan Kebanggaan Itu Semu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut hadir, para pejabat teras Mabesal, para Panglima Komando Utama (Kotama) TNI Angkatan Laut, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Lilik Soeparno beserta sejumlah pengurusnya,  para pejabat militer dan sipil, serta undangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber foto: http://www.suarasurabaya.net/v04/clips/201101/kk87618_clip1.JPG&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/3941/Kasal-Pimpin-Upacara-Hari-Dharma-Samudera.aspx"&gt;web tnial.mil.id, 15 Januari 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-446598097080322316?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/446598097080322316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2011/01/kasal-pimpin-upacara-hari-dharma.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/446598097080322316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/446598097080322316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2011/01/kasal-pimpin-upacara-hari-dharma.html' title='Kasal Pimpin Upacara Hari Dharma Samudera'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4599056265061535021</id><published>2011-01-15T23:59:00.002+07:00</published><updated>2011-01-16T00:06:07.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA KARYA TULIS ILMIAH HARI DHARMA SAMUDERA TAHUN 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2011, Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) telah menyelenggarakan kegiatan Lomba Karya Tulis (LKT) dengan tema “ Dengan semangat pertempuran laut Aru kita tingkatkan pemberdayaan potensi pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan Republik Indonesia ”. LKT bertujuan untuk meningkatkan minat membaca dan menulis di kalangan Keluarga Besar TNI Angkatan Laut dan masyarakat umum. Lomba ini diikuti oleh 80 peserta, yang terdiri atas peserta dari kalangan anggota TNI AL dan umum (mahasiswa/pelajar/umum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah melalui proses penjurian dan penilaian dapat ditentukan 5 peserta terbaik dari TNI AL dan 5 peserta terbaik dari umum. Adapun peserta terbaik dari TNI AL, adalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapten Laut (T) Mei Edi Prayitno,&lt;/span&gt; S.T. NRP 14647/P, Pama Satlinlamil Jakarta, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pertempuran Laut Aru sebagai penggelora dalam optimalisasi pemberdayaan potensi pulau-pulau terdepan dan daerah perbatasan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat NKRI”&lt;/span&gt;, sebagai pemenang pertama (I) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapten Laut (P) Krido Satriyo U&lt;/span&gt;. NRP 16015/P, Pama Puslatlekdalsen Kobangdikal, dengan karyanya “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dengan semangat Pertempuran Laut Aru kita tingkatkan pemberdayaan potensi pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan laut Republik Indonesia dalam upaya pertahanan negara”&lt;/span&gt;, sebagai pemenang kedua (II) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 2.000.000,00 (dua juta rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Serka Marinir M. Syarifudin&lt;/span&gt; NRP 70979, Bintara Dispen Kormar, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Optimalisasi peran Korps Marinir TNI AL dalam pengamanan pulau terluar Indonesia”,&lt;/span&gt; sebagai pemenang ketiga (III) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lettu Marinir Yogi Setiaji&lt;/span&gt; NRP 17760/P, Pama Batalyon Artileri 1 Marinir, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Optimalisasi peranan Pasukan Marinir dalam menjaga pulau terluar sebagai pertahanan terdepan guna menjaga kedaulatan NKRI”, &lt;/span&gt;sebagai pemenang keempat (IV) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 700.00,00 (tujuh ratus ribu rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapten Marinir Agus Soleh&lt;/span&gt; NRP 13767/P, Pama Pusdikkav Kodikmar, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pemberdayaan pulau-pulau kecil terluar sebagai benteng wilayah Negara Kesatuan RI”, &lt;/span&gt;sebagai pemenang kelima (V) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Sementara peserta terbaik dari umum, adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/span&gt;, mahasiswa Program Pasca Sarjana UI Depok, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pendekatan Change Management dalam penataan kembali tata kelola pulau-pulau kecil terluar: penguatan kedaulatan dan stabilitas nasional”,&lt;/span&gt; sebagai pemenang pertama (I) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;R. Zainal Fatah,&lt;/span&gt; Mahasiswa ITS Surabaya, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“SWAT (Sea Water Battery) pemanfaatan kandungan elektrolit air laut menjadi sumber energi listrik terbarukan sebagai sumber penerangan dan cadangan energi listrik pada perahu nelayan di pulau terpencil”&lt;/span&gt;, sebagai pemenang kedua (II) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 2.000.000,00 (dua juta rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dra Sri Endang Susetiawati&lt;/span&gt;, Guru SMPN Kalimanggis Kuningan, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Aktualisasi semangat Pertempuran Laut Aru dalam menegakkan kedaulatan wilayah NKRI pemberdayaan potensi pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan RI”&lt;/span&gt;, sebagai pemenang ketiga (III) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dwi Septyan Waluyo&lt;/span&gt;, mahasiwa ITS Surabaya, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Semangat Pertempuran Laut Aru kita tingkatkan pemberdayaan potensi pulau-pulau terluar wilayah perbatasan RI”&lt;/span&gt;, sebagai pemenang keempat (IV) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 700.000,00 (tujuh ratus ribu rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azrani Ery Saputra, SPI&lt;/span&gt;., Staf LPPM Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, dengan karyanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Strategi penguatan ekonomi masyarakat pesisir berbasis perikanan sebagai upaya mengantisipasi gangguan hankamrata di kawasan pulau-pulau terluar wilayah RI”&lt;/span&gt;, sebagai pemenang kelima (V) dan berhak atas hadiah tabanas sebesar Rp. 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) serta piagam penghargaan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyerahan hadiah dan piagam bagi peserta terbaik I s/d III (anggota TNI AL dan umum) akan dilaksanakan pada Upacara Hari Dharma Samudera tgl. 15 Januari 2011. Sementara bagi peserta terbaik lainnya akan dikirim ke Kotama/Satker masing-masing. Peserta terbaik I s/d III hadir dengan: Militer pakaian PDU-I, peserta umum jas/blazer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.tnial.mil.id/tabid/296/articleType/ArticleView/articleId/3892/Default.aspx"&gt;web tnial.mil.id, 7 Januari 2011&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4599056265061535021?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4599056265061535021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2011/01/pengumuman-pemenang-lomba-karya-tulis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4599056265061535021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4599056265061535021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2011/01/pengumuman-pemenang-lomba-karya-tulis.html' title='PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA KARYA TULIS ILMIAH HARI DHARMA SAMUDERA TAHUN 2011'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8967215610868229505</id><published>2010-12-06T01:37:00.000+07:00</published><updated>2010-12-06T01:41:42.582+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU SASTRA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Ujung Laut Pulau Marwah, Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.berita8.com/images/berita/normal/765012-12200404122010@cerpen.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 249px; FLOAT: right; HEIGHT: 341px; CURSOR: hand" border="0" alt="" src="http://www.berita8.com/images/berita/normal/765012-12200404122010@cerpen.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;"Cerpen-cerpen di dalam buku ini memiliki keragaman ekspresi yang sungguh jamak. Cerpen warna lokal di antaranya masih tampak dijadikan andalan lantaran memang memberi banyak kemungkinan, lihat saja cerpen bermuatan lokal Betawi, Melayu, Timor, Madura dan Minang di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski masih belum terlalu jauh dieksplorasi, namun sudah cukup menunjukkan bahwa lokalitas memberi kegairahan penciptaan yang tak kunjung padam. Jika setia digeluti, perangkat semacam ini niscaya akan menjadi pembeda dengan cerpen umumnya. Apa yang mereka lakukan mencerminkan masih ada ruang eksplorasi yang luas bagi penulis Indonesia yang diuntungkan oleh, antara lain, ragam budaya kita yang kaya."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah tulisan pada bagian atas sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” yang diambil dari Pengantar Kuratorial, “Sastra Indonesia Mutakhir: Kritik dan Keragaman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam rangkaian sebuah hajatan budaya, “Temu Sastrawan Indonesia III” (TSI III) di Kota Gurindam Negeri Pantun itu, pada 28-31 Oktober lalu—setelah TSI I (Jambi, 2008) dan TSI II (Pangkalpinang, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang digelar bertepatan dengan Oktober sebagai bulan bahasa itu dihadiri para sastrawan dari kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia, yang diundang oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, atas hasil rekomendasi tim kurator TSI III yang beranggotakan Abdul Kadir Ibrahim (Tanjungpinang), Hoesnizar Hood (Tanjungpinang), Joni Ariadinata (Yogyakarta), Mezra E. Polllondou (Kupang), Raudal Tanjung Banua (Yogyakarta), Said Parman (Tanjungpinang), Saut Situmorang (Yogyakarta), Syafaruddin (Tanjungpinang), Tan Lioe Ie (Bali), Triyanto Triwikromo (Semarang), dan Zen Hae (Jakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilnya Tanjungpinang sebagai tuan rumah bukan oleh sebab keberuntungan ataupun “sistem arisan”. Kota kecil nan indah ini dipilih lantaran sejak beratus tahun lalu mewariskan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pengantar), yang dikenal kemudian hingga hari ini sebagai Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Tanjungpinang pula lahir tokoh bahasa dalam sastra klasik Melayu, Raja Ali Haji (1708-1783), yang karya monumentalnya, “Gurindam Dua Belas” (1847), lalu disusul “Bustan’l Katibin” (1857), dan “Kitab Pengetahuan Bahasa” (1859), telah mengantarkan ia sebagai Bapak Bahasa Indonesia dan oleh Pemerintah RI kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jauh sebelum TSI III digelar, tepatnya sejak akhir Juli 2010, Walikota Tanjungpinang, Hj. Suryatati A. Manan, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Drs. Abdul Kadir Ibrahim, MT, telah mengirimkan kepada 150 orang sastrawan yang diundang, surat pemberitahuan berisi perihal sisik-melik TSI III disertai himbauan untuk mengirimkan karya puisi atau cerpennya lantaran akan dibukukan setelah melalui proses seleksi tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasilnya, ketika acara berlangsung, para peserta yang hadir sudah memegang buku berisi karya-karya itu. Karya mereka sendiri, atau karya rekan sastrawan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Joni Ariadinata, Raudal Tanjung Banua, Said Parman, dan Triyanto Triwikromo, yang menjadi kurator cerpen untuk “Ujung Laut Pulau Marwah”. Merekalah yang menetapkan 33 cerpen karya 33 orang penulis untuk dapat tampil di dalamnya. Karya-karya tersebut disusun di dalam buku berdasarkan abjad nama para penulisnya, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuan Guru Sulaiman” (Adi Alimin Arwan, Mamuju, Sulawesi Barat), “Kemarau pun Singgah di Kampung Kami” (Agustinus Wahyono, Balikpapan, Kalimantan Timur), “Di Ujung Simpul Rafia” (Andri Medianyah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau), “Kabut Kembahang” (Arman AZ, Bandarlampung, Lampung), “Seperti Natnitnole” (Benny Arnas, Lubuklinggau, Sumatera Selatan), “Babad Mejayan” (Beni Setia, Caruban, Madiun, Jawa Timur), “Djali-Djali Bintang Kedjora” (Chairil Gibran Ramadhan, DKI Jakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kembalinya Anakku yang Hilang” (Endang Purnama Sari, Tanjungpinang, Kepulauan Riau), “Anggorok dan Anggodot” (Fahrudin Nasrulloh, Jombang, Jawa Timur), “Semburat Petang di Lagoi” (Fakhrunnas MA Jabbar, Pekanbaru, Riau), “Koleksi 932013: Fina Sato” (Fina Sato, Bandung, Jawa Barat), “Kisah si Pemotong Rumput [Seniman Plat Baja]” (Gol A. Gong, Serang, Banten).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“15 Hari Bulan” (Hasan Al Bana, Medan, Sumatera Utara), “Perempuan Petelur” (Igoy el Fitra, Padang, Sumatera Barat), “Setelah Rumah” (Indrian Koto, Yogyakarta, DI Yogyakarta), “Hamsat Mencuri Jambu Klutuk” (Idris Pasaribu, Medan, Sumatra Utara), “&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Lelaki dengan Kopiah Resam” (Koko P. Bhairawa, Sungailiat, Bangka-Belitung),&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; “Senandung Perih Dendang Saluang” (M. Raudah Jambak, Medan, Sumatera Utara), “Ujung Laut Perahu Kalianget” (Mahwi Air Tawar, Yogyakarta, DI Yogyakarta), “Bai Liang” (Marsel Robot, Kupang, NTT), “Sandal Jepit Yong Dolah” (Maswito, Tanjungpinang, Kepulauan Riau).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pacar Elektrik” (Miral Shamsara Ratuloli, Kupang, NTT), “Melawan Rumput” (Mustofa W. Hasyim, Yogyakarta, DI Yogyakarta), “Lingkaran Luka” (Panda MT Siallagan, Pematang Siantar, Sumatera Utara), “Tanam Pinang Tumbuh Gading” (Pion Ratulolly, Kupang, NTT), “Kucing Tua” (Ragdi F. Daye, Padang, Sumatera Barat), “Bentan” (Riawani Elyta, Tanjungpinang, Kepulauan Riau), “Musim Ikan” (Sunlie Thomas Alexander, Belinyu, Bangka-Belitung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aroma Bangkai di Depan Rumah Mantan Penghulu” (Tarmizi rumahhitam, Batam, Kepulauan Riau), “Kecapi Terakhir di Malam Minggu” (Thompson Hs, Pematang Siantar, Sumatera Utara), “Tetangga Baru” (Unizara, Tanjungpinang, Kepulauan Riau), “Malina Dalam Bus Tua” (Yetti A.KA, Padang, Sumatera Barat), dan “Air Mata Lelaki Tua di Barak Pengungsi” (Yoss Gerard Lema, Kupang, NTT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari daftar di atas dapat terlihat bahwa daerah kedatangan masing-masing penulis tidaklah sama jumlahnya: Sulawesi Barat (1), Kalimantan Timur (1), Kepulauan Riau (6), Lampung (1), Sumatera Selatan (1), Jawa Timur (2), DKI Jakarta (1), Riau (1), Jawa Barat (1), Banten (1), Sumatera Barat (3), DI Yogyakarta (3), Sumatera Utara (5), Bangka-Belitung (2), dan NTT (4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari itu, “Ujung Laut Pulau Marwah” terbilang menarik lantaran memuat begitu banyak cerpen bernuansa lokal yang membawa nilai-nilai budaya etnik dari masing-masing sastrawan. Wajah keragaman Nusantara pun tercermin di dalam buku setebal 362 halaman ini. Maka buku ini sedikit-banyak berhasil menyodorkan fakta tentang sisi lain dunia kesusastraan Indonesia masa kini yang ternyata tak selalu dimenangi oleh cerpen-cerpen bernuansa nasional yang tidak kentara setting tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sangat disesalkan terjadinya ketidaktelitian dalam hal penggarapan isi, hingga terjadi kesalahan penulisan nama yang sangat fatal pada dua orang sastrawan. “Chairil Gibran Ramadhan” misalnya, pada daftar isi dan halaman dalam ditulis “Chairil Gilang Ramadhan” (penulisan secara benar, “Chairil Gibran Ramadhan”, hanya terjadi pada “kesempatan terakhir”, yang terdapat dalam bagian biodata). Sedangkan “Yoss Gerard Lema” yang pada daftar isi dan halaman dalam ditulis sama, ternyata pada bagian biodata ditulis “Yos Gamalama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah saat pengerjaannya nama kedua sastrawan ini mengingatkan penggarapnya pada drummer Gilang Ramadhan dan komedian Dorce Gamalama? Lantas dengan cara apa dan bagaimana orang-orang yang terlibat sebagai panitia dalam TSI III melakukan ralat atas hal ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian bawah sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” terdapat kalimat yang diambil dari Pengantar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Drs. Abdul Kadir Ibrahim, MT selaku Ketua Pelaksana TSI III: Temu Sastrawan Indonesia (TSI) III/2010 yang dilangsungkan di Kota Tanjungpinang, dapat dipandang sebagai upaya menyigi kembali kejayaan sastra Melayu yang pada era Kerajaan Riau pernah meninggi dan memucuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Ali Haji adalah salah seorang tokoh, yang berbabit, dengan masa itu, dengan sejumlah karya pemuncak; ilham bagi masa kini. (Catatan CGR: menyigi adalah sisipan atau celah, berbabit adalah ikut serta/terlibat secara langsung atau tidak langsung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.berita8.com/news.php?tgl=2010-12-04&amp;amp;cat=22&amp;amp;id=33938"&gt;Berita 8.com, Sabtu, 04/12/2010, 16:18 WIB&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8967215610868229505?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8967215610868229505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/12/ujung-laut-pulau-marwah-antologi-cerpen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8967215610868229505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8967215610868229505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/12/ujung-laut-pulau-marwah-antologi-cerpen.html' title='Ujung Laut Pulau Marwah, Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5386228996107610171</id><published>2010-12-06T01:15:00.005+07:00</published><updated>2010-12-06T01:33:10.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><title type='text'>Sepuluh Besar Penulis Khatulistiwa Literary Award 2009</title><content type='html'>&lt;div&gt;Selasa, 6 Oktober 2009 20:35 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Panitia Khatulistiwa Literary Award (KLA) Ke-9 Tahun 2009 mengumumkan nama-nama penulis puisi dan prosa berikut judul karya yang terpilih dalam 10 Besar KLA 2009.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 378px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547266981889368450" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TPvZ7enE4YI/AAAAAAAAB8M/Ux-OonAjdd0/s400/Publication6.jpg" /&gt;Kesepuluh besar karya puisi dan penulisnya adalah Kolam (Sapardi Djoko Damono), Akar Berpilin (Gus Tf Sakai), Dongeng Anjing Api (Sindu Putra), Partitur, Sketsa, Potret dan Prosa (Wendoko), Perahu Berlayar Sampai Bintang (Cecep Syamsul Hari), Pastoral Kupu-Kupu (Made Suantha), Telimpuh (Hasan Apsahani), Pemetik Bintang (Soni Farid Maulana), Lagu Cinta Para Pendosa (Zaim Rofiqi), dan Puan Kecubung (Jimmy Maruli Alfian).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Adapun sepuluh besar karya prosa dan penulisnya adalah Meredam Dendam (Gerson Poyk-novel), Sutasoma (Cok Sawitri-novel), Lembata (F Rahadi-novel), Lacrimosa (Dinar Rahayu-kumpulan cerita), Tanah Tabu (Anindita Thayf-novel), Juru Masak (Damhuri Muhammad-kumpulan cerita), Bulan Lebam (Sihar Simatupang-novel), Kidung (M Sobary-novel), Usaha Menjadi Sakti (Gunawan Maryanto-kumpulan cerita), Metropolis (Windi Ramadhina-novel).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Panitia KLA 2009 juga mengumumkan 8 karya pengarang muda berbakat (umur maksimal 30 tahun), yaitu Kartini Nggak Sampai Eropa (Sammaria), Aku Lelah Menjadi Cantik (Koko P. Bhairawa), 9 Matahari (Adenita), Lika Liku Luka (Celinereyssa), Etzhara (Rino Styanto), Pengantin Subuh (Zelfeni), Separuh Bintang (Evline), dan Fortunata (Ria N. Badaria)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Richard Oh, penggagas dan penyelenggara KLA menjelaskan bahwa pengumuman 5 Besar Khatulistiwa Literary Award akan segera dilakukan dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Khusus kategori prosa, karya-karya novel akan dinilai oleh sebuah panel juri yang dipilih oleh penerbit Metropoli D’Asia, salah satu penerbit terbesar di Italia. Kemudian, sebuah hadiah khusus akan diberikan pada malam Anugerah Sastra Khatulistiwa pada 10 November 2009, pukul 19.00, di Plaza Senayan, Jakarta. Richard berharap agar semua penulis hadir dalam malam perayaan sastra Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"Kepada penulis novel yang karyanya masuk 10 besar kategori prosa, harap mengisi formulir perjanjian dengan Metropoli D’Asia yang sudah dikirimkan. Bila belum menerima formulir tersebut, harap e-mail saya di richoh2007@gmail.com," kata Richard Oh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://oase.kompas.com/read/2009/10/06/20351442/sepuluh.besar.penulis.khatulistiwa.literary.award.2009"&gt;Kompas.com, 6 Oktober 2009&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5386228996107610171?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5386228996107610171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/12/sepuluh-besar-penulis-khatulistiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5386228996107610171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5386228996107610171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/12/sepuluh-besar-penulis-khatulistiwa.html' title='Sepuluh Besar Penulis Khatulistiwa Literary Award 2009'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TPvZ7enE4YI/AAAAAAAAB8M/Ux-OonAjdd0/s72-c/Publication6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1731798481155780016</id><published>2010-11-10T11:33:00.004+07:00</published><updated>2010-11-10T11:46:11.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU SASTRA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Daftar Nama Penyair dalam Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNoi5oVVCBI/AAAAAAAAB7s/gF_VrrpkyKQ/s1600/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 152px; FLOAT: left; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537777065280210962" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNoi5oVVCBI/AAAAAAAAB7s/gF_VrrpkyKQ/s200/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Judul: Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor: Suyitno Ethexs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurator: Chamim Kohari-Saiful Bakri-Umi Salama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain cover: warung grafis indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan cover: Joni Ramlan, Mojosari, Mojokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layout: kang madrim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan pertama: Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISBN: 978-602-97907-0-2 Tebal: 829 + xxxviii halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit: Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Achmad Faqih Mahfudz ............................................... 1&lt;br /&gt;Aku Pernah Mengenalmu&lt;br /&gt;Di Pinggir Stasiun Tugu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Agit Yogi Subandi ......................................................... 4&lt;br /&gt;Solilokui Hamparan Gurun&lt;br /&gt;Labirin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Asyari Muhammad ..................................................... 10&lt;br /&gt;Kekasih, aku gelisah&lt;br /&gt;Lelaki yang menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ahmad Adi Munawar .................................................. 13&lt;br /&gt;Rela Kau Pergi&lt;br /&gt;Ungkapan palsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Akhmad Fatoni ........................................................... 16&lt;br /&gt;Perempuan setengah telanjang&lt;br /&gt;Pulang pada waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ahmad Kekal Hamdani .............................................. 19&lt;br /&gt;Setelah Kematian Ini&lt;br /&gt;Eksodusa: Ingatan 1965&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. AF. Tuasikal ................................................................. 22&lt;br /&gt;LANTURAN WAKTU&lt;br /&gt;PERTEMUAN ITU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Agus Subagyo ............................................................ 29&lt;br /&gt;TARIAN ILALANG MEMANGGILMU&lt;br /&gt;KUTULIS NAMAMU DENGAN PUISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. A. Ganjar Sudibyo ...................................................... 33&lt;br /&gt;PUISI ENIGMA : KEMBALI MENUJU NAMA DIRI&lt;br /&gt;KAMI&lt;br /&gt;TENTANG GERIMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Alex R. Nainggolan .................................................... 40&lt;br /&gt;Pada Sebuah Taman&lt;br /&gt;Negeri Tanpa Moyang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. A. Warits Rovi ............................................................. 45&lt;br /&gt;SEMESTA RASA DARI MEJA MAKAN&lt;br /&gt;NOTASI MATA YANG MEMENJARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Amalia Elvadiani ......................................................... 48&lt;br /&gt;Catatan yang Kucuri dari Senyum Sabitmu&lt;br /&gt;Lewat Tengah Malam : Kenangan mencari jalan pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Aria Santi ............................................................... 51&lt;br /&gt;MUSIM GUGUR&lt;br /&gt;MATA SANG WAKTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Anugrah Roby Syahputra .......................................... 53&lt;br /&gt;Di Sepanjang Sei Deli&lt;br /&gt;Suatu Petang di Tepi Toba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Anshori sapu jagad .................................................... 56&lt;br /&gt;AKU RINDU KAMPUNG&lt;br /&gt;SAJAK KELUAR RUMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Andiyono .................................................................... 59&lt;br /&gt;Asmara di Ujung Gang&lt;br /&gt;Meraba Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Andi Magadhon .......................................................... 61&lt;br /&gt;SYAHRIYAR&lt;br /&gt;SAJAK LABA-LABA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Andi Gunawan ............................................................ 66&lt;br /&gt;Nisan&lt;br /&gt;Pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Amin Bashiri ............................................................... 69&lt;br /&gt;JEJAK&lt;br /&gt;PENARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Alizar Tanjung ............................................................. 73&lt;br /&gt;Memilih Hujan&lt;br /&gt;Lagu yang Terpotong di Persimpangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Akhmad Sekhu ........................................................... 77&lt;br /&gt;Kasidah Kota Tua&lt;br /&gt;Sebentuk Sajak Untuk Anakku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Akhi Dirman Al-Amin .................................................. 82&lt;br /&gt;ANDAI CINTA BISA BERSUARA&lt;br /&gt;MENCARI PENYAIR BERSAYAP CAHAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. AHMADUN YOSI HERFANDA .................................... 87&lt;br /&gt;NEGERI TANPA TUHAN&lt;br /&gt;SAJAK RINDU BAGI RASUL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Agus Budiawan .......................................................... 92&lt;br /&gt;SECANGKIR JELAGA&lt;br /&gt;ELEGI SEBUAH PAGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Ach Syaifullah Saghara .............................................. 95&lt;br /&gt;Mata Sungai&lt;br /&gt;Melaut Lombang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Achmad Hamzah Fansuri Basar ................................ 99&lt;br /&gt;Kampung Pelaut&lt;br /&gt;Sungai Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Alfaizi ......................................................... 102&lt;br /&gt;ziarah warung kopi&lt;br /&gt;perempuan yang menggaris pagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Ady Azzumar ............................................................ 106&lt;br /&gt;Menjual Sajak-Sajak&lt;br /&gt;Surat yang Tersimpan&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Aji Wibowo ................................................................ 112&lt;br /&gt;Aku TakTahu Kenapa Kau Diam&lt;br /&gt;Kacamata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Abd. Kholik ............................................................... 115&lt;br /&gt;DOA DIATAS PURNAMA&lt;br /&gt;KADO BUAT EMAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Arum Fatima ............................................................. 118&lt;br /&gt;Istirah Perburuanmu&lt;br /&gt;Bocah yang Tersesat dalam Jarum Jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Abimardha Kurniawan ............................................. 121&lt;br /&gt;Orang Gila&lt;br /&gt;Suluk Ranting Tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Assyafa Jelata .......................................................... 131&lt;br /&gt;Drama Indonesia&lt;br /&gt;Fragmen Tarian Ilalang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Afriyanti .............................................................. 134&lt;br /&gt;Episode terakhir dandelion&lt;br /&gt;MUSIM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. A'yat Safrana G Khalili ............................................. 136&lt;br /&gt;Secangkir Kopi Pagi&lt;br /&gt;Tentang Ladang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Benazir Nafilah......................................................... 139&lt;br /&gt;Rubayyat Cinta&lt;br /&gt;Kita pun Kembali pada Sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Badai Muth. Siregar (Amdai Yanti Siregar) ............ 142&lt;br /&gt;Purnama Hitam&lt;br /&gt;Balada Ujian Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Badrul Munir Chair .................................................. 146&lt;br /&gt;SEPULANG ZIARAH&lt;br /&gt;JIKA TAK LELAP TIDURMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Bandung Mawardi .................................................... 149&lt;br /&gt;Lakon Luka&lt;br /&gt;Ibu Samadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Bahauddin ................................................................ 151&lt;br /&gt;I’TIKAF KABUT&lt;br /&gt;SAJAK SEBATANG CEMARA KERING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Bambang Esku ......................................................... 154&lt;br /&gt;meng-arang&lt;br /&gt;sabtu malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Belfin P.S .................................................................. 157&lt;br /&gt;Jakarta Kukenang&lt;br /&gt;Akhir Butir Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Bode Riswandi ......................................................... 161&lt;br /&gt;BULAN LUWUNG BATA&lt;br /&gt;BUAT ANNA POLITKOVSKAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Bayu Gautama .......................................................... 164&lt;br /&gt;Lisong VS Cerutu1&lt;br /&gt;Selamat Pagi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Iben Nuriska ............................................................. 170&lt;br /&gt;SURAT UNTUK IBU&lt;br /&gt;PADA AKHIRNYA AKU MEMILIH TERPENJARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Budhi Setyawan ....................................................... 177&lt;br /&gt;Serpih Ombak Perjalanan&lt;br /&gt;Kepada Perempuan Bersayap Laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Bontot Sukandar ...................................................... 181&lt;br /&gt;SAAT ADA JUSTRU TAK ADA&lt;br /&gt;mabukku menepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Berto Tukan .............................................................. 184&lt;br /&gt;Buih&lt;br /&gt;Kisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Balok SF ................................................................... 186&lt;br /&gt;Lagu nelayan&lt;br /&gt;Bukan cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Bambang Kariyawan Ys. .......................................... 189&lt;br /&gt;Kisah Negeri Sejuta Kilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. BH. Riyanto .............................................................. 191&lt;br /&gt;Kurasa Gerimis&lt;br /&gt;Mula-mula Mendung Menggumpal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Ira Suyitno ................................................................ 195&lt;br /&gt;Penjelajahan Cinta&lt;br /&gt;Dalam Pesona&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Catur Wahyono ........................................................ 198&lt;br /&gt;Surat Sang Kekasih&lt;br /&gt;Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Cut Desy Gitary Sandy ............................................ 201&lt;br /&gt;Suar malam.&lt;br /&gt;Bermain Dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Christina Eka Setiawati ............................................ 205&lt;br /&gt;TANPA KABAR BINTANG&lt;br /&gt;KUINGIN KATA-KATAKU MENARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Citra Dara Vresti Trisna ........................................... 208&lt;br /&gt;duka tualang&lt;br /&gt;sabana di bilik kamarku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Candra Sabrina mustika .......................................... 211&lt;br /&gt;Tampannya seorang koruptor&lt;br /&gt;Idonesiaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Denny Mizhar ........................................................... 214&lt;br /&gt;Ular yang Keluar dari Jubah Zirah&lt;br /&gt;Lubang Ular&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Dody Yan Masfa........................................................ 216&lt;br /&gt;SAJAK MALAM&lt;br /&gt;BIARKAN AKU TERBANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Dody Kristianto ........................................................ 219&lt;br /&gt;Kidung Para Gelap&lt;br /&gt;Beberapa Rindu Puisi yang Keterlaluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. DG Kumarsana ......................................................... 223&lt;br /&gt;RUMAH SAKIT ADALAH SAWAH&lt;br /&gt;CAMAR LINTAS (1)&lt;br /&gt;CAMAR LINTAS (2)&lt;br /&gt;CAMAR LINTAS (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Dian Hartati............................................................... 230&lt;br /&gt;Di Kawali, Aku Berburu Cahaya&lt;br /&gt;Mata Orang Pesisir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Dwi Klik Santosa ...................................................... 236&lt;br /&gt;SEJARAH API DI NEGERI INI&lt;br /&gt;TANGIS SEORANG BADU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Daryanto Bended ..................................................... 238&lt;br /&gt;BAYANG&lt;br /&gt;MENJAGA DAN MENJAGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. David Mulya .............................................................. 241&lt;br /&gt;SAJAK SECANGKIR KOPI #1&lt;br /&gt;REMBUK RIMBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Dian Hardiana ........................................................... 243&lt;br /&gt;PESAN SEORANG BAPAK&lt;br /&gt;UNTUK ANAK PEREMPUAN YANG KEHILANGAN&lt;br /&gt;HUJAN DI TERMINUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Dony P. Herwanto ..................................................... 246&lt;br /&gt;Abid&lt;br /&gt;Anak-anak Hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Harisman/ Ari ........................................................... 248&lt;br /&gt;Huruf yang tak tersambung&lt;br /&gt;Batas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Dwi Rahayu............................................................... 251&lt;br /&gt;Suamiku&lt;br /&gt;Di Kamar Berpetak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Dwi Endah Septyani ................................................. 254&lt;br /&gt;buku biru berdebu&lt;br /&gt;antara aku, pak guru, dan puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Defy Firman Al Hakim .............................................. 259&lt;br /&gt;Entropy&lt;br /&gt;Masokisme 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Enny Asrinawati ....................................................... 262&lt;br /&gt;PADA SATU WAKTU&lt;br /&gt;SStt…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Edy Firmansyah ....................................................... 266&lt;br /&gt;Belajar Menulis Puisi&lt;br /&gt;Elegi Para Pemulung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Endi Firmansyah ...................................................... 270&lt;br /&gt;KISAH INI&lt;br /&gt;Mengapa Aku Bingung Memberi Judul???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75. Eki khusnun nadhifah .............................................. 276&lt;br /&gt;Jubah&lt;br /&gt;Merdeka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76. Effendi ......................................................... 279&lt;br /&gt;WIN-WIN SOLUSI&lt;br /&gt;IBU PERTIWI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Ekwan N. Wiratno ..................................................... 283&lt;br /&gt;Kotaku&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78. Eva Dwi Kurniawan .................................................. 286&lt;br /&gt;Prasasti&lt;br /&gt;Manuscrip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79. Eko Roesbiantono ................................................... 289&lt;br /&gt;JEJAK DI PESISIR&lt;br /&gt;LUMPUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80. ERWIN ROZAKI HERMANTO.................................. 293&lt;br /&gt;Kegelisahan&lt;br /&gt;Keindahan yang tak abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81. Fiyan .............................................................. 296&lt;br /&gt;Berkurang Satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91. Fredy Wansyah Putra .............................................. 322&lt;br /&gt;Aku Ingin Dilahirkan Menjadi Puisi&lt;br /&gt;Berita Irigasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92. Gampang Prawoto ................................................... 327&lt;br /&gt;JONEGORO-JOGJA&lt;br /&gt;L e n t e r a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93. Guruh Sasmito Aji .................................................... 332&lt;br /&gt;SEPI&lt;br /&gt;SAJAK PENDEK UNTUK “R”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94. GUNOTO SAPARIE .................................................. 334&lt;br /&gt;KUTA SENJA HARI&lt;br /&gt;PELABUHAN TANJUNG PERAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95. Gema Yudha ............................................................. 336&lt;br /&gt;Jembatan&lt;br /&gt;perjalanan dan pertemuan pertemuan yang tak usai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96. Gracia Asri ................................................................ 339&lt;br /&gt;Diterjemahkan dari Memorandum Of Understanding&lt;br /&gt;Meronda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97. Harisman/ Ari ........................................................... 342&lt;br /&gt;Batas&lt;br /&gt;Huruf yang tak tersambung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98. Hasan Nafi’e M. ........................................................ 344&lt;br /&gt;SENTUHAN MALAM&lt;br /&gt;ANGIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99. Hendriyanto.............................................................. 346&lt;br /&gt;Telaq&lt;br /&gt;Menanti Keberangkatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100. Hilya ................................................................ 349&lt;br /&gt;Saat Aku Mati&lt;br /&gt;Langkah Cita Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;111. Idrus Mustofa ........................................................... 384&lt;br /&gt;jumat kita&lt;br /&gt;cerita surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;112. Ifa Avianty ........................................................ 387&lt;br /&gt;Missing You&lt;br /&gt;bayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;113. Isbedy Stiawan ZS ................................................... 389&lt;br /&gt;Seseorang di Jalan&lt;br /&gt;Anak Palembang, 1&lt;br /&gt;Anak Palembang, 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;114. I Wayan Arthawa ...................................................... 394&lt;br /&gt;AIR TERJUN GITGIT.&lt;br /&gt;LOVINA&lt;br /&gt;GERIMIS MENYISIR MALAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;115. Irna Tantira ............................................................... 397&lt;br /&gt;Rahasia&lt;br /&gt;Sekarang aku adalah 2 jam yang bersembunyi di rumah&lt;br /&gt;bapak untuk mengenal pemeluk setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;116. Jefri Putra Arnades .................................................. 401&lt;br /&gt;“SAJAK SEORANG PECUNDANG”&lt;br /&gt;“HILANG”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;117. Jumardi Putra ........................................................... 404&lt;br /&gt;Keburu Gelap Menuntun Jalan&lt;br /&gt;Gagal Mengusung Asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;118. KA. Latief ........................................................... 406&lt;br /&gt;SAYEMBARA USAI KEMATIAN&lt;br /&gt;HOMPIMPA TANAH DARAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;119. Kemas Ferri Rahman ............................................... 407&lt;br /&gt;Sebuah Kisah di Kebun Raya&lt;br /&gt;Lelaki Tanpa Tinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;120. Kiky Prasetya .................................................... 413&lt;br /&gt;Rahasia Kata&lt;br /&gt;Di Kotamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;121. &lt;strong&gt;KOKO P. BHAIRAWA&lt;/strong&gt; ............................................... 417&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Jeda (petang)&lt;br /&gt;Taplau&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;122. Kiki Efendi ................................................................ 420&lt;br /&gt;ziarah wujud(2dua)&lt;br /&gt;bulan besar(12duabelas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;123. Kiki Sulistyo ............................................................. 423&lt;br /&gt;Sejarah Perkawinan&lt;br /&gt;Desember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;124. Khalil Tirta AngGara ................................................ 426&lt;br /&gt;LEBARAN MUSIM SUNYI&lt;br /&gt;MUARA JALAN PULANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125. Khairul Umam .......................................................... 430&lt;br /&gt;TENTANG TANYA&lt;br /&gt;ZIARAH MALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;126. Khoirul Anwar .......................................................... 432&lt;br /&gt;KALA&lt;br /&gt;ENTAHLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;127. Khoirotul Ula ............................................................ 435&lt;br /&gt;Kitab Suciku&lt;br /&gt;Kedzaliman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;128. Lutfi Zaky ............................................................ 437&lt;br /&gt;KEMBANG SIWALAN&lt;br /&gt;DI LEKUK TUBUH MALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;129. Ld Praja ........................................................... 439&lt;br /&gt;SABIT ARYANI&lt;br /&gt;YANG MENULIS SAJAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130. Lilik Mudhawamah ................................................... 444&lt;br /&gt;PRAHARA DI ATAS PELANGI&lt;br /&gt;KAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;131. Lukman Hakim AG ................................................... 446&lt;br /&gt;Di Taman Kota&lt;br /&gt;Ketika Kematian Tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;132. Luqman Tambusi ...................................................... 451&lt;br /&gt;PLURALISME MENGKADO&lt;br /&gt;TRAGEDI PENTAS MALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;133. Laura Sofa Hanna..................................................... 454&lt;br /&gt;Anugerah Ilusi&lt;br /&gt;Titian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;134. Maya Nurhidayati ..................................................... 457&lt;br /&gt;Kuil mimpi&lt;br /&gt;Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;135. Marjiin ............................................................. 461&lt;br /&gt;Doa&lt;br /&gt;Di Asap ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;136. Musyafak Timur Banua ............................................ 464&lt;br /&gt;lemparlah&lt;br /&gt;tanjung penantian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;137. Mochammad Asrori.................................................. 467&lt;br /&gt;Lampu Beranda Rumah&lt;br /&gt;Pertemuan Langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;138. Miya Setiyarini.......................................................... 470&lt;br /&gt;Angin Melarangku&lt;br /&gt;TANAH PEMIMPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;139. Matroni el-Moezany ................................................. 473&lt;br /&gt;Negeri Tua&lt;br /&gt;Kisah Negeri Tua dan Negeri Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;140. Moh. Supraptono ..................................................... 478&lt;br /&gt;RAHASIA MALAM&lt;br /&gt;RAHASIA PAGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;141. Muda Wijaya ............................................................. 481&lt;br /&gt;Ziarah Mata di Lembah Kampung Naga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;152. Muhammad Yusuf..................................................... 518&lt;br /&gt;Negeri Semut&lt;br /&gt;“ I Miss Makassar “ and “I Miss you”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;153. Mutia Ayu Intan Sari ................................................ 523&lt;br /&gt;RAPUH&lt;br /&gt;MENANTI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;154. MOH JUHDI .............................................................. 525&lt;br /&gt;Reruncing Mutiara&lt;br /&gt;Nasehat Dari Seperempat Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;155. Moh. Maman Saifurrohman ..................................... 528&lt;br /&gt;Mahkota Perawan&lt;br /&gt;Uang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;156. Muh. Husen Arifin .................................................... 531&lt;br /&gt;Di Malam Purnama&lt;br /&gt;Sepasang Doa yang Tersisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;157. Mimin Hari Wahyuni ................................................. 535&lt;br /&gt;Tanaman Hati&lt;br /&gt;Bencong&lt;br /&gt;Wajah Teduh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;158. Mas Chikmatul Azimah ............................................ 538&lt;br /&gt;DI SEKITAR KITA&lt;br /&gt;LANGIT MALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;159. Marsus Ala Utsman ................................................ 541&lt;br /&gt;Seorang Penyair Bermesraan dengan Patung&lt;br /&gt;Ketika Waktu Sudah Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160. MAWARDI................................................................. 544&lt;br /&gt;Di Sakunya, Aku Temukan Puntung Rembulan&lt;br /&gt;Sajak yang Diambil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;161. Masduri AS ............................................................... 548&lt;br /&gt;LANTAS&lt;br /&gt;Aktor Ba’adl Minal Kull&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;162. May Moon Nasution ................................................. 552&lt;br /&gt;Balada di Malam Kelam&lt;br /&gt;Memeram dendam dalam gumam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;163. M. Muhlash mr.......................................................... 556&lt;br /&gt;Akulah Si Pencuri Itu&lt;br /&gt;Qosidah Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;165. MAHENDRA.............................................................. 559&lt;br /&gt;PANORAMA KITAB KELAHIRAN:&lt;br /&gt;ANATOMI GELEMBUNG UDARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;166. Niduparas Erlang ..................................................... 562&lt;br /&gt;Maut Seperih Senja di Laut Lontar&lt;br /&gt;Tensi di Bawah Kupu-kupu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;167. Nugraha Umur Kayu ................................................ 566&lt;br /&gt;Rindu Pohon pada Musim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;168. Nur Hesti Wulandari ................................................ 570&lt;br /&gt;Lukisan = ‘plagiat’&lt;br /&gt;Langkahnya – melangkahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;169. Nur Hayati Kartini..................................................... 572&lt;br /&gt;Siluet malam&lt;br /&gt;Monolog Rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;170. Nurfitri ........................................................... 576&lt;br /&gt;CETAK BIRUKU&lt;br /&gt;KRISTAL HATIKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;171. Nur Endah Puji Lestari ............................................ 580&lt;br /&gt;SEGALA CINTA YANG BISING&lt;br /&gt;MAUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;172. Nurul Asmayani ........................................................ 582&lt;br /&gt;Luka&lt;br /&gt;Lirih Rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;173. Purwanto .................................................................. 586&lt;br /&gt;Kisah&lt;br /&gt;Bersandar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;174. Putri Narita Pangestuti ............................................ 589&lt;br /&gt;ULAR-ULAR GILA&lt;br /&gt;ROH ALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;175. Puput Amiranti N ...................................................... 594&lt;br /&gt;BERPIKIR TIADA&lt;br /&gt;KUBURAN LAUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;176. Purnomo AM ............................................................ 599&lt;br /&gt;SALAM BUAT KORUPTOR&lt;br /&gt;APA YANG KAU CARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;177. Pribadi Anggrek ....................................................... 602&lt;br /&gt;MAK (2)&lt;br /&gt;KITA MELEBUR SENDIRI-SENDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;178. Pinasthi De-Em ........................................................ 605&lt;br /&gt;Kabar yang Terbakar&lt;br /&gt;Romansa Kepulangan&lt;br /&gt;KITA MELEBUR SENDIRI-SENDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;179. Pringadi Abdi Surya ................................................. 609&lt;br /&gt;Malam Kereta&lt;br /&gt;TERATAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;180. RaZy Bintang Argian ................................................ 612&lt;br /&gt;Untuk Sebuah Nama&lt;br /&gt;Sunyi Menyanyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;181. Rahmat Heldy HS..................................................... 615&lt;br /&gt;Di Karanghantu&lt;br /&gt;Di Langit Bulan Setengah Purnama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;182. Rahmat Zainudin ...................................................... 618&lt;br /&gt;Madura&lt;br /&gt;Buah Hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;183. Adalah Rahmat Fajar ................................................ 621&lt;br /&gt;KOPIKU MENETES DILENBARAN BUKU&lt;br /&gt;IFTITAH LAUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;184. Redi Irwansyah (Taya) ............................................. 624&lt;br /&gt;SEORANG IBUKU: KUDAP LAH CINTA&lt;br /&gt;[2] episode : kanak-kanak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;185. Refila Yusra .............................................................. 627&lt;br /&gt;Bukan karna senja aku menangis&lt;br /&gt;Nostalgia Pagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;186. Restu Ashari Putra................................................... 629&lt;br /&gt;dengan tangan mungilmu itu&lt;br /&gt;emak menanti ujang datang berdendang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;187. Ria Anisatus Sholihah.............................................. 632&lt;br /&gt;Tidak jadi beku&lt;br /&gt;HARI BIASA SAJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;188. Rangga Umara.......................................................... 635&lt;br /&gt;Bocah Kecil Membatik Langit&lt;br /&gt;Kisah Clurit Sakti dan si Anak Bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;189. Roi Martin ................................................................. 639&lt;br /&gt;Penipu Renta&lt;br /&gt;Pipi Merah Itu Merah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;190. Rozi Kembara .......................................................... 643&lt;br /&gt;PENGGALI KUBUR&lt;br /&gt;KEMUDIAN KEHILANGAN BEGITU SETIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;191. Rian Ibayana........................................................ 646&lt;br /&gt;MUSEUM&lt;br /&gt;MENYIMPUL SENYUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;192. Rosmina Kardo ........................................................ 649&lt;br /&gt;Pengamen Jalanan&lt;br /&gt;Dunia Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;193. Rini Febriani ............................................................. 652&lt;br /&gt;Membelah Hujan&lt;br /&gt;Di Samping Alang-Alang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;194. Rio Fitra SY........................................................... 654&lt;br /&gt;Lubuk ikan&lt;br /&gt;Pertarungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;195. Rafiqi Kalaras ....................................................... 657&lt;br /&gt;JALAN YANG PATAH, DI TIKUNGAN&lt;br /&gt;PADA KENANGAN KE-25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;196. RB. Abd. Gani ....................................................... 660&lt;br /&gt;Sajak absurd untuk negri&lt;br /&gt;12 Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;197. Reza................................................................ 664&lt;br /&gt;Sketsa Lilin&lt;br /&gt;goresan dawai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;198. R. Timur Budi Raja ................................................... 667&lt;br /&gt;DARI PINTU RUMAH DUKA&lt;br /&gt;NYANYIAN BURAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;199. Ria Mustika Fasha .................................................... 671&lt;br /&gt;Surat CInta Yang biasa (dalam Pencarian Jalan Pulang)&lt;br /&gt;Membaca Biografi Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200. Riri Elmita ......................................................... 674&lt;br /&gt;Metamorfoself&lt;br /&gt;Aku ingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;201. Royyan Julian ....................................................... 678&lt;br /&gt;Elegi Dewata Cengkar&lt;br /&gt;Carok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;202. Salis Susmiati ....................................................... 681&lt;br /&gt;mai&lt;br /&gt;aku mendengar hawa dan maria saling bertegur sapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;203. Saiful Amin Ghofur .................................................. 684&lt;br /&gt;PULAU CAHAYA&lt;br /&gt;HUJAN AIRMATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;204. Salbiyatun ..................................................... 688&lt;br /&gt;LAKI-LAKI DI TROTOAR SUNYI&lt;br /&gt;PEREMPUANKU PERON TERMINAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;205. Sari rosmawati..................................................... 691&lt;br /&gt;Cermin&lt;br /&gt;Sebongkah Asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;206. Sigit.................................................................. 694&lt;br /&gt;CERITA PAGI&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;TUHAN, KAU DI MANA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;207. Subaidi Pratama ....................................................... 698&lt;br /&gt;PENGUNGSI&lt;br /&gt;SEHABIS BATAS MUSIM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;208. Suhairi ............................................................. 701&lt;br /&gt;PEREMPUAN NETER KOLENANG*&lt;br /&gt;DI BAWAH MUSHHAF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;209. Setiyo Bardono ........................................................ 705&lt;br /&gt;Sekeranjang Dahak di Bantaran Peron&lt;br /&gt;Tertidur Lelap di Gelap Gerbong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;210. S Sopian ............................................................ 708&lt;br /&gt;Pakailah Sandal Kecilmu&lt;br /&gt;Tidurlah yang Lelap Dalam Mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;211. Maryam Zakaria ........................................................ 710&lt;br /&gt;Menemuimu cinta…&lt;br /&gt;Bidadari sunyi bersayap biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;212. SUNLIE THOMAS ALEXANDER .............................. 713&lt;br /&gt;LANSKAP LELUHUR&lt;br /&gt;DAHLIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;213. Setia Naka Andrian .................................................. 719&lt;br /&gt;jika kelak ada petang di pagi hari&lt;br /&gt;filsafat kerudung ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;214. Sosiawan Leak ......................................................... 723&lt;br /&gt;LARI DARI KEKERASAN&lt;br /&gt;KAULAH KEKALAHAN TERBARU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;215. Suguh Kurniawan..................................................... 729&lt;br /&gt;MEI 98 (2)&lt;br /&gt;MOGA SAJA BUKAN KAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;216. Syah Azis Perangin Angin ....................................... 732&lt;br /&gt;Sang Pemimpi(N)&lt;br /&gt;Kapalku Jangan Tenggelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;217. Zaenal Faudin ...................................................... 735&lt;br /&gt;CINCIN KAKEK TUA&lt;br /&gt;Bukan Mawar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;218. S. Ihanes Maheswara Malaka .................................. 738&lt;br /&gt;Salib Petang di Ranjang Mimpi&lt;br /&gt;Tentang Empat Ribu Nama Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;219. Thoni Mukharrom IA. ............................................... 741&lt;br /&gt;Bayangan cinta&lt;br /&gt;Bunga Setengah Jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;220. Ummu Syahidah Abd.Rahman Badar...................... 744&lt;br /&gt;Wujud Tak Berwujud&lt;br /&gt;BALADA GURU PURNAMA MUDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;221. Uni Sagena (Unis).................................................... 747&lt;br /&gt;Antagonistik Cinta&lt;br /&gt;Jangan biarkan luka itu pulih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;222. Vita Priyambada ....................................................... 750&lt;br /&gt;Dunia dan akhirat&lt;br /&gt;Insomnia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;223. Viddy AD Daery ........................................................ 753&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUALA LUMPUR-HULU LANGAT, KAJANG&lt;br /&gt;MENGAJI MARQUEZ DI RUMAH GAPENA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;224. W. Haryanto .............................................................. 756&lt;br /&gt;KERTAJAYA TENGGELAM&lt;br /&gt;STASIUN GARUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;225. Wahid Ibrahim .......................................................... 759&lt;br /&gt;PEMBAKARAN&lt;br /&gt;PAHLAWAN SEHARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;226. Wayan Sunarta ......................................................... 761&lt;br /&gt;Singa Bersayap Api&lt;br /&gt;Menyebrangi Selat Sunda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;227. Widyanuari Eko Putra .............................................. 776&lt;br /&gt;Bus ini melaju seakan tak ingin sampai&lt;br /&gt;pertemuan simpang tiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;228. Wahyu Choerul Cahyadi .......................................... 779&lt;br /&gt;Dongeng&lt;br /&gt;Fa’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;229. Watsiqatul Azizah..................................................... 783&lt;br /&gt;SEUSAI JALAN-JALAN SORE DI SALJU MUSIM&lt;br /&gt;DINGIN&lt;br /&gt;TAK SAMPAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;230. Yosi Muhaemin ......................................................... 787&lt;br /&gt;Ledakan&lt;br /&gt;Surat Bagi Negeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;231. Yudhi Andoni ............................................................ 791&lt;br /&gt;Sajak Masa (I)&lt;br /&gt;Sajak Air Mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;232. Yadi Cahyadi ............................................................. 794&lt;br /&gt;Keagungan Cinta&lt;br /&gt;Tumbuhi Aku dengan Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;233. Yudi Joyokusumo ( MNS.Wahyudi ) ....................... 796&lt;br /&gt;SURYA MAJAPAHIT&lt;br /&gt;PURNAMA SETENGAH TIANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;234. Yuswan Taufiq ........................................................... 799&lt;br /&gt;PESAN GALAU&lt;br /&gt;KETUKAN DAUN-DAUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;235. Yuka Fainka Putra..................................................... 802&lt;br /&gt;Penyair Berebut Laut dengan Nelayan&lt;br /&gt;Hidup Tak Seserius Yang Aku Kira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;236. Yoyong Amilin .......................................................... 805&lt;br /&gt;Jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ode seorang essais&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;237. Zulfan Reflyano ........................................................ 809&lt;br /&gt;Trowulan Bersenandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;238. Zulkifli Songyanan ................................................... 811&lt;br /&gt;ELEGI&lt;br /&gt;PADA SEBUAH JAM TUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;239. Zinda Ruud Purnama ............................................... 813&lt;br /&gt;Hujan Sore Hari&lt;br /&gt;Jalan Panjang Dalam Dongeng Tengah Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;240. Zein Arfiarrahman .................................................... 817&lt;br /&gt;Di Pemakaman&lt;br /&gt;Pelayat Sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;241. Zawawi ................................................................ 820&lt;br /&gt;RANGGALAWEKU MABOK&lt;br /&gt;MENUGAL LADANG KERONTANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;242. Zammil Rosi.............................................................. 824&lt;br /&gt;Surat Buat Malam Yang Sempurna&lt;br /&gt;Apakah Aku Yang Salah Mengisi Batrenya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;243. Zahra Nurazizah ....................................................... 827&lt;br /&gt;Maya&lt;br /&gt;Tak Memiliki&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1731798481155780016?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1731798481155780016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/daftar-nama-penyair-dalam-antologi.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1731798481155780016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1731798481155780016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/daftar-nama-penyair-dalam-antologi.html' title='Daftar Nama Penyair dalam Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNoi5oVVCBI/AAAAAAAAB7s/gF_VrrpkyKQ/s72-c/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5914606734557352645</id><published>2010-11-10T11:02:00.007+07:00</published><updated>2010-11-10T11:26:25.237+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU SASTRA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNoa2pdaUxI/AAAAAAAAB7c/gLZNplWJ5-Y/s1600/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 303px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537768217949917970" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNoa2pdaUxI/AAAAAAAAB7c/gLZNplWJ5-Y/s400/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;em&gt;cover buku Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010, Memuat karya puisi dari 243 penyair seluruh Indonesia&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tanggal 23 Oktober 2010 pukul 19.00 wib telah diadakan peluncuran buku antologi puisi dalam rangkaian Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010 bertempat di gapura Wringin Lawang, desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Buku ini memuat karya dari 243 penyair seluruh Indonesia. Alhamdulillah ada 2 (dua) karya puisi saya yang masuk di antologi ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNocHNviQQI/AAAAAAAAB7k/Kmrpyn4-UbY/s1600/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Judul: Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Editor: Suyitno Ethexs&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kurator: Chamim Kohari-Saiful Bakri-Umi Salama&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Desain cover: warung grafis indonesia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lukisan cover: Joni Ramlan, Mojosari, Mojokerto&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Layout: kang madrim&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cetakan pertama:Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ISBN: 978-602-97907-0-2&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tebal: 829 + xxxviii halaman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Penerbit: Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto Jl. Jayanegara 4 Kabupaten Mojokerto 61361&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email : &lt;a href="mailto:dewankeseniankabmojokerto@gmail.com"&gt;dewankeseniankabmojokerto@gmail.com&lt;/a&gt;, Hak cipta ada pada masing-masing penulis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3333ff;"&gt;Berikut catatan kurator:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PUISI DI GAPURA CANDI WRINGIN LAWANG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sebuah Pengantar&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ia tidak menulis untuk dibaca tetapi untuk didengar; nia tidak menghidangkan teka-teki, tetapi menulis untuk dimengerti” ( A. Teeuw ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pikiran merubah kapas menjadi kain emas dan merubah batu menjadi cermin terang, namun penyair dengan pesona sajak yang dilakukan memerah minuman bermadu dari sengat kehidupan” &lt;/em&gt;(Iqbal, Tulip dari Sinai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang dungu. Tidakkah kau lihat mereka menenggelamkan diri dalam sembarang lembah hayalan dan kata, dan mereka suka mengujarkan apa yang tak mereka kerjakan kecuali mereka yang beriman, beramal baik, banyak mengingat dan menyebut Allah dan melakukan pembelaan ketika dizalimi”. (Terjemahan QS. Asysyu’araa: 224-227)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sungguh, kami harus tahu diri, dan kami mencoba meyakinkan bahwa tugas kurator yang hendak diamanatkan kepada kami sebenarnya salah alamat, dan kami menyodorkan beberapa nama yang layak mengemban tugas itu, tetapi ditolak dengan alasan bahwa nama-nama yang dimaksud memang layak, tetapi dianggap tidak “steeril” dari virus-virus “Primodialisme komunitas” yang justru akan menjadi “beban” bagi niat baik diselenggarakannya “Festival Bulan Purnama Majapahit”, memang selama ini jarang ada yang berani menerbitkan antologi puisi atau cerpen di luar “klik”nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas kurator itu akhirnya tetap diamanatkan kepada kami yang “wong ndeso” yang dianggap belum terkontaminasi oleh “primordialisme komunitas” dan hirukpikuk sastra di media massa. Terus terang dengan “tergagap-gagap” kami terima amanat itu, dan betul setelah kami baca karya-karya sastra yang telah dikirim, dan kami buka lembaran-lembaran kertas yang menumpuk sekitar 7 rim, yang di dalamnya masih campur antara karya puisi dan karya cerpen, ternyata terdapat banyak nama-nama “beken” yang sudah terkenal di jagad sastra Indonesia, nyali kami menjadi semakin “mungkret”, tetapi dengan kesabaran dan keberanian yang diberani-beranikan, kami terus membenamkan diri dalam kubangan puisi-puisi dan cerpen-cerpen, ternyata semakin dalam kami menyelam semakin asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca puisi dan cerpen yang bertebaran dan yang hendak dikumpulkan dalam Antologi Festival Bulan Purnama Majapahit 2010 ini, sungguh sangat mendebarkan, kami semacam menapaki “Cahaya Tajalli” yang berjajar panjang penuh pesona, kami betul-betul diajak melayari aneka pelangi warna-warni keindahan Nusantara. Dari “puisi terang” sampai “puisi gelap”. Dari penyair yang sudah terkenal seperti Ahmadun Yosi Herfanda, sampai yang baru muncul seperti Mas Hikmatul Azimah yang lulusan setingkat Kejar Paket B, mereka semua berusaha menyuguhkan karya-karyanya yang terbaik, mereka telah “ijtihad” untuk melahirkan karya-karyanya dengan mempertaruhkan seluruh jiwa dan raganya kedalam “bentuk” dan “isi” puisi, tentu dengan caranya sendiri-sendiri. Meski sangat heterogin tetapi belum ada yang ingin “merusak” konvensi bahasa, dan ia juga tidak beranjak lebih jauh, tak ada keinginan dari para penyair itu untuk menyimpang, sebagaimana disinyalir oleh Cassier, yang pada umumnya menimpa para seniman. Mereka para penyair yang mengirimkan karya-karyanya belum ada yang berani menggunakan hak “licentia poetica” nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Chairil Anwar, atau setidak-tidaknya Sutardji Calzoum Bachri yang berani menentukan dan membuat jalannya sendiri, sehingga ia layak dijadikan pemimpin madzhab perpuisian di Indonesia, meski kami yakin suatu saat kelak akan lahir mujaddid (pembaharu) perpuisian di Indonesia. Kami berharap dari Gapura Wringin Lawang, Festival Bulan Purnama Majapahit 2010 ini mampu membuka pintu cakrawala sastra Indonesia, hingga melahirkan sastrawan-sastrawan terbaik Indonesia, walau pun Budi Darma menyatakan “Angkatan dalam sastra tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan dalam sastra itu sendiri. Suatu angkatan dalam sastra dapat ada, apa bila ada gejolak yang bersambung-gayung dengan dunia pemikiran”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, menulis puisi itu mudah, apa bila hal itu dilihat dari persoalan teknis yang bisa dipelajari dan dilakukan oleh siapa pun. Menurut Afrizal Malna “apa sulitnya menulis puisi, tetapi menjadi seorang penyair seringkali lahir dari konstruksi kondisi-kondisi tertentu. Penghormatan terhadap puisi dan penyair justru berlangsung dalam ketegangan-ketegangan ini, karena itu tidak semua orang bisa menjadi penyair”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antologi Festival Bulan Purnama Majapahit 2010 ini, sengaja memberi ruang kepada siapa pun yang intens menulis karya sastra, sebuah ruang yang sangat luas untuk mereka-mereka yang sudah “tercemar” mau pun yang “terhambat” atau bahkan yang “terlempar” dari mass media, komunitas-komunitas, dan klik-klik sastra tertentu. Dan biarlah karya-karya puisi yang ada dalam Antologi Festival Bulan Purnama Majapahit 2010 ini, hidup bebas berdiri dan berbicara sendiri dengan eksistensi dan esensinya masing-masing. Sebagai kurator kami tidak ingin menghakimi. Para penyair dan puisi-puisinya yang lolos masuk dalam Antologi Festival Bulan Purnama Majapahit 2010 ini, semoga tidak hanya “kebetulan” atau hanya sekedar “numpang beken”, atau sekedar latah biar disebut penyair. Dan kami tidak ingin menggurui, sebab hidup adalah pilihan-pilihan nurani, yang demi kehormatan harus diseriusi, bila tidak, maka cap “pecundang” akan menempel terus dan menjadi bayang-bayang yang dapat menghantui di setiap langkahnya. Penyair romantik John Keats (1795-1821) mengatakan “Sebab utama kegagalan seniman, baik dalam menggarap obyek umum maupun obyek yang sudah dikenal identitas keindahannya adalah karena kurangnya intensitas pada diri senimannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga diri dan eksistensi penyair terdapat pada karya dan kecintaannya terhadap apa yang digelutinya, tetapi kata D. Zawai Imron “Banyak penyair yang pada akhirnya tidak setia dengan kepenyairannya. Semula menggebu-gebu menulis puisi namun dengan mudahnya meninggalkan puisi begitu saja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Gapura Candi Wringin Lawang Trowulan Mojokerto, kami dan masyarakat sastra menggantungkan harapan, semoga Antologi Cerpen Festifal Bulan Purnama Majapahit 2010 ini, mampu membuka pintu cakrawala sastra Indonesia, meskipun kami sadar bahwa hal itu seperti mimpi, tidak mudah dan memerlukan kerja besar dari semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, dari 1.524 judul puisi yang dikirimkan oleh 310 penyair, hanya 620 judul puisi yang dinyatakan lolos dan dapat ditampilkan di Antologi Puisi Festifal Bulan Purnama Majapahit tahun 2010 ini, dan selebihnya yang 1.214 judul puisi dinyatakan tidak lolos, bukan karena tidak baik, tetapi hanya persoalan keterbatasan tempat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketulusan dan kerendahan hati, kami mohon maaf atas keterbatasan kami, kami yakin tiada gading yang tak retak, karena itu tegur sapa dan sumbang saran dari semua pihak sangat diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mojokerto, 20 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurator, (1. Chamim Kohari , 2. Umi Salama, 3. Saiful Bakri)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5914606734557352645?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5914606734557352645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/antologi-puisi-festival-bulan-purnama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5914606734557352645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5914606734557352645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/antologi-puisi-festival-bulan-purnama.html' title='Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNoa2pdaUxI/AAAAAAAAB7c/gLZNplWJ5-Y/s72-c/festival%2Bbulan%2Bpurnama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7140306741798898413</id><published>2010-11-09T15:08:00.005+07:00</published><updated>2010-11-09T15:17:39.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi Oktober 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Cover-BISKOM-Okt-2010.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 321px; DISPLAY: block; HEIGHT: 428px; CURSOR: hand" border="0" alt="" src="http://www.biskom.web.id/wp-content/uploads/2010/10/Cover-BISKOM-Okt-2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Majalah BISKOM kali ini menampilkan Executive Director TAITRA, Elina Hui-Ling Lee (Terima kasih kepada TAITRA yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Oktober 2010 diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: Executive Director TAITRA, Elina Hui-Ling Lee: Indonesia, Negara Penting Untuk Investasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;- Eko Fajar Nurprasetyo, Pakar Chipset Indonesia: Indonesia Mampu Produksi Chip Sendiri&lt;br /&gt;- Bambang Setiadi, Kepala Badan Standardisasi Nasional: Standar Mutu Tingkatkan Daya Saing&lt;br /&gt;- Asep Karsidi, Kepala Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal): Penting, Akurasi Informasi Geospasial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;- Indonesia-Taiwan Perkuat TI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;- Belajar e-KTP Ke Jembrana&lt;br /&gt;- Film Facebook, Sebuah Ide dan Fenomena Berawal Dari TI&lt;br /&gt;- Antara Internet, Kepuasan Batin, dan Kesejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;- Microsoft Ramal Era Blu-Ray Akan Berakhir&lt;br /&gt;- Acer Bertekad Kalahkan HP&lt;br /&gt;- Tegra Rancang Prosesor Untuk Cloud Computing&lt;br /&gt;- Lenovo Ciptakan Konsol Game&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Prakoso Bhairawa Putera: Belajar Sukses E-Learning dari Negara Tetangga (2)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;- Bob Julius Onggo: Mengenal Extended Producer Responsibility&lt;br /&gt;- Sutiono Gunadi: Mengenal Extended Producer Responsibility&lt;br /&gt;- Ika Mardiah: Jalan Terjal Menuju LPSE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;- Pendrive Click Co&lt;br /&gt;- Kingston Datatraveler Ultimate&lt;br /&gt;- Genius Kids Designer&lt;br /&gt;- Canon Powershot SX Series&lt;br /&gt;- Nikon D7000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah BISKOM, bisa Anda dapatkan juga di :&lt;br /&gt;• BUANA KOMPUTER (untuk wilayah Jawa Tengah)&lt;br /&gt;Komp.Perkantoran X Donan No. 45 – CILACAP, Telp. 0282 – 535592&lt;br /&gt;• ATM COM SOLO&lt;br /&gt;Ruko Centre Point Blok A3, Jl. Selamet Riyadi No.373 SOLO, Telp. 0271-7655020 – 22&lt;br /&gt;• ATLANTIS COMPUTAINMENT (untuk wilayah Jawa Timur)&lt;br /&gt;Jl. Nginden Intan Utara A10, No.8 – SURABAYA, Telp. 031 – 5964102&lt;br /&gt;• 1st VENUS (untuk wilayah Makassar)&lt;br /&gt;MTC Karebosi Lt. 2, Blok D1-D6 – MAKASSAR, Telp. 0411-350173&lt;br /&gt;• MASTERDATA BALI (untuk wilayah Bali)&lt;br /&gt;Kompleks Sudirman Agung, Blok B No. 29 – DENPASAR, Telp. 0361-241051&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7140306741798898413?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7140306741798898413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/biskom-edisi-oktober-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7140306741798898413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7140306741798898413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/biskom-edisi-oktober-2010.html' title='BISKOM Edisi Oktober 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5807996719936980438</id><published>2010-11-07T15:38:00.007+07:00</published><updated>2010-11-07T18:47:48.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN HARIAN'/><title type='text'>Satu Hari Jelang 8 November 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNaOGkxhbfI/AAAAAAAAB6s/p6jkkxBL1fE/s1600/ko+mel+oktober+18.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 276px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNaOGkxhbfI/AAAAAAAAB6s/p6jkkxBL1fE/s400/ko+mel+oktober+18.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536769035500350962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;kebersamaan di waktu sekarang,..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Apa istimewah tanggal 8 November 2010,..?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin pertanyaan pertama inilah yang hinggap ketika membaca posting&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;blog koko,..Ehm,.sebenarnya judul ini hanya menjadi penggambaran semua curahan pikir dan perasaan yang ko tulis di tanggal 7 November 2010. Namun, jika ingin dicarikan alasan-alasan maka ko dapat sampaikan bahwa tanggal 8 disetiap bulannya adalah tanggal penanda akan sebuah janji&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; dan kebiasaan yang acap kali ko lakukan bersama Amelya Gustina, sekedar memberi kado ataupun mengirimkan ucapan selamat.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;Ada apa ditanggal 8 di tiap bulan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNaQ2evB-AI/AAAAAAAAB7E/E5y7X1sfeIU/s200/ko+mel+oktober+6-.jpg" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 200px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536772057536264194" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Siapa Amelya Gustina?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tradisi tanggal 8 di tiap bulan berawal dari tanggal jadian yang menjadi bagian dari perjalanan koko dan amel, kami memilih tanggal 8 Agustus 2006 sebagai tanggal jadian. Maka setiap tanggal 8 di tiap bulan berjalan selalu berusaha memberikan sesuatu. Dahulu ketika semasa di Palembang, ko berusaha mengirimkan coklat, ataupun hadiah kacil yang saat itu terasa menyenangkan,..heeee,..heee,. Sekarang??? Mungkin tetap sama tetapi dengan cara berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNaQTZYMo1I/AAAAAAAAB68/Ayt2ICpMorA/s320/ko+mel+oktober+2-.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 219px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536771454802895698" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amelya Gustina,.yah,.ia sosok perempuan yang kuat, tegas, dan sanggup membuatku melewati setiap permasalahan yang ada. Amel menjadikan sumber kekuatan dan alasan untuk terus berjuang. Walaupun, ko pernah tidak setia, berkhianat dan ia selalu punya cara untuk mengembalikan ko pada jalur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus, selalu ada kerikil bahkan batu karang yang berusaha menghadang. Klasiknya permasalahan timbul dan tenggelam..Namun, karena kesalahan dan ketidak dewasaan seorang koko menjadi mimpi dan harapan hancur,..&lt;a href="http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/terkadang-harus-salah-dahulu-untuk-tahu.html"&gt;(baca posting sebelumnya).&lt;/a&gt; Hidup adalah perjuang kata-kata,..begitulah kata salah seorang penyair kenamaan negri ini. Maka, ketika kata tak lagi menjadi kekuatan hanya hati yang siap menguatkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini secara sadar, ko berusaha untuk menjadikan semua yang keliru kembali pada jalannya. Menjadikan diri lebih memahami keadaan dan berbuat secara rasional adalah utama, dia mengajarkan banyak hal untuk tetap bisa bertahan. Berjuang untuk kembali pada jalan yang sebenarnya adalah kewajiban untuk terus menjadi baik.&lt;/div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNaRvd-ikcI/AAAAAAAAB7M/y2wC4es0Pe0/s200/ko+mel+oktober+9-.jpg" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 200px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536773036585423298" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup saat ini menjadi penopang masa depan dengan segala cita yang optimis dan realis. Keinginan ko untuk terus membuktikan bahwa ko masih bisa berjuang dan mampu membuat mel tersenyum merupakan syarat untuk bisa berjalan bersamanya dalam kehidupan rumah tangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Satu Kata, Satu Perbuatan dan Satu Hati,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;Ko berjuang untuk Mel,..dan kehidupan kita,...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5807996719936980438?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5807996719936980438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/satu-hari-jelang-8-november-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5807996719936980438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5807996719936980438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/satu-hari-jelang-8-november-2010.html' title='Satu Hari Jelang 8 November 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNaOGkxhbfI/AAAAAAAAB6s/p6jkkxBL1fE/s72-c/ko+mel+oktober+18.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-827860069348320926</id><published>2010-11-04T15:48:00.001+07:00</published><updated>2010-11-04T15:48:32.342+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEMNAS'/><title type='text'>PRESENTASI SEMINAR NASIONAL</title><content type='html'>&lt;iframe src="https://docs.google.com/present/embed?id=drn2xn7_41c2rfm4nn" frameborder="0" width="410" height="342"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-827860069348320926?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/827860069348320926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/presentasi-seminar-nasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/827860069348320926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/827860069348320926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/presentasi-seminar-nasional.html' title='PRESENTASI SEMINAR NASIONAL'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8291711214308216727</id><published>2010-11-04T15:02:00.005+07:00</published><updated>2010-11-06T22:48:54.088+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN WISATA'/><title type='text'>Memanjakan Mata diantara Batu Karas dan Batu Hiu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNJqx4ZZSWI/AAAAAAAAB58/OADGrZJP0t8/s1600/Awan+berarakan+di+langit+biru+-+Batu+Karas.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNJqx4ZZSWI/AAAAAAAAB58/OADGrZJP0t8/s400/Awan+berarakan+di+langit+biru+-+Batu+Karas.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535604297176795490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ADA pesona lain akhir pekan jika berkunjung ke &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;wilayah Cijulang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Cijulang (Pangandaran) bukan hanya menyajikan keindahan &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Cukang Taneuh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;atau yang lebih dikenal dengan Green Canyon. Ada destinasi yang tak kalah asyiknya dan menawan untuk dikunjungi. Pantai Batu Karas dan pantai Batu Hiu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);font-family:lucida grande;font-size:180%;"&gt;Pantai Batu Karas&lt;/span&gt; masih berada di kecamatan Cijulang. Awan nan putih, langit biru dan deburan ombok yang tenang menjadikan Pantai Batu Karas terasa nyaman dan hangat menyambut tiap pengunjung yang datang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh menyenangkan menatap lepas hingga ke batas cakrawala. Benar-benar keindahan tiada tara. Suasana nyaman dengan angin sepoi-sepoi dan pemandangan mata disuguhi anak-anak bermain ombak di pantai yang landai sungguh membuat betah berlama-lama di pantai ini. Namun, cerita tentang keindahan Pantai Batu Hiu yang letaknya tidak terlalu jauh Batu Karas menggoda untuk didatangi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiba di&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Pantai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNOBRH4M4ZI/AAAAAAAAB6E/m-Yy2I71d8I/s1600/Pesona+Samudera+Indonesia+di+Pantai+Hiu.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNOBRH4M4ZI/AAAAAAAAB6E/m-Yy2I71d8I/s200/Pesona+Samudera+Indonesia+di+Pantai+Hiu.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535910498141004178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batu Hiu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ada suasan berbeda. Pesona lain coba disuguhi di pantai yang terletak di Desa Ciliang (Parigi). Jarak lokasi tidak lebih dari 14 km selatan dari Pangandaran. Bukan hanya laut biru dan deburan ombak yang bisa kita lihat disini, tetapi kita juga bisa mendatangi Konservasi Anak Penyu (Tukik) yang letaknya 300 meter dari gerbang masuk pantai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konservasi ini berada di bawah tanggung jawab Pusat Pengelolaan &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNOCnLZmD6I/AAAAAAAAB6U/Y8498UdxE50/s1600/Menyaksikan+Penyu+di+Konservasi.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNOCnLZmD6I/AAAAAAAAB6U/Y8498UdxE50/s200/Menyaksikan+Penyu+di+Konservasi.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535911976555122594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lingkungan Hidup Regional Jawa, Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI. Namun, kedatangan kali ini tidak dapat melihat anak penyu karena beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelepasan langsung ke habitatnya. Di konservasi yang tersisa hanya dua dari tiga bak (kolam) pemeliharaan yang berisi penyu-penyu hasil tangkapan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pantai Batu Hiu punya cara lain untuk memanjakan pengunjung, dari atas bukit kecil yang ditumbuhi pohon Pandan Wong bisa menyaksikan Samudera Indonesia nan biru lengkap dengan deburan ombak yang bergulungan. Hembusan angin lagi-lagi menggoda untuk berlama-lama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNOB4VvwjFI/AAAAAAAAB6M/l6l-4rQItEM/s1600/Memandang+Lepas+-+Batu+Karas.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 126px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNOB4VvwjFI/AAAAAAAAB6M/l6l-4rQItEM/s200/Memandang+Lepas+-+Batu+Karas.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535911171878587474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bila menjuruskan pandangan ke sebelah timur maka hamparan pantai terbentang hingga Pangandaran. Jalan-jalan untuk sekedar menikmati angin dan pemandangan dari atas bukit semakin terasa nyaman dengan disediakanya fasilitas pejalan kaki yang telah ditata secara apik. Bukan hanya itu duduk santai bersama rekan ataupun keluarga di rerumputan atas bukit sepertinya cukup layak untuk dilakukan di Pantai Batu Hiu.***&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:donotshowrevisions/&gt;   &lt;w:donotprintrevisions/&gt;   &lt;w:donotshowcomments/&gt;   &lt;w:donotshowinsertionsanddeletions/&gt;   &lt;w:donotshowpropertychanges/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8291711214308216727?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8291711214308216727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/memanjakan-mata-diantara-batu-karas-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8291711214308216727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8291711214308216727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/11/memanjakan-mata-diantara-batu-karas-dan.html' title='Memanjakan Mata diantara Batu Karas dan Batu Hiu'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNJqx4ZZSWI/AAAAAAAAB58/OADGrZJP0t8/s72-c/Awan+berarakan+di+langit+biru+-+Batu+Karas.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5661665196435841201</id><published>2010-10-25T15:41:00.004+07:00</published><updated>2010-11-03T17:50:06.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='o'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSIDE SUMATERA'/><title type='text'>Ziarah ke Makam para Raja Sriwijaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TMVETOrlVwI/AAAAAAAAB5k/nEw1v0xCPIc/s1600/IMG_0047a.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TMVETOrlVwI/AAAAAAAAB5k/nEw1v0xCPIc/s400/IMG_0047a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5531902814443624194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siguntang adalah nama sebuah perbukitan kecil di Kota Palembang. Di sinilah para raja Kerajaan Sriwijaya dimakamkan dengan upacara penghormatan dari sebuah negara adidaya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di bukit yang historis ini, terdapat tujuh makam tokoh Kerajaan Sriwijaya yang dianggap keramat, meliputi makam Raja Si Gentar Alam, makam Panglima Bagus Kuning, Panglima Bagus Karang, Putri Rambut Selako, Putri Kembang Dadar, Panglima Batu Api, dan makam Tuan Junjungan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konon, Bukit Siguntang dipercaya sebagai tempat peristirahatan terakhir raja Si Gentar Alam, salah satu raja Kerajaan Sriwijaya yang berasal dari Mataram Kuno. Sebelum menjadi bukit, Siguntang diperkirakan menjadi bagian daratan yang ada di Limbang Tanah Melayu, nama Kota Palembang pada masa itu. Namun karena peristiwa alam, banyak daratan yang tertutup oleh air, s&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ehingga terbentuklah banyak kepulauan dan pegunungan di bawah laut dan samudera.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa itulah diperkirakan seorang raja dari Mataram Kuno&lt;/div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TNE-JXmr7uI/AAAAAAAAB5s/QqTlPhBth9g/s200/IMG_0049a.jpg" style="text-align: justify;float: right; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px; " border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535273747691073250" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; yang bergelar Si Gentar Alam pergi berlayar mencari daratan lain di Limbang Tanah Melayu dengan maksud memperluas daerah pemerintahan. Keberangkatannya menggunakan kapal yang dibenderai Lancang Kuning dikawal oleh dua pengawal bernama Panglima Bagus Kuning dan Bagus Karang. Mereka menaiki tiga kapal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu saat, karena belum paham mengenai wilayah pelayaran itu, mereka terpisah. Dua kapal pecah. Salah satu pecahannya ditemukan di daerah Karang Anyar, yaitu wilayah Palembang di pesisir Sungai Musi. Sedang satu kapal terdampar di Siguntang. Bukit Siguntang pada saat itu hanya berupa segumpal tanah yang mengapung di permukaan laut luas yang dalam Bahasa Melayu disebut dengan istilah ‘’terguntang-guntang’’ di atas air. Istilah itu berproses secara etimologis menjadi Tanah Siguntang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si Gentar Alam merupakan salah satu raja yang membawa kemasyuran Sriwijaya pada masa pemerintahannya. Pada abad VI-IX pengaruhnya mencapai Bali, Padang, Jambi, Lampung, Malaka, Singapura, Tiongkok, dan Brunai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena pengaruhnya yang luas, mitos-mitos pun beredar seputar dirinya. Kesaktiannya digambarkan dengan sebuah kemampuan menggetarkan bumi manakala dia marah dan menghentakkan kakinya ke tanah. Karena kesaktian itulah dia diberi gelar Raja Si Gentar Alam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada abad X-XIII, Kerajaan Sriwijaya yang pusatnya berada di tepi Sungai Musi mengalami keruntuhan. Raja Si Gentar Alam pun mulai menganut agama Islam yang dibawa masuk oleh pedagang-pedagang dari Arab, seperti Panglima Batu Api dari Jeddah dan Tuan Junjungan. Memeluk agama baru, Raja Si Gentar Alam dianugerahi nama Tuan Iskandar Syah, yang kemudian tersohor hingga ke Malaka. Raja Si Gentar Alam didampingi dua istri, yaitu Putri Rambut Selako yang nama Aslinya Damar Kencana Wungu (putri Prabu Brawijaya dari Mataram), dan Putri Kembang Dadar dari Palembang yang mempunyai nama lain Putri Bunga Melur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanah yang dulunya berada di permukaan air tersebut lama kelamaan menonjol karena perairan yang kian menyurut hingga membentuk perbukitan. Begitu pula Bukit Siguntang yang hingga saat ini membentuk bukit kecil di Kota Palembang. Bukit ini sudah menjadi tempat wisata ‘’Taman Bukit Siguntang’’. Selain dapat melihat makam-makam piranti Kerajaan Sriwijaya yang pernah jaya, pengunjung dapat mempelajari sejarah Sriwijaya melalui pengamatan relief-relief yang ada di sekitar makam Raja Si Gentar Alam atau cerita-cerita dari juru kuncinya. Silakan berkunjung ke Palembang! &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(Prakoso Bhairawa Putera - Kontributor Inside Sumatera&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.insidesumatera.com/?open=view&amp;amp;newsid=1449&amp;amp;cat=3"&gt;Inside Sumatera, 20 Oktober 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5661665196435841201?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5661665196435841201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/ziarah-ke-makam-para-raja-sriwijaya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5661665196435841201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5661665196435841201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/ziarah-ke-makam-para-raja-sriwijaya.html' title='Ziarah ke Makam para Raja Sriwijaya'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TMVETOrlVwI/AAAAAAAAB5k/nEw1v0xCPIc/s72-c/IMG_0047a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1750570182694500826</id><published>2010-10-25T15:32:00.001+07:00</published><updated>2010-10-25T15:40:16.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Lembaran Elektronik Daring</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TMVCSojWY1I/AAAAAAAAB5c/GH9pCFD3fs0/s1600/jejaring+2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 359px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TMVCSojWY1I/AAAAAAAAB5c/GH9pCFD3fs0/s400/jejaring+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5531900605185286994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan kemudahan dengan cara menggunakan peralatan atau metode kerja yang lebih canggih dengan menyajikan data-data yang telah diolah dan siap digunakan oleh pengguna untuk berbagai macam keperluan dalam rangka kelancaran aktivitas secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan dalam metode pengelolaan arsip modern memiliki pendekatan yang dinamakan arsip elektronik atau sering disebut juga arsip digital. Arsip elektronik merupakan arsip yang sudah mengalami perubahan bentuk fisik dari lembaran kertas menjadi lembaran elektronik. Proses konversi arsip dari lembaran kertas menjadi lembaran elektronik disebut alih media. Proses alih media menggunakan perangkat komputer yang dibantu dengan perangkat scanner kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil alih media arsip disimpan dalam bentuk file-file yang secara fisik direkam dalam media elektronik seperti hard disk, CD, DVD dan lain-lain. Penyimpanan file-file ini dilengkapi dengan database yang akan membentuk suatu sistem arsip elektronik yang meliputi fasilitas pengaturan, pengelompokan, dan penamaan file-file hasil alih media. Keuntungan dari arsip elektronik adalah terdapatnya salinan arsip dalam bentuk elektronik, terjamin terekamnya informasi yang terkandung dalam lembaran arsip, kemudahan akses terhadap arsip elektronik, kecepatan penyajian informasi yang terekam dalam arsip elektronik, keamanan akses arsip elektronik dari pihak yang tidak berkepentingan, dan sebagai fasilitas backup arsip-arsip vital.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem arsip elektronik merupakan otomasi dari sistem arsip manual. Oleh karena itu, sistem arsip elektronik sangat tergantung dengan sistem arsip manual. Sistem arsip elektronik tidak akan terbentuk tanpa ada sistem arsip manual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cabinet dan map virtual merupakan database yang meniru bentuk dari cabinet dan map nyata yang dipergunakan pada sistem kearsipan konvensional. Hanya bedanya, jika di dalam cabinet dan map nyata, kemampuan menampung arsip terbatas, tetapi jika pada cabinet dan map maya ini kemampuan menampung datanya tidak terbatas, yang membatasi adalah kemampuan fisik hard disk dalam menyimpan data digital. Sedangkan lembar arsip yang tersimpan di dalam map virtual, bisa berbentuk file dokumen atau gambar. File dokumen adalah file-file yang dibuat dari Microsoft Word, Excel, Powerpoint, dan sebagainya. Sedangkan file gambar adalah file yang berupa gambar sebagai hasil scanner atau import bitmap dari media yang lain. File gambar sebagai hasil scanner merupakan salah satu proses kegiatan alih media.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengertian alih media sebagaimana diatur dalam PP Nomor 88 Tahun 1999 Tentang Tata Cara Pengalihan Dokumen Perusahaan ke dalam Mikrofilm atau Media lainnya adalah alih media ke mikrofilm dan media lain yang bukan kertas dengan keamanan tinggi, misalnya CDRom. Dengan demikian, alih media yang dimaksud adalah transfer informasi dari rekaman yang berbasis kertas ke dalam media lain dengan tujuan efisiensi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paradigma baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Arsip lembaran elektronik yang hanya bisa diakses secara lokal, mulai dirasakan kurang sesuai dengan tuntutan globalisasi yang menghendaki akses bergerak dan bisa diperoleh dari mana pun. Terobosan baru dengan lembaran elektronik daring (online) menjadi solusi yang tepat. Konsep ini secara singkat sebenarnya hanya melanjutkan dari arsip elektronik dihubungkan dengan dunia maya (koneksi internet).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengelolaan lembaran arsip elektronik telah merepresentasikan materi sehingga dapat dibaca oleh mesin (komputer), kemudian disimpan, dipertahankan, serta diakses pada saat dibutuhkan secara lokal. Lebih luas lagi, konsep sistem pengelolaan arsip elektronik secara daring dapat diartikan juga sebagai perpustakaan digital. Dokumen yang disimpan pada internet server harus dapat diakses dari komputer mana pun yang terkoneksi dengan internet. Pengaksesan dokumen ditentukan oleh format dokumen yang dibuat pada proses digitalisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Format tekstual yang disimpan pada server lembaran arsip elektronik daring sama seperti perpustakaan digital, yaitu dalam bentuk HTML (hyper-text markup language) sebagai bahasa presentasi dokumen pada halaman web dan *.pdf (portable document format) yang dibuat melalui teks prosesor Adobe Acrobat. Selain *.pdf, format tekstual lainnya yang digunakan secara luas adalah dari jenis postscript (*.ps).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Format dokumen elektronik lainnya yang banyak digunakan dan bersifat lebih generik adalah citra dengan ekstensi *.jpg, *.bmp, *.tiff ataupun *.png. Dokumen itu disebut generik karena dapat diakses melalui browser internet yang hampir selalu terinstalasi pada setiap komputer, seperti Netscape ataupun Internet Explorer. Selain itu, jenis dokumen image dapat dibuka dan diproses lebih lanjut melalui program-program photo editor, seperti: ACDSee, Paint, Adobe Illustrator ataupun Adobe Photoshop.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lembaran elektronik dalam sistem multimedia, dapat juga disimpan dalam bentuk suara dan video. Bentuk lembaran elektronik suara yang digunakan secara luas berekstensi *.wav ataupun *.mp3. Bentuk dokumen video yang banyak digunakan adalah *.mpeg. Kehadiran dokumen-dokumen multimedia yang atraktif ini, memungkinkan interaksi antara manusia dan komputer membaik dan merupakan pendorong pemanfaatan dokumen elektronik, khususnya dalam dunia entertainment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehadiran sistem lembaran elektronik dalam jaringan, menjadikan arsip dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Dengan demikian, penyebaran dan penggunaan arsip akan semakin luas. Tantangan yang mengiringi pengelolaan arsip secara daring adalah penyediaan sarana dan infrastruktur penyimpanan yang memadai serta layanan yang baik. Tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi melalui pemanfaatan teknologi open sources, serta layanan metadata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lembaran elektronik dalam jaringan memberikan manfaat untuk mengurangi efek duplikasi terhadap karya intelektual, karena bila terjadi duplikasi akan dengan mudah dan cepat diketahui, karena adanya pengarsipan secara daring.***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Oleh P&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RAKOSO BHAIRAWA PUTERA&lt;/span&gt;, Penulis, peneliti muda kebijakan dan perkembangan iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi di &lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=161375"&gt;Pikiran Rakyat, 25 Oktober 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1750570182694500826?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1750570182694500826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/lembaran-elektronik-daring.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1750570182694500826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1750570182694500826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/lembaran-elektronik-daring.html' title='Lembaran Elektronik Daring'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TMVCSojWY1I/AAAAAAAAB5c/GH9pCFD3fs0/s72-c/jejaring+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5312400043074433205</id><published>2010-10-20T16:40:00.001+07:00</published><updated>2010-10-20T16:43:46.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><title type='text'>Kerancuan Berbahasa (1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DALAM sebuah seminar bulanan yang pernah saya ikutin akhir pertengahan tahun 2007 yang lalu, pada salah satu fakultas di perguruan tinggi ternama di salah satu kota pulau Sumatera. Banyak sekali orang muda yang hadir dan ikut mengutarakan pendapat dalam forum tersebut. Satu persatu saya dengarkan setiap pendapat mereka, tidak lama kemudian saya kebingungan. Tanpa saya sadari mereka begitu asyik dengan bahasa masing-masing. Ada yang senang mencampurkan bahasa inggris di setiap pembicaraanya, ada juga bahasa Minang yang ikut dicampur adukkan, bahkan bahasa Indonesia, inggris dan Minang menjadi satu dalam satu kalimat yang ia ucapkan. Lalu, diam-diam dalam hati saya bertanya. “Ada dimanakah saya sekarang?” kebingungan. “Ya,..Kebingungan!!!”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya kemudian berpikir, jika bahasa yang tadi saya dengar adalah ragam sayuran akan begitu enak bila dicampurkan  apalagi bila ditambah bumbu kacang – maka jadilah pecel atau gado-gado lalu disantap. Tentunya akan terasa nikmat, tetapi bahasa bukanlah ragam sayuran, dan bila dicampur adukkan maka penafsiran ganda pun akan muncul.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya masih kebingungan, sesaat saya teringat akan pelajaran di bangku SMA. Guru bahasa Indonesia saya berkata bahwa dalam setiap masyarakat, bahasa selalu ditemukan dua jenis pola berbahasa; resmi dan pergaulan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fushah&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;amiyah&lt;/span&gt; dalam istilah bahasa Arab. Bahasa resmi biasanya diidentifikasi sebagai bahasa yang dipakai dalam surat menyurat resmi, bahasa pengantar lembaga pendidikan, pidato-pidato para pejabat, buku-buku dan tulisan ilmiah, serta pemberitaan media massa. Sementara bahasa pergaulan dipakai kebanyakan dalam tataran lisan; percakapan sehari-hari, komedi situasi, serta orasi-orasi umum. Secara sederhana, orang mengidentifikasi bahasa pergaulan ini sebagai “bahasa pasar” atau orang muda lebih senang mengatakan “bahasa gaul”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi betulkah dua kategorisasi pola berbahasa itu berlaku dalam realitas kita? Entah siapa yang memulai, kita belakangan sering menemukan bahasa pasar dalam surat-surat resmi, pidato-pidato kenegaraan, berita dan tulisan-tulisan di koran. Begitu juga sebaliknya, kita kadang harus tertawa mendengar “bahasa resmi” dipakai seseorang dalam pergaulan, entah karena ia “orang daerah” atau “orang asing“ yang baru belajar ber-“bahasa Jakarta”, atau karena memang ia nggak gaul.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian saya mendengar bahwa di tingkat propinsi ini akan diadakan pemilihan Duta Bahasa yang dipilih dari perwakilan orang muda. Sebuah kegelisahan yang mungkin akan segera teratasi dengan hadirnya mereka. Walaupun dalam hati kecil saya masih bertanya “apa itu Duta Bahasa ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam suatu kesempatan, lantaran masih bingung dan makin bingung dengan adanya istilah “Duta Bahasa”. Mr. Google pun menjadi sasaran pertanyaan. Berdasarkan hasil penelusuran, baru sedikit pencerahan saya dapatkan. Duta Bahasa, merupakan implementasi dari tekad dan semangat pemuda, melalui pemilihan sepasang pemuda wakil propinsi yang mahir berbahasa Indonesia, yang menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. begitulah kalimat yang muncul dari salah satu artikel yang saya baca. Sebuah tugas yang mulia dalam pikiran saya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semangat mulai saya kobarkan, dengan sedikit tanpa malu beberapa rekan saya tawarkan untuk mengikuti pemilihan tersebut. Namun, saya terkejut, dan karena kurang lengkap saya membaca info. Ternyata pemilihan tersebut masuk dalam pemilihan Uda-Uni Sumatera Barat. Rasa bersalah dengan rekan-rekan harus menuntut saya menyampaikan maaf, tetapi tekad terus dikobarkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Semoga tahun depan!” begitulah kalimat yang sedikit membesarkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi harus ikut menjadi Uda-Uni dulu?” saya terdiam hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari itu semua, dalam diri mulai tumbuh kesadaran untuk berbahasa Indonesia dengan baik, benar, dan indah. Ketika berbahasa asing, berbahasa asinglah dengan baik! Ketika berbahasa daerah, berbahasa daerahlah dengan baik! Ketika berbahasa nasional, berbahasa nasional dengan baik pula!, dan tentunya para Duta Bahasa terpilih tersebut.*** (Prakoso Bhairawa Putera)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5312400043074433205?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5312400043074433205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/kerancuan-berbahasa-1.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5312400043074433205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5312400043074433205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/kerancuan-berbahasa-1.html' title='Kerancuan Berbahasa (1)'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7524613703140079209</id><published>2010-10-15T13:20:00.005+07:00</published><updated>2010-10-20T16:48:12.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BALI BICARA'/><title type='text'>Penguatan Fundamen Pendidikan Karakter</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TLfzTSkzy2I/AAAAAAAAB5U/gWeCjt3aQB4/s1600/Ilustrasi+bali+bicara.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 162px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TLfzTSkzy2I/AAAAAAAAB5U/gWeCjt3aQB4/s320/Ilustrasi+bali+bicara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5528154580349864802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh: Prakoso Bhairawa Putera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELIKNYA kondisi yang ada disekitar tunas bangsa saat ini membuat banyak kalangan prihatin. Sehingga muncul kegundahan bernada “mau dibawa ke mana anak-anak Indonesia ke depan?”. Jika berani memetan setiap permasalahan yang ada mengelilingi anak-anak, pendidikan adalah salah satu jawaban yang dengan mudah keluar dari setiap mulut penghuni republik ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan telah sejak lama diperjuangan oleh para pahlawan seperti Ki Hajar Dewantara, dkk yang nilai-nilai patriotismenya selalu dan akan selalu diperingati setiap tahun di bulan Mei. Selalu ada wacana yang hampir sama dibeberapa tahun terakhir ketika berbicara pendidikan. Pendidikan Karakter terus mengemuka seiring dengan tuntutan untuk meletakkan pendidikan pada ramah yang penting bagi tunas muda bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Azyumardi Azra (2010) dalam artikel Agama, Budaya, dan Pendidikan Karakter Bangsa mengatakan bahwa pendidikan karakter merupakan langkah penting dan strategis dalam membangun kembali jati diri bangsa dan menggalang pembentukan masyarakat Indonesia baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masyarakat Indonesia baru adalah kebutuhan untuk melihat generasi mendatang dengan penguatan nilai-nilai dan rasa ke-Indonesia-an berpegang pada pancasila dan undang-undang dasar 1945. Nilai dan rasa ini kemudian sudah seharusnya diimplementasi dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pendidikan nilai dilakukan dengan penanaman rasa sejak dini yang kemudian dilakukan secara berlanjut hingga ke institusi masyarakat umum. Kesemuanya bermuara pada moral.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Krisis moral sebagaimana dikemukan Muhammad Anis Matta (2002), menimbulkan begitu banyak ketidakseimbangan di dalam masyarakat yang tentunya tidak membuat masyarakat bahagia. Ada empat penyebab keterjebakan pada kondisi tersebut, yaitu adanya penyimpangan pemikiran dalam sejarah pemikiran manusia yang menyebabkan paradoks antarnilai, misalnya etika dan estetika, hilangnya model kepribadian yang integral, yang memadukan kesalihan dengan kesuksesan, kebaikan dengan kekuatan, dan seterusnya, munculnya antagonisme dalam pendidikan moral, dan lemahnya peranan lembaga sosial yang menjadi basis pendidikan moral.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Moral menjadi bagian dari watak yang terbentuk sejak seseorang berinteraksi dari lingkungan terkecilnya, dengan demikian penguatan akan ajaran baik buruk yang diterima secara umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan susila lainnya menjadi mutlak. Penguatan terhadap dasar (fundamen) dari pendidikan karakter menjadi perhatian awal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada empat ciri dasar dalam pendidikan karakter. Keempat ciri ini dikemukakan oleh FW Foerster dalam buku Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global (Doni Koesoema A, 2007). Ciri dasar tersebut dapat dianalogikan sebagai fundaman untuk dapat menegakkan kokohnya jati diri generasi mendatang bangsa ini. Ciri yang diberikan Foerster dimulai dengan keteraturan interior, koherensi, otonomi, dan keteguhan kesetiaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fundamen pertama menitik beratkan pada keteraturan interior dengan ukuran berdasarkan hierarki nilai terhadap setiap tindakan. Kunci dari fundamen ini adalah penguatan nilai yang menjadi pedomanan normatif dari setiap tindakan. Penguatan nilai dapat diperoleh dari ajaran agama, moral keluarga, aturan adat, ataupun semua jenis keteraturan yang merujuk pada kepatutan dan kelayakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, Koherensi yang memberi keberanian. Koherensi menjadi keselarasan yang mendalam antar nilai sehingga seseorang memiliki keteguhan akan prinsip, niat, dan guncangan yang akan timbul dalam diri. Kunci dari fundamen ini adalah penguatan akan rasa percaya terhadap satu sama lain. Rasa percaya dibangun karena adanya komitmen akan tujuan pencapaian. Kredibilitas sangat ditentukan dari fundamen ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Otonomi menjadi fundamen ketiga yang patut dikuatkan dalam pendidikan karakter. Otonom menjadikan seseorang menginternalisasikan aturan dari lingkungan dan nilai yang ada dalam diri untuk selanjutnya menjadi kesepakatan tindak dan laku pribadi. Internalisasi merupakan penghayatan terhadap suatu nilai yang diyakini dan disadari akan kebenaran nilai yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku. Otonom memberikan seseorang dapat melakukan pemilihan dan penilaian atas keputusan tanpa intervensi dari pihak manapun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat, keteguhan dan kesetiaan. Fundamen ini lebih bertitik tumpu pada daya tahan seseorang dalam melaksanakan apa yang dipandang baik, dan kekuatan untuk tetap patuh atas komitmen yang dipilih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penguatan keempat fundamen ini menjadi prasyarat yang harus diperhatikan dalam setiap metode ataupun bahan ajar dalam penanaman nilai dan rasa dalam pendidikan karakter. Alangkah indah dan tidak mustahil kiranya Masyarakat Indonesia Baru yang berkarakter akan hadir di bumi Nusantara ini.***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tabloidbalibicara.blogspot.com/2010/10/penguatan-fundamen-pendidikan-karakter.html"&gt;Sumber: Tabloid Bali Bicara, 13 Oktober 2010&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7524613703140079209?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7524613703140079209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/peliknya-kondisi-yang-ada-disekitar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7524613703140079209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7524613703140079209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/peliknya-kondisi-yang-ada-disekitar.html' title='Penguatan Fundamen Pendidikan Karakter'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TLfzTSkzy2I/AAAAAAAAB5U/gWeCjt3aQB4/s72-c/Ilustrasi+bali+bicara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5333498062341019583</id><published>2010-10-13T12:55:00.003+07:00</published><updated>2010-10-13T13:10:42.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Buku # Memahami dan Membaca Cerpen</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TLVNL0yufeI/AAAAAAAAB48/KiMnq9f-tfs/s1600/Memahami+dan+Membaca+Cerpen-koko+p+bhairawa.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 224px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527408983212457442" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TLVNL0yufeI/AAAAAAAAB48/KiMnq9f-tfs/s320/Memahami+dan+Membaca+Cerpen-koko+p+bhairawa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Buku Membaca dan Memahami Cerita Pendek ini, alhamdulillah dapat hadir ditengah-tengah kita semua. Buku ini terbagi dalam dua bagian. Bagian pertama dari buku memberikan panduan ataupun pengatar mengenai cerita pendek dan di bagian kedua buku ini berisi cerita-cerita pendek dari Koko P Bhairawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ditulis sebagai suplemen (tambahan) yang layak untuk dibaca oleh adik-adik remaja seusia sekolah menengah pertama dan atas. Buku ini memuat pengetahuan awal untuk memahami dan membaca cerita pendek yang menjadi salah satu kopetensi pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Banyak pengetahuan praktis dan mudah dalam memahami cerita pendek ala kak Koko P Bhairawa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5333498062341019583?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5333498062341019583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/buku-memahami-dan-membaca-cerpen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5333498062341019583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5333498062341019583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/buku-memahami-dan-membaca-cerpen.html' title='Buku # Memahami dan Membaca Cerpen'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TLVNL0yufeI/AAAAAAAAB48/KiMnq9f-tfs/s72-c/Memahami+dan+Membaca+Cerpen-koko+p+bhairawa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8453973691110923809</id><published>2010-10-04T14:55:00.005+07:00</published><updated>2010-10-04T15:10:59.686+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI/CERPEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BANGKA POS'/><title type='text'>Masih Ada Sambel Goreng Ati</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKmKL-g5J0I/AAAAAAAAB4A/CvjPr2rbYdc/s1600/sambalati.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 300px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524098356310779714" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKmKL-g5J0I/AAAAAAAAB4A/CvjPr2rbYdc/s400/sambalati.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Cerpen ini dipublikasi di Bangka Pos, edisi 03 Oktober 2010.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumandang takbir mulai memenuhi seisi kampung, sebulan sudah kesucian dan keberkatan memenuhi tiap rumah penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak, apakah setelah Ramadhan usai, kampung kita tidak diberkahi oleh Allah?” tanya polos Mualimin pada sang bapak sembari menyaksikan anak-anak kampung yang sedang bermain kembang api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kampung kita tetap dan terus diberkahi, asal semangat ramadhan selalu dibawa ditiap-tiap bulan berikutnya” jelas bapak mendekati Mualimin. Sejurus kemudian tangan bapak telah dikedua pundak anaknya berusia tujuh tahun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bersuka citalah, raih kemenangan atas usahamu sebulan penuh!” tatapan mata bapak penuh dengan kebahagiaan masuk dari pupil mata hingga tertanam di hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mualimin Rasyid adalah nama lengkapku, anak kedua dari lima bersaudara, yang dibesarkan diantara lindungan perbukitan hijau dengan gemercik air dari aliran sungai kecil. Semerbak aroma pepohonan dengan beragam cita rasa selalu sesak menyinggahi hidung setiap kami memasuki kampung kami. Maklum sebagai sebuah perkampungan kecil dipinggiran kota kabupaten, kampung ini masih terasa asri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakatnya hidup dengan damai, menikmati siaran berita RRI di pagi, siang, sore dan malam hari. Selepas beraktivitas di kebun bukit dan kantor-kantor kecil di desa, siaran RRI menjadi pelipur lara terlebih menantikan berbuka puasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seusai berbuka dan menjalankan ibadah solat Magrib, ramai anak-anak seusiaku berlarian menuju masjid kecil di ujung perkampungan. Cahaya lampu lima watt ditiap sepuluh meter jalan cukup menerangi kampung yang tak lebih banyak dari dua lima kepala keluarga. Selalu ada keceriaan, belajar mengaji, rebutan pentungan bedug tatkala lima waktu solat tiba, dan ketika sahur ramai berkeliling membangunkan orang-orang kampung dengan tabuhan rebana yang tak jelas irama dan nada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai berbuka puasa terakhir, kampung ramai. Anak-anak berlarian dengan memutar tangkai yang memercikkan api lalu melemparkannya ke pepohonan depan rumah. Sungguh indah malam penuh kemenangan. Pengeras suara kampung seakan tak mau kalah, saluran RRI yang berisi takbir disiarkan langsung ke penjuru kampung. Ibu-ibu dan anak-anak perempuannya asyik menata meja tamu dengan toples berisi kue. Sesekali susunan yang telah rapi berganti, satu dua kali ubah formasi hingga dipandang pas dan sepadan dengan ukuran dan bentuk meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu-ibu dan remaja putri kampung punya tradisi bersama-sama membuat kue. satu dua rumah secara bersama menyumbang tepung ataupun bahan lain untuk membuat kue bersama, sehingga tak aneh rasanya bila bertamu ketika hari raya akan menemukan kue dengan bentuk dan jenis yang sama antara rumah yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Mual,..ayo makan,..sambel goreng ati sudah siap!” dari dapur terdengar suara khas Ibu memanggil menghentikan asyiknya menyaksikan perayaan malam takbir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ayo makan, nanti ikut bapak ke masjid membagikan zakat fitrah.” Kini bapak yang sedari tadi menemaniku beranjak dan menuntun ke dapur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suasana damai dan penuh dengan kerinduan seakan menjadi mimpi indah. Semerbak aroma pepohanan mulai berganti dengan bau solar dari mesin tambang. Masjid kampung tidak lagi merelay siaran dari RRI tapi ceramah agama dari CD bajakan tiap sore diputar saat Ramadhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarawih dan ramainya masjid simbolisme yang terhenti ketika kumandang takbir berbunyi. Anak-anak mengaji di facebook dan twitter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlarian dengan memutar-mutar kembang api hanya milik anak-anak yang tidak memiliki akun di dunia maya. Berbalasan dari dinding ke dinding di jejaring sosial menjadi lebih penting ketimbang membuat kue. Remaja putri lebih suka menemani ibu-ibunya membeli kue-kue hasil buatan warga kampung sebelah yang menyebar kertas daftar kue dan harga sebulan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kue-kue di atas meja tiap rumah di kampung lebih seragam, tidak hanya satu atau pun dua rumah saja dengan jenis dan bentuk yang sama. Dari ujung kampung hingga rumah dekat dengan masjid pun hampir-hampir sama menata kue dengan rupa sama. Kebersamaan benar-benar lekat dengan kampungku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Limun dan sirup tak laku di meja depan, beragam minuman kaleng ataupun air mineral kemasan lebih menjadi idola. Membuat mang Udin pemilik warung kampung harus jauh-jauh hari memesan kebutuhan itu di kota. Bahkan sebulan sebelum takbir berkumandang di dapur ataupun di bawah tempat tidur warga kampung telah dipenuhi tumpukan minuman kaleng atau air mineral kemasan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kampung tetap ramai, tetapi itu hanya seminggu atau lebih tepatnya tiga hari jelang Syawal dan tiga hari setelah lebaran. Berbondong-bondong anak-anak yang dulu bermain dan berkejaran di halaman masjid kembali dari kota-kota di Jawa dan Sumatera. Dandanan mereka keren-keren dan lebih modis, artis-artis sinetron yang mulai dikenal sejak kotak bergambar dan bersuara dilihat warga kampung kini menjelma dalam diri anak-anak mereka. Peralatan elektronik serupa komputer jinjing, ponsel ataupun i phone serasa wajib dimiliki. Lantaran sinyal dari menara pemancar operator telekomunikasi yang masih sedikit di kampung, akhirnya mereka jarang berada di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka lebih suka duduk dan mondar mandir di depan beranda dengan telinga dilekatkan alat canggih bernama ponsel. Mereka berjalan-jalan di dunia maya dengan jaringan seadanya, jiwa mereka hidup, bercanda, saling colek dan sekedar menimpalin komentar teman barunya. Tradisi anak-anak Melayu memang lekat dalam jiwa mereka, walau kini semuanya bertransformasi. Pantun dengan rima senada selalu terdengar tiap kali mang Ali si juragan sahang mencoba menyapa bik Siti tetangga sebelah yang sedang menyapu di halaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Pergi ke hutan mencari jati, sebelumnya minum jamu. Wahai adinda Siti, apa kabarmu?”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun, anak-anak Melayu tetaplah anak Melayu, tradisi menyapa dan bersilahturahmi menjadi lebih sederhana dengan berbalasan pesan walau harus menunggu beberapa saat baru bisa terkirim. Waktu telah menyederhanakan dan membuat semuanya terasa mudah. Walau masih saja ada yang tak lekang oleh waktu, lampu lima watt tetap setiap menemani jalan kampung yang tak pernah bisa lebih baik dari lubang dan kerikil. Tiang lampu dari kayu hutan masih juga belum lapuk, walau beberapa diantaranya telah berganti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tak pulang lagi kau Mual,..?”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Berlebaran sendirian kau di sana?” tanya bapak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Masih ada sambel goreng ati pak?” tanya Mual balik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Masih, dan akan tetap tersaji di meja meski kau telah dua syawal tak pulang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;Rawamangun, 3 Syawal 1431 H&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Tentang Penulis: &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Koko P. Bhairawa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; nama pena Prakoso Bhairawa Putera. Lahir di Tanjung Pandan (pulau Belitung), 11 Mei 1984. Ia merupakan Duta Bahasa tingkat Nasional 2006. Cerita pendeknya termuat dalam kumpulan cerpen pemenang Sayembara Menulis Cerpen tingkat Nasional 2005 La Runduma (2005), Uda Ganteng No 13 (2006), Menggapai Cahaya (2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (2006), dan kumpulan cerpen tunggal pertama bertajuk Aku Lelah Menjadi Cantik (2009) membawanya menjadi salah satu Penulis Muda Berbakat di Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2009. Saat ini tercatat sebagai peneliti muda di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8453973691110923809?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8453973691110923809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/masih-ada-sambel-goreng-ati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8453973691110923809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8453973691110923809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/10/masih-ada-sambel-goreng-ati.html' title='Masih Ada Sambel Goreng Ati'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKmKL-g5J0I/AAAAAAAAB4A/CvjPr2rbYdc/s72-c/sambalati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4925720291829033822</id><published>2010-09-28T11:53:00.001+07:00</published><updated>2010-09-28T11:56:57.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi September 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKF1iRafrfI/AAAAAAAAB3o/djf5ugVpjJg/s1600/Cover-Biskom-Edisi-Sept-2010.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 304px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521823849783471602" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKF1iRafrfI/AAAAAAAAB3o/djf5ugVpjJg/s400/Cover-Biskom-Edisi-Sept-2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Majalah BISKOM kali ini menampilkan CEO SkyBee, Kendro Hendra (Terima kasih kepada Skybee yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah BISKOM Edisi September 2010 diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: CEO SkyBee, Kendro Hendra, Produk Lokal, Lebih Murah dan Berkualitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;- Yudhi Kukuh, Country Manager Eset Indonesia: Rendah, Awareness Security di Indonesia&lt;br /&gt;- Alfons Tanujaya, CEO Vaksin.com: Sekuriti Indonesia Diakui di Tingkat Dunia&lt;br /&gt;- Asep Karsidi, Kepala Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal): Penting, Akurasi Informasi Geospasial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;- Politik, Motif Cyberwar&lt;br /&gt;- Perkuat UU, Indonesia Siap Hadapi Cyberwar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;- Waspadai Kejahatan Internet&lt;br /&gt;- Amankah Anda Dari Pencurian Identitas?&lt;br /&gt;- Industri Game Mirip Industri Film Holywood&lt;br /&gt;- Jaringan Telekomunikasi Siap Sambut Lebaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;- Spam Via Botnet Naik 95%&lt;br /&gt;- RIM Akan Kenalkan BlackPad&lt;br /&gt;- MSI Perluas Pasar Asia Tenggara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;Prakoso Bhairawa Putera: Belajar Sukses E-Learning dari Negara Tetangga (1)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;- Bob Julius Onggo: Bagaimana Prospek Iklan Internet?&lt;br /&gt;- Irwin Day: Memilih Teknologi Penyaringan Konten Internet&lt;br /&gt;- Muhamad Jafar Elly: Menyoal Ancaman Smartphone di Indonesia&lt;br /&gt;- Sutiono Gunadi: Apa itu Limbah Elektronik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;- Axioo Neon CLW&lt;br /&gt;- Transcend Jetflash V95C&lt;br /&gt;- Canon XF 305&lt;br /&gt;- Nokia X2&lt;br /&gt;- SkyBee W171&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4925720291829033822?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4925720291829033822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/biskom-edisi-september-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4925720291829033822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4925720291829033822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/biskom-edisi-september-2010.html' title='BISKOM Edisi September 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKF1iRafrfI/AAAAAAAAB3o/djf5ugVpjJg/s72-c/Cover-Biskom-Edisi-Sept-2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-3547224867151703523</id><published>2010-09-27T23:34:00.003+07:00</published><updated>2010-09-27T23:41:11.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><title type='text'>Seminar Nasional Teknoin 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKDI23Sxm1I/AAAAAAAAB3I/_9NMQpFrPug/s1600/poster+teknoin+2010.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 258px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521633988037417810" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKDI23Sxm1I/AAAAAAAAB3I/_9NMQpFrPug/s400/poster+teknoin+2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dampak negatif langsung yang timbul dari industrialisasi sejak lama adalah polusi. Namun selain itu ada beberapa dampak yang baru memperoleh perhatian beberapa tahun belakang ini, seperti menyusutnya cadangan sumber energi bagi industri-industri yang ada. Jumlah populasi yang kian meningkat, juga menambah bobot pentingnya penyelesaian masalah ini dengan segera.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Urgensi permasalahan tersebut telah mendorong masyarakat di tataran global menawarkan solusi untuk mengatasi problem tersebut dengan satu paradigma baru yang biasa dikenal dengan "Green Technology" (atau kadang juga disebut sebagai "Environmental Technology"). Tujuan mulia yang ingin dicapai oleh Green Technology adalah menjaga kelestarian lingkungan hidup beserta sumber alam yang tersedia; dan juga mengontrol dampak negatif yang mungkin timbul karena campur tangan manusia terhadap lingkungan. Dengan Green Technology kita berusaha memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Diharapkan tidak hanya kebutuhan saat ini saja yang bisa dipenuhi, namum juga kebutuhan masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Topik Seminar &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;TEKNIK ELEKTRO&lt;br /&gt;- Sistem Tenaga&lt;br /&gt;- Sistem Kendali&lt;br /&gt;- Komunikasi&lt;br /&gt;- Pemrosesan Sinyal&lt;br /&gt;- Elektronika&lt;br /&gt;- Pengolahan Citra&lt;br /&gt;- Instrumentasi dan Akuisisi Data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK INDUSTRI&lt;br /&gt;- Sistem Produksi&lt;br /&gt;- Optimasi Sistem Industri&lt;br /&gt;- Perencanaan dan Pengendalian Produksi&lt;br /&gt;- Manajemen Kualitas&lt;br /&gt;- Manajemen Rantai Pasok&lt;br /&gt;- Ergonomi&lt;br /&gt;- Desain Produk&lt;br /&gt;- Knowledge Management&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK MESIN&lt;br /&gt;- Teknologi Manufaktur&lt;br /&gt;- CAD/CAM/CAE&lt;br /&gt;- Otomasi dan Robotika&lt;br /&gt;- Mekatronika&lt;br /&gt;- Material&lt;br /&gt;- Metode Elemen Hingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK KIMIA&lt;br /&gt;- Perpindahan Kalori dan Massa&lt;br /&gt;- Kinetika Reaksi dan Katalis&lt;br /&gt;- Teknologi Pemisahan&lt;br /&gt;- Teknik Lingkungan&lt;br /&gt;- Perancangan Alat dan Proses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK TEKSTIL&lt;br /&gt;- Struktur Tekstil&lt;br /&gt;- Pengembangan Serat&lt;br /&gt;- Zat Warna Alam&lt;br /&gt;- Blending dan Mixing&lt;br /&gt;- Pengolahan Limbah Tekstil&lt;br /&gt;- Desain Tekstil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK INFORMATIKA&lt;br /&gt;- Sistem Informasi&lt;br /&gt;- Rekayasa Perangkat Lunak&lt;br /&gt;- Sistem dan Jaringan Komputer&lt;br /&gt;- Sistem Cerdas&lt;br /&gt;- Grafika dan Multimedia&lt;br /&gt;- Informatika Teori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstrak Makalah&lt;br /&gt;- Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris&lt;br /&gt;- Ukuran kertas A4 dengan spasi 1 dan jenis huruf Times New Romans 12 pt.&lt;br /&gt;- Abstrak harus memuat judul, nama dan alamat atau instansi penulis.&lt;br /&gt;- Abstrak harus memuat kata kunci minimal 5 kata.&lt;br /&gt;- Abstrak dikirim ke alamat email panitia: seminarteknoin@yahoo.com atau fax: 0274-895007 paling lambat tanggal 11 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keynote Speaker&lt;br /&gt;- Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia*)&lt;br /&gt;- Direktur PT Holcim Indonesia Tbk.&lt;br /&gt;- Ketua Jurusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Penting&lt;br /&gt;- Batas Penerimaan Abstrak: 11 Oktober 2010&lt;br /&gt;- Pemberitahuan Abstrak yang Diterima: 18 Oktober 2010&lt;br /&gt;- Batas Penerimaan Makalah Lengkap dan Pembayaran: 11 Nopember 2010&lt;br /&gt;- Pelaksanaan Seminar: Sabtu, 11 Desember 2010 bertempat di Auditorium FTI Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Seminar&lt;br /&gt;- Industri/Umum: Rp 350.000&lt;br /&gt;- Pemakalah: Rp 350.000&lt;br /&gt;- Peserta: Rp 150.000&lt;br /&gt;- Mahasiswa S1/D3: Rp 75.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemakalah dengan makalah lebih dari satu akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 100.000 per makalah (tanpa prosiding tambahan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya ditransfer ke rekening atas nama:&lt;br /&gt;Dwi Ana Ratna Wati&lt;br /&gt;Bank Bukopin Cabang Capem Kaliurang&lt;br /&gt;No. Rek: 1004016329&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Informasi/Alamat Panitia&lt;br /&gt;Fakultas Teknologi Industri&lt;br /&gt;Universitas Islam Indonesia&lt;br /&gt;Jalan Kaliurang Km. 14,5 Yogyakarta 55584&lt;br /&gt;Phone/Fax: 0274-895007, 895287 ext 148&lt;br /&gt;email: seminarteknoin@yahoo.com, teknoin@fti.uii.ac.id&lt;br /&gt;website: http://fit.uii.ac.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact person:&lt;br /&gt;- Agus Taufiq (08121551388); Dwi Ana Ratna Wati (08172738501); Esti (0815643047287)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-3547224867151703523?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/3547224867151703523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/seminar-nasional-teknoin-2010.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3547224867151703523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3547224867151703523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/seminar-nasional-teknoin-2010.html' title='Seminar Nasional Teknoin 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKDI23Sxm1I/AAAAAAAAB3I/_9NMQpFrPug/s72-c/poster+teknoin+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-68574865230984417</id><published>2010-09-27T13:28:00.007+07:00</published><updated>2010-09-27T13:40:17.290+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA FOTO HERITAGE BANK INDONESIA 2010</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Panitia Lomba Foto Heritage Bank Indonesia bekerjasama dengan Unit Seni Fotografi-Ikatan Pegawai Bank Indonesia (USF-IPEBI), dengan ini memberitahukan bahwa Dewan Juri telah memutuskan dan menetapkan hasil Lomba Foto Heritage Bank Indonesia, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Juara I, tidak ada penilaian Dewan Juri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Juara II&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gedung Chandra Naya, Jakarta&lt;br /&gt;* Judul Foto : Terbunuh Sepi&lt;br /&gt;* Fotografer : Budi Chandra, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Juara III&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gedung Arsip Nasional, Jakarta&lt;br /&gt;* Judul Foto : Sejarah Yang Asri&lt;br /&gt;* Fotografer : Tang Tarunodjojo (Robert), Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Juara Harapan I&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Kompleks Percandian Gedongsongo, Jawa Tengah&lt;br /&gt;* Judul Foto : Keagungan Gedong Songo&lt;br /&gt;* Fotografer : Yoppy Pieter, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Juara Harapan II&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gedung Merdeka, Bandung&lt;br /&gt;* Judul Foto : Sociteit Concordia&lt;br /&gt;* Fotografer : Rozie Soehendy, Bandung&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Juara Harapan III&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gedung Milik Bank Indonesia, eks Museum Mpu Tantular, Surabaya&lt;br /&gt;* Judul Foto : Gedung Mayangkara&lt;br /&gt;* Fotografer : Sisca Setyowati, Jakarta&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 282px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521478139795040866" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKA7HTWRamI/AAAAAAAAB3A/WD15blJE2Ts/s400/HasilFoto1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Juara Foto Favorit&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Foto Favorit I&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya&lt;br /&gt;* Judul Foto : Tetap Bergulir&lt;br /&gt;* Fotografer : Nita Rosanti, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Foto Favorit II&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gedung Milik Bank Indonesia, eks Museum Mpu Tantular, Surabaya&lt;br /&gt;* Judul Foto : Dan Selamanya ..........&lt;br /&gt;* Fotografer : Inneke Rosita, Surabaya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Foto Favorit III&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gedung Bank Indonesia Bandung&lt;br /&gt;* Judul Foto : BI Bandung&lt;br /&gt;* Fotografer : Feri Latief, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Foto Favorit IV&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Masjid Jami Kesultanan Pontianak&lt;br /&gt;* Judul Foto : Masjid Jami Sultan Abdurrahman&lt;br /&gt;* Fotografer : Dante S.Nugroho, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Foto Favorit V&lt;br /&gt;* Obyek Foto : Gereja Kathedral, Jakarta&lt;br /&gt;* Judul Foto : Katedral @ That Night&lt;br /&gt;* Fotografer : M. Akhadi Jatmiko, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian agar maklum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.bi.go.id/web/id/Tentang+BI/Museum/Berita+Museum/Berita+Khusus/Pengumuman_Hasil_Lomba_Foto_Heritage.htm"&gt;Web bank indonesia, 27 September 2010 &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-68574865230984417?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/68574865230984417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/pengumuman-hasil-lomba-foto-heritage.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/68574865230984417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/68574865230984417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/pengumuman-hasil-lomba-foto-heritage.html' title='PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA FOTO HERITAGE BANK INDONESIA 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TKA7HTWRamI/AAAAAAAAB3A/WD15blJE2Ts/s72-c/HasilFoto1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-3375006130627476705</id><published>2010-09-27T00:11:00.005+07:00</published><updated>2010-09-27T00:49:36.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN HARIAN'/><title type='text'>Terkadang Harus Salah Dahulu Untuk Tahu yang Benar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ehm,..kalimat pada judul mungkin terlalu lucu, aneh dan &lt;em&gt;lebay, &lt;/em&gt;tetapi saya pikir itulah yang tepat untuk menggambarkan apa yang telah terjadi beberapa bulan terakhir dalam kehidupan ini. Tak banyak yang mengetahui akan kehidupan seseorang, karena pada dasarnya memang begitu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Catatan ini hadir secara sadar dan bisa jadi pengingat di setiap waktu bahwa seorang Prakoso Bhairawa Putera atau yang dikenal koko pun mengalami hal yang salah dalam perjalanan hidupnya.&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 292px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521280262940899522" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJ-HJWn3uMI/AAAAAAAAB24/HAaodTgV34c/s400/IMG_7283a.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah,..ya,.sesuatu yang dianggap hebat, baik, ingin berbagi, ketakutan kehilangan, dan egois pernah berakumulasi dalam diri. Akibatnya terjadilah sesuatu yang seharusnya tidak perlu terjadi. Salah membuat ko pada akhirnya sadar setelah melalui perjalanan spritual di akhir Ramadhan yang begitu indah. "Terima Kasih Allah,..telah menyadarkan dan membuat ko mengerti bahwa begitu kecilnya, tidak ada apa-apanya seorang prakoso".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika sadar dan bertaubat apakah itu berhasil? itulah pertanyaan pertama setiap bangun dari tidur di jelang subuh atau sebelum memejamkan mata. "Koko kamu harus kuat dan berani bertanggung jawab!" kata-kata itu selalu hadir dalam benak. Insya Allah, dia maha pengampun dan akan menunjukkan jalan kembali. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"back on track" dan harusnya dengan memaksimalkan diri untuk lebih menyadari bahwa keberadaan hidup seutuhnya milik sang pencipta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perjuangan untuk kembali tidak semudah membalikkan telapak tangan. pencitraan negatif dengan label "Pengkhianat" dan "catatan hitam" selalu lekat dan menjadi hal yang sulit ko maafkan untuk diri ko sendiri. Saat kembali mengingat betapa bodohnya diri, betapa hancurnya diri, dan betapa bersalahnya telah membuat seseorang menderita dan membuatnya sakit.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini kehidupannya memang telah pulih, seperti yang selalu dia katakan "gue sudah nyaman dengan kondisi saat ini". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;masuk kembali dengan perubahan diri memang tidak serta merta bisa diterima oleh siapa pun. Padahal jika harus jujur, ko berusaha sekuat tenaga untuk memulihkan kondisi dalam diri yang juga berantakan dan tak jelas. Remuk redam dalam diri hingga kini hanya beberapa yang bisa seolah-olah ditata, selebihnya masih tetap hancur. Kesemua itu karena kesalahan ko yang pada akhirnya ko sendiri yang menerimanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tulisan ini menjadi pengakuan dan pengingat bahwa ko berjuang kembali untuk sesuatu yang lebih baik dan untuk "putih"...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Allah terlalu sayang kepada manusia sebagai ciptaanya, dan ko benar-benar merasakan bentuk kasih sayang itu. Indah betul cara dia menyadarkan ko,..ya Allah sekali terima kasih atas kesempatan kedua yang insya Allah akan ko maksimalkan. Kesempatan kedua dalam hidup seutuhnya dan berjuang untuk tetap fokus pada cinta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang terkadang harus salah dahulu untuk tahu yang benar, dan ko pernah salah hingga kapok untuk berbuat itu kembali. "Jaminannya apa?" Hidup ini adalah jaminannya, karena Allah telah memberikan kesempatan kedua. Catatan ini pun menjadi pengingat sepanjang masa bahwa ko juga pernah berbuat salah, kemudian dengan &lt;em&gt;care &lt;/em&gt;Allah mengingatkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Putih" izinkan ko untuk bertanggung jawab dan memperbaikin semuanya,..izinkan ko melanjutkan cita dan mimpi yang tertunda, izinkan ko menjadi pelindung dan terima kasih pertolonganmu dalam memberikan banyak perubahan dalam diri. Insya Allah, ko bisa dan mampu untuk kembali memegang amanah itu,...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-3375006130627476705?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/3375006130627476705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/terkadang-harus-salah-dahulu-untuk-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3375006130627476705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3375006130627476705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/terkadang-harus-salah-dahulu-untuk-tahu.html' title='Terkadang Harus Salah Dahulu Untuk Tahu yang Benar'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJ-HJWn3uMI/AAAAAAAAB24/HAaodTgV34c/s72-c/IMG_7283a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-861236311417311231</id><published>2010-09-19T10:36:00.006+07:00</published><updated>2010-09-19T11:11:13.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI/CERPEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BANGKA POS'/><title type='text'>3 Puisi Koko P Bhairawa (Bangka Pos, 19-09-2010)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJWMsrqhJkI/AAAAAAAAB2w/Sc7wEgSGUk8/s1600/ancol+malam.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 280px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518471617675601474" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJWMsrqhJkI/AAAAAAAAB2w/Sc7wEgSGUk8/s400/ancol+malam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Minggu ini 19 September 2010, di halaman Budaya Bangka Pos kembali memuat 3 karya puisi dari Koko P Bhairawa. Sebenarnya puisi-puisi sepertinya telah terbit dimana-mana, kemungkinan puisi ini diambil redaksi dari arsip. Nah sebagai sebuah penyegaran saya posting ketiga puisi karya saya (Koko P Bhairawa) berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;tentANG bulAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bulan tak selalu datang di malamku&lt;br /&gt;tidak seperti di malammu&lt;br /&gt;yang selalu datang dengan purnama&lt;br /&gt;tapi...&lt;br /&gt;malam tetap melihat bulan di mataku&lt;br /&gt;di tiap sabtu malam dengan pandangan lurus&lt;br /&gt;karena...&lt;br /&gt;di tiap delapan – sepuluh&lt;br /&gt;malam memberikan bulan di mataku&lt;br /&gt;walau...&lt;br /&gt;malam tak selalu datang dengan bulan&lt;br /&gt;walau...&lt;br /&gt;purnama tak pernah mau menatapku&lt;br /&gt;walau...&lt;br /&gt;ada ataupun tiada bulan&lt;br /&gt;di tiap sabtu malam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sehari Jelang Wisuda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehari jelang wisuda – jiwa kepanasan – kubuka pintu demi pintu – lebar dan lebar – kupecahkan kacakaca jendela agar angin meniup tubuh kurusku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehari jelang wisuda – malamnya aku kedinginan – kucabut lembaranlembaran yang tak perawan oleh tinta lalu kuberi mereka api – sekejap kemudian aku tertawa lantaran tikar ikut dimakan api itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehari jelang wisuda – dini hari mata enggan menutup – panas dingin berlabuh di tubuh yang masih kelaparan – hanya suara itu yang kembali temani disisa hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku wisuda pagi nanti&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Riak Meneriaki Sunyi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;riak mulai meneriaki sunyi&lt;br /&gt;dalam sepi bermandi kelam&lt;br /&gt;luruh, kamboja telah layu&lt;br /&gt;lirih, merpati tlah lepas&lt;br /&gt;jauh...&lt;br /&gt;jauh...&lt;br /&gt;membelam temaram terkikis – habis &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-861236311417311231?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/861236311417311231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/3-puisi-koko-p-bhairawa-bangka-pos-19.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/861236311417311231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/861236311417311231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/3-puisi-koko-p-bhairawa-bangka-pos-19.html' title='3 Puisi Koko P Bhairawa (Bangka Pos, 19-09-2010)'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJWMsrqhJkI/AAAAAAAAB2w/Sc7wEgSGUk8/s72-c/ancol+malam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1511075196892423600</id><published>2010-09-17T08:34:00.004+07:00</published><updated>2010-09-17T08:42:38.560+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOMBA KARYA TULIS'/><title type='text'>Lomba Karya Tulis Manajemen Aset 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJLHHz7JdvI/AAAAAAAAB2Y/ZhU03m5YB4M/s1600/poster+a4.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 283px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517691430493583090" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJLHHz7JdvI/AAAAAAAAB2Y/ZhU03m5YB4M/s400/poster+a4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bentuk Kegiatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba Karya Tulis Manajemen Aset antar siswa/siswi Sekolah Menegah Atas/sederajat se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tema Karya Tulis Ilmiah&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tema pokok karya tulis ilmiah ini adalah pembahasan ilmiah mengenai pengelolaan aset publik, sub-sub tema untuk karya tulis ilmiah ini dapat berkisar antara lain,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pengembangan Potensi Kekayaan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pengembangan Potensi Alam sebagai Aset Kepariwisataan &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemanfaatan Sumber Daya Air (sungai, waduk/bendungan, danau, sumber mata air, air terjun, dll) untuk Kesejahteraan Masyarakat. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengelolaan Fasilitas Prasarana Umum (jalan, jembatan, taman, terminal, stasiun, bandara, dll)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Peserta&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siswa/Siswi Sekolah Menengah Atas/sederajat seluruh Indonesia perorangan. Diharapkan dalam pembuatan Karya Tulis Manajemen Aset ini didampingi oleh Guru Pembimbing.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Penghargaan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karya Ilmiah terbaik peringkat I, II, dan III, akan mendapatkan penghargaan berupa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara I Uang Penghargaan : Rp. 3.000.000,00 dan tophy+sertifikat direktur POLBAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara II Uang Penghargaan : Rp. 2.000.000,00 dan trophy+sertifikat direktur POLBAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara III Uang Penghargaan : Rp. 1.000.000,00 dan trophy+sertifikat direktur POLBAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finalis 10 besar akan mepresentasikan karya tulisnya pada tanggal 30 Oktober 2010 di Politeknik Negeri Bandung, dan mendapatkan kehormatan untuk hadir pada Seminar Nasional Manajemen Aset 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas pengiriman Karya Tulis 24 September 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Judul : Bebas, ditentukan sendiri oleh peserta namun sesuai dengan permasalahan yang dibahas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sifat dan Isi Tulisan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Isi tulisan bersifat ilmiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sesuai dengan tema &amp;amp; permasalahan yang dibahas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kreatif, Objektif dan Inovatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Logis dan sistematis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sistematika &amp;amp; Format Tulisan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sistematika penulisan mencakup :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Halaman Judul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii. Abstrak, maksimal 750 kata dan diketik satu spasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii. Daftar Isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv. Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran (jika ada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kutipan harus menggunakan kaidah pengutipan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II LANDASAN TEORI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran (jika ada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Riwayat Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Format Tulisan: a. Font : Times New Roman (12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Spasi : 1,5 (untuk abstrak 1 spasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ukuran Kertas : A4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jumlah Halaman : minimal 15 halaman, maksimal 30 halaman termasuk judul, lampiran dan riwayat hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Batas Pengetikan : samping kiri 4cm, samping kanan 3cm, batas atas 4cm, batas bawah 3cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orisinilitas : Penulis menjamin bahwa karya tulis merupakan karya sendiri dan belum pernah di publikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hak Publikasi : Panitia diberikan hak dan wewenang untuk mempublikasikan karya tulis ilmiah pemenang lomba dengan tetap mencantumkan nama penulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Karya tulis dikirim oleh sekolah masing-masing dengan surat pengantar dari kepala sekolah atau yang mewakilinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Karya tulis yang telah di berikan menjadi hak panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grand Final – Presentasi Karya Tulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh makalah terbaik diwajibkan untuk memberikan presentasi dihadapan juri pada tanggal 30 Oktober 2010. Akomodasi peserta akan diberikan untuk 1 orang pemakalah utama dan 1 orang guru pembimbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta harap mempersiapkan slide presentasi dalam bentuk digital (format MS-PowerPoint), untuk waktu maksimum presentasi 15 menit, serta tanya jawab 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bobot Penilaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya tulis ilmiah peserta akan dinilai berdasarkan poin-poin berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Relevansi topik dengan tema : Bobot 30%&lt;br /&gt;2. Pembahasan Masalah : Bobot 40%&lt;br /&gt;3. Kelugasan Penulisan : Bobot 30%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam Grand Final, presentasi peserta akan dinilai berdasarkan poin-poin berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tata cara presentasi : Bobot 30%&lt;br /&gt;2. Isi Presentasi : Bobot 40%&lt;br /&gt;3. Tanya Jawab : Bobot 30%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Pendaftaran Lomba Karya Tulis Manajemen Aset : &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Calon peserta LKT Manajemen Aset mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan (form pendaftaran dapat diperbanyak dan dapat juga diunduh di www.manajemenasetpolban.web.id ) &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;LKT Manajemen Aset ini bersifat perseorangan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jumlah peserta dari setiap sekolah tidak dibatasi&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyertakan surat pengantar dari kepala sekolah atau yang mewakilinya secara kolektif jika dalam satu sekolah terdapat lebih dari satu peserta LKT Manajemen Aset &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Membayar uang pendaftaran, dapat dilakukan dengan dua cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Transfer ke rekening panitia lomba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0196994020 a.n. Imanta Maulana&lt;br /&gt;Bank BNI Perguruan Tinggi Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Memasukan uang pendaftaran ke dalam amplop pengiriman berkas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengirim berkas pendafatran ke alamat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat Manajemen Aset Politeknik Negeri Bandung&lt;br /&gt;Gedung B lantai 3, Jl Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kotak Pos 6368 BDCD&lt;br /&gt;Bandung 40126&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1511075196892423600?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1511075196892423600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/lomba-karya-tulis-manajemen-aset-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1511075196892423600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1511075196892423600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/lomba-karya-tulis-manajemen-aset-2010.html' title='Lomba Karya Tulis Manajemen Aset 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJLHHz7JdvI/AAAAAAAAB2Y/ZhU03m5YB4M/s72-c/poster+a4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4760423560092996264</id><published>2010-09-16T00:34:00.008+07:00</published><updated>2010-09-16T00:50:19.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Membaca Posisi RI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Menjelang Idulfitri, tepatnya pada 9 September 2010, World Economic Forum (WEF) kembali&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJEGNPJPUbI/AAAAAAAAB2Q/Lg1-D7TmdY8/s1600/WEF+REPORT+2.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 142px; FLOAT: right; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517197842978918834" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJEGNPJPUbI/AAAAAAAAB2Q/Lg1-D7TmdY8/s200/WEF+REPORT+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; mengeluarkan Global Competitiveness Report (GCR) 2010-2011. Tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya, laporan setebal 501 halaman ini memberikan pemeringkatan daya saing terhadap 139 negara di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, Indonesia yang sebelumnya menempati posisi 54 (2009) naik ke peringkat 44 dari 139 negara di dunia. Kenaikan substansial ini merupakan akumulasi dari peningkatan dan perbaikan peringkat beberapa indikator yang ditetapkan oleh WEF. Parameter tersebut mencerminkan posisi relatif Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengantarnya, WEF memberikan definisi mengenai daya saing yang secara garis besar bertitik tolak pada intitusi, kebijakan, dan produktivitas. Produktivitas menjadi penting karena dapat terlihat keberlanjutan dari kegiatan perekonomian suatu negara yang pada akhirnya menuju kesejahteraan. Tingkat produktivitas juga menunjukkan tingkat keuntungan yang diperoleh dari investasi, baik secara fisik, manusia, maupun teknologi dalam suatu perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjabaran definisi ini terlihat dari dua belas indikator yang secara gamblang diketahui masyarakat dunia. Indikator tersebut terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu persyaratan dasar yang meliputi institusi, infrastruktur, makroekonomi, serta kesehatan dan pendidikan dasar. Keempat persyaratan dasar ini menjadi kunci pendorong faktor ekonomi suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan WEF, pada periode ini Indonesia mendapat skor 4,43. Posisi ini memang jauh dari negara tetangga seperti Singapura yang menempati peringkat 3 dengan skor 5,48, Malaysia di peringkat 26 (4,88), Brunei Darussalam di posisi 28 (4,75), lalu Thailand di peringkat 38 (4,51).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 270px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517197069400380082" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJEFgNVvkrI/AAAAAAAAB2I/ElQmosjnJow/s400/WEF+REPORT.jpg" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Halaman Laporan WEF yang Memuat Hasil Pengukuran Daya Saing Indonesia (Sumber WEF, 2010)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, posisi Indonesia relatif lebih baik dibandingkan dengan Vietnam (59), Filipina (85), dan Kamboja (109). Bahkan jika boleh sedikit berbesar hati, kita menjadi negara dengan daya saing lebih baik dari negara-negara seperti Portugal (46), Italia (48), India (51), Afrika Selatan (54), Brasil (58), Turki (61), Sri Lanka (62), Rusia (63), Meksiko (66), Kroasia (77), Mesir (81), Yunani (83), dan Argentina (87). Membaca kenaikan peringkat tersebut dapat menjadi semacam usaha untuk meningkatkan pencapaian pada periode berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan peringkat kesehatan dan pendidikan dasar dari 82 menjadi 62 merupakan hasil kerja keras dari program mengentaskan buta aksara usia dini, program kesehatan ibu dan anak, serta penyediaan pendidikan dan kesehatan yang layak bagi masyarakat dari pelosok desa hingga kota, tak terkecuali saudara kita yang hidup di perbatasan atau pulau terdepan. Namun, keberhasilan ini tetap mendapat sorotan dengan adanya situasi kesehatan yang mengkhawatirkan, terutama kasus TBC dan malaria serta tingkat kematian bayi yang termasuk tertinggi di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan WEF lain terlihat dengan rendahnya kualitas infrastruktur di posisi 82, sehingga patut diperhatikan dan segera ditindaklanjuti dalam implementasi, khususnya pelabuhan (96), jalan (84), dan pasokan listrik (97).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, kesiapan teknologi bangsa Indonesia berada di posisi 91. Ternyata kemajuan dan meningkatnya penyerapan konten, fasilitas, dan kemampuan teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir tidak menjamin karena dalam laporan tersebut penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bangsa ini masih rendah dalam perbandingan global, yaitu di posisi 103. Dengan tiga parameter untuk melihat kesiapan teknologi, khususnya pada penggunaan internet berada di posisi 107, broadband internet subscriptions (99), dan internet bandwidth (102), Indonesia masih tergolong "payah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parameter untuk pendidikan dasar, pelatihan, dan pendidikan tinggi, serta inovasi sepertinya berhasil membawa bangsa ini masuk dalam jajaran negara yang berdaya saing. Peningkatan anggaran dan komitmen untuk pengalokasian terhadap bidang ini patut mendapat acungan jempol, walaupun kita tetap harus hati-hati dalam membaca hasil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas sistem pendidikan masuk kategori baik dengan posisi 40, begitu pula dengan pencapaian pada kapasitas inovasi (30), pengeluaran perusahaan untuk riset dan pengembangan (26), sinergi universitas dengan dunia industri dalam melakukan riset dan pengembangan (38), pengadaan pemerintah terhadap produk teknologi tinggi (30), dan ketersediaan ilmuwan dan insinyur tidak kalah dibandingkan dengan negara lain (31). Kualitas lembaga penelitian relatif baik dengan menempati posisi 44, begitu juga dengan akses internet di sekolah (50), dan ketersediaan jasa pelatihan serta peneliti di daerah (52).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya suatu laporan, semuanya dikembalikan kepada kita selaku pembaca dalam menyikapinya. Angka dan realita terkadang sulit untuk dilihat persamaanya. Kitalah yang dituntut kritis dan arif menyikapi. Ada pernyataan bijak yang sering dilontarkan pemimpin, "yang telah baik harus ditingkatkan menjadi lebih baik, dan yang masih kurang harus segera diperbaiki dan ditingkatkan menjadi baik". Alangkah indahnya jika pernyataan ini menjadi kenyataan dan segera diimplementasikan dalam tindakan nyata dan program yang langsung mengena dan dirasakan oleh masyarakat sehingga pada periode mendatang laporan WEF lebih membesarkan hati dan tidak sekadar angka-angka.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: &lt;a href="http://sivitas.lipi.go.id/prak001/"&gt;Prakoso Bhairawa Putera &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penulis, peneliti muda Pusat Penelitian Perkembangan Iptek - LIPI, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi di &lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=156125"&gt;PIKIRAN RAKYAT, 16 September 2010&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4760423560092996264?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4760423560092996264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/membaca-posisi-ri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4760423560092996264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4760423560092996264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/membaca-posisi-ri.html' title='Membaca Posisi RI'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TJEGNPJPUbI/AAAAAAAAB2Q/Lg1-D7TmdY8/s72-c/WEF+REPORT+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7368392048431239196</id><published>2010-09-13T19:51:00.007+07:00</published><updated>2010-09-13T22:07:56.133+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REKAM JEJAK'/><title type='text'>REKAM JEJAK PUBLIKASI MEDIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TI49VjFM7MI/AAAAAAAAB14/4lLm-IpjWw0/s1600/Publication+per+tahun+2009.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 386px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516414033979043010" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TI49VjFM7MI/AAAAAAAAB14/4lLm-IpjWw0/s400/Publication+per+tahun+2009.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Berikut ini terinci rekam jejak publikasi dari &lt;a href="http://prakosobhairawa.blogspot.com/"&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/a&gt; yang berhasil ditelusi dan disusun kembali dalam daftar ini. &lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Tahun 2009&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/01/14/114658/1068146/704/2009-kebangkitan-pemimpin-muda"&gt;2009 Kebangkitan Pemimpin Muda &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(detikNews, 14 Januari 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=218300"&gt;Mampu di Laut Kita Jaya &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Suara Karya, 16 Januari 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Langkah Percepatan Iptek &lt;em&gt;(Biskom, Januari 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyoal Urgensi Identitas Tunggal &lt;em&gt;(Surabaya Post, 9 Februari 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ragam Bahasa dan Publikasi Sastra di Ranah TIK &lt;em&gt;(Biskom, Februari 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/371.html"&gt;Meneladani Pemikiran Hatta &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Bangka Pos, 13 Maret 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jurnal &lt;em&gt;Online&lt;/em&gt; dalam Perkembangan TIK &lt;em&gt;(Biskom, Maret 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/381.html"&gt;Pemimpin Muda, Bisa!&lt;/a&gt; &lt;em&gt;(Bangka Pos, 24 Maret 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TI Untuk Kelautan Indonesia &lt;em&gt;(Biskom, April 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/386.html"&gt;Pemberantasan &lt;em&gt;Illegal Fishing&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;(Bangka Pos, 1 April 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=70925"&gt;Perempuan dan Teknologi Terkini &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 21 April 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://blog.sivitas.lipi.go.id/blog.cgi?isiblog&amp;amp;1191316948&amp;amp;&amp;amp;&amp;amp;1036008115&amp;amp;&amp;amp;1243571808&amp;amp;prak001&amp;amp;1240996196"&gt;Wajib, Penguatan Kedaulatan Wilayah Laut &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Surabaya Post, 13 Mei 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daya Saing Telematika Daerah &lt;em&gt;(Biskom, Mei 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;E-Tourism&lt;/em&gt; &lt;em&gt;(Inside Sumatera, Juni 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ahmadheryawan.com/opini-media/lingkungan-hidup/4308-teknologi-hijau.html"&gt;Teknologi Hijau &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 5 Juni 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/461/Sepuluh-Sepuluh.html"&gt;Sepuluh-Sepuluh &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Bangka Pos, 22 Juni 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/465.html"&gt;Pemartabatan Masyarakat Komunikatif &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Bangka Pos, 29 Juni 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Migrasi ke Bahan Ajar Digital &lt;em&gt;(Biskom, Juni 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=230357"&gt;Perangi Narkoba Menuju Indonesia Sehat &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Suara Karya, 1 Juli 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"Optimisme" Pelayanan Publik &lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 1 Juli 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://gagasanprakoso.blogspot.com/2009/07/kenapa-jadi-junkie-kalau-mau-gaul.html"&gt;Kenapa Jadi Junkie, Kalau Mau Gaul &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 13 Juli 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.biskom.web.id/2009/07/07/majalah-biskom-edisi-juli-2009.bwi"&gt;DMO, Paradigma Baru &lt;em&gt;E-Tourism&lt;/em&gt; &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Biskom, Juli 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=89849"&gt;Pengumuman SNMPTN &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 1 Agustus 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/500.html"&gt;Sehat Teknologi Untuk Anak &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Bangka Pos, 11 Agustus 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/505.html"&gt;Pangan Merdeka, Indonesia Sejahtera &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Bangka Pos, 17 Agustus 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggagas Masyarakat Komunikatif &lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 23 Agustus 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.majalahteras.com/2009/09/pengembangan-daerah-berbasis-kemandirian/"&gt;Pengembangan Daerah Berbasis Kemandirian &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Teras, September 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cetak.bangkapos.com/opini/read/524.html"&gt;Riset Untuk Penguatan Pangan &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Bangka Pos, 9 September 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=97914"&gt;Pengemis dan Pola Urban &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 14 September 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.biskom.web.id/2009/09/10/telah-terbit-biskom-september-2009.bwi"&gt;SMS dan Komunikasi Publik &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Biskom, September 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=102323"&gt;Pentingnya Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 8 Oktober 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=105689"&gt;Penguatan Iptek Nasional &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Pikiran Rakyat, 24 Oktober 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.biskom.web.id/2009/10/09/telah-terbit-biskom-oktober-2009.bwi"&gt;SIM Logistik Tanggap Bencana &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Biskom, Oktober 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.biskom.web.id/2009/11/09/telah-terbit-biskom-november-2009.bwi"&gt;Ragam Bahasa Narablog &lt;/a&gt;&lt;em&gt;(Biskom, November 2009)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7368392048431239196?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7368392048431239196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/rekam-jejak-publikasi-media.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7368392048431239196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7368392048431239196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/rekam-jejak-publikasi-media.html' title='REKAM JEJAK PUBLIKASI MEDIA'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TI49VjFM7MI/AAAAAAAAB14/4lLm-IpjWw0/s72-c/Publication+per+tahun+2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7895146607942893566</id><published>2010-09-13T19:41:00.003+07:00</published><updated>2010-09-13T19:46:01.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><title type='text'>Kompetisi Esai Mahasiswa 2010</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sebuah ikhtiar merawat negeri bhinneka; Tahun kedua dalam rangkaian kegiatan Kompetisi Esai Mahasiswa “MENJADI INDONESIA”. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 280px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516378080261686946" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TI4coxC_xqI/AAAAAAAAB1o/Yc0ynFaJqeE/s400/kem10-poster-WEB.jpg" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Indonesia membutuhkan kamu&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia membutuhkan anak muda, pemilik sah masa depan, untuk mewarnai dan merawat dengan semangat bhinneka. Sebab, nasionalisme hanyalah kata-kata kosong tak bermakna jika tanpa diikuti sikap kritis, gagasan, dan juga harapan akan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi Esai Mahasiswa 2010 adalah sebuah ikhtiar merawat negeri yang bhinneka; Tahun kedua dalam rangkaian kegiatan Kompetisi Esai Mahasiswa “MENJADI INDONESIA”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini adalah kerja sama TEMPO Institute, Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, didukung oleh President University, Mien R. Uno Foundation dan PLN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menantang mahasiswa, selapis tipis populasi yang beruntung menikmati pendidikan tinggi, untuk bersama menghargai pencapaian dan sekaligus menggali inisiatif membenahi centang-perenang persoalan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMA: &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Nasionalisme Ala Gue&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Subtema:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Budaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya adalah keseluruhan sistem sosial masyarakat. Bagaimana membangun Indonesia yang punya kebanggaan, keteguhan, tidak minder, dan malu korupsi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ekonomi – Kewirausahaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewirausahaan diyakini sebagai kunci kebangkitan Indonesia. Namun, ada berbagai prasyarat yang menuntut terwujudnya kewirausahaan. Kemandirian, kejujuran, ketangguhan, kreativitas, dan juga iklim yang kondusif. Bagaimana kita bisa membangun prasyarat ini, mulai dari tingkat lokal? Bagaimana model pendidikan yang tepat untuk menumbuhkan kewirausahaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kepemimpinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai kepemimpinan, terutama semangat melayani masyarakat, semakin tergerus. Apa yang bisa dilakukan anak muda, yang nota bene adalah pemimpin dan pemilik masa depan Indonesia, untuk menumbuhkan kepemimpinan yang solid?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia negeri yang bhinneka. Namun, belakangan ini kebanggaan pada keberagaman ini mulai terkikis. Beberapa kelompok memaksakan kebenaran versi mereka sendiri. Apa yang kamu bisa lakukan untuk memupuk kebanggaan dan penghormatan pada keberagaman ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tenggat Pengiriman Naskah: 20 September 2010, 24.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pengumuman Pemenang: 9 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Workshop untuk 20 Finalis: 25–28 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Juara I: Laptop + Rp 6.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Juara II: Laptop + Rp 4.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Juara III: Laptop + Rp 2.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pemenang plus 17 pengirim esai terbaik akan mendapat kesempatan mengikuti workshop kepemimpinan dan teknik menulis di Universitas President, Jakarta, bersama para tokoh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi lebih lengkap dan panduan kompetisi, silakan mengunjungi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tempo-institute.org/index.php/program/kompetisi-esai-mahasiswa-2010/"&gt;http://www.tempo-institute.org/index.php/program/kompetisi-esai-mahasiswa-2010/&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7895146607942893566?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7895146607942893566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/kompetisi-esai-mahasiswa-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7895146607942893566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7895146607942893566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/kompetisi-esai-mahasiswa-2010.html' title='Kompetisi Esai Mahasiswa 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TI4coxC_xqI/AAAAAAAAB1o/Yc0ynFaJqeE/s72-c/kem10-poster-WEB.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1661670666357265828</id><published>2010-09-11T16:06:00.005+07:00</published><updated>2010-09-11T16:25:14.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU ILMIAH'/><title type='text'>Analisis Undang-Undang No.18 Tahun 2002</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TItIn-5n5PI/AAAAAAAAB1Q/88zc7fLfAgQ/s1600/cover+full.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 283px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515582020382090482" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TItIn-5n5PI/AAAAAAAAB1Q/88zc7fLfAgQ/s400/cover+full.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Judul :&lt;/strong&gt; Analisis Undang-Undang No.18 Tahun 2002 Tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Bingkai Ekonomi Berlandaskan IPTEK &lt;em&gt;(Knowledge Based Economy)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Penulis :&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://sivitas.lipi.go.id/srim004/"&gt;Sri Mulatsih&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://sivitas.lipi.go.id/prak001/"&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://sivitas.lipi.go.id/prak001/"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Tebal dan Ukuran Buku &lt;/strong&gt;: x + 141 hlm.; 14,8 x 21 cm &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Cetak Pertama :&lt;/strong&gt; Jakarta, Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Editor :&lt;/strong&gt; Djati Wahyuni&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Penerbit:&lt;/strong&gt; LIPI Press, anggota Ikapi&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;ISBN 978-979-799-508-9&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Buku:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kebijakan Sistem Nasional Penelitian, Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Iptek (Sisnas P3 Iptek) yang dikeluarkan oleh pemerintah berdasarkan Undang-ndang No. 18 Tahun 2002 merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap iptek di Indonesia. Namun, kurang implementatif. Hal ini ditandai dengan masih kurang dikenalnya kebijakan ini oleh sebagian responden (yang terdiri atas perguruan tinggi, lembaga litbang pemerintah daerah/balitbangda, dan industri/badan usaha). Sebagai sebuah undang-undang ”payung” produk kebijakan ini harusnya lebih banyak memuat atau menerbitkan kelengkapan dalam bentuk turunan produk perundang-undangan yang sesuai dengan asas tata urutan hukum administrasi negara yang menjadi keharusan, bahkan petunjuk teknik dan pelaksanaan dari undang-undang belum dimiliki. Penguatan kelembagaan iptek sebagai unsur penting dalam Sisnas P3 Iptek tidak diikuti oleh kebijakan pendukung lainnya. Sehingga yang terjadi justru bagian-bagian lainnya difungsikan terlebih dahulu seperti jaringan dan tanpa adanya penguatan kelembagaan. Pengalaman di beberapa negara seperti, Singapura, Filipina, Australia, dan India dalam menghadirkan kebijakan nasional berkaitan dengan iptek, menunjukkan bahwa masing-masing negara tersebut lebih terfokus dalam mengarahkan bidang-bidang yang menjadi tujuan dari kebijakan yang dibuat. Kelembagaan serta dukungan dana sangat dibutuhkan dalam menjalankan fungsi serta aktivitas kelembagaan, dan sistem renumerasi merupakan bentuk penghargaan bagi para pelaku litbang. Bahkan diantara empat negara, undang-undang iptek berkaitan erat dengan kebijakan-kebijakan bidang pendidikan, ekonomi, perdagangan, keuangan dan lainnya, yang ada sebelum dan setelah undang-undang tersebut terbentuk.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penjabaran tiap Bab dari buku ini:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I PENDAHULUAN&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;1.2 Perumusan Permasalahan&lt;br /&gt;1.3 Tujuan Penelitian&lt;br /&gt;1.4 Sistematika Penulisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II METODOLOGI PENELITIAN&lt;br /&gt;2.1 Tinjauan Pustaka&lt;br /&gt;2.1.1 Content Analysis dan Implikasi untuk Penelitian Kebijakan Publik&lt;br /&gt;2.1.2 Knowledge based economy dalam Kerangka Implementasi Undang-Undang No. 18 Tahun&lt;br /&gt;2002&lt;br /&gt;2.2 Alur Kerja Penelitian&lt;br /&gt;2.3 Teknik Penelitian dan Analisis Data&lt;br /&gt;2.4 Sampel dan Lokasi Penelitian&lt;br /&gt;2.5 Tahapan Kegiatan Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III PERSPEKTIF ISI UNDANG-UNDANG SISTEM NASIONAL PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI&lt;br /&gt;3.1 Sejarah Terbentuknya Undang-Undang No. 18 Tahun 2002&lt;br /&gt;3.2 Struktur Isi Undang-undang No. 18 Tahun 2002&lt;br /&gt;3.3 Kelengkapan Undang-Undang No. 18 Tahun 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV ANALISIS PERBANDINGAN PERUNDANG-UNDANGAN IPTEK DI BEBERAPA NEGARA&lt;br /&gt;4.1 Perundang-undangan Iptek di Singapura&lt;br /&gt;4.2 Perundang-undangan Iptek di Filipina&lt;br /&gt;4.3 Perundang-undangan Iptek di Australia&lt;br /&gt;4.4 Perundang-undangan Iptek di India&lt;br /&gt;4.5 Perbandingan KBE dalam Undang-Undang di Beberapa Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB V ANALISIS PENJELASAN PASAL/AYAT KNOWLEDGE BASED ECONOMY (KBE) PADA BATANG TUBUH UNDANG-UNDANG SISTEM NASIONAL PENELITIAN, PENGEMBANGAN, DAN PENERAPAN IPTEK&lt;br /&gt;5.1 Penjelasan Kelembagaan Penelitian dan Pengembangan&lt;br /&gt;5.2 Penjelasan Sumber Daya Iptek&lt;br /&gt;5.3 Penjelasan Jaringan Iptek&lt;br /&gt;5.4 Penjelasan Fungsi dan Peran Pemerintah, Peran Serta Masyarakat dan Pembiayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VI ANALISIS IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG SISTEM NASIONAL PENELITIAN, PENGEMBANGAN, DAN PENERAPAN IPTEK&lt;br /&gt;6.1 Implementasi Undang-Undang No. 18 Tahun 2002&lt;br /&gt;6.2 Perspektif Pemangku Kepentingan dari Undang-Undang No. 18 Tahun 2002&lt;br /&gt;6.3 Kelembagaan, Sumber Daya, dan Jaringan&lt;br /&gt;6.4 Capaian Implementasi Undang-Undang No. 18 Tahun 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1661670666357265828?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1661670666357265828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/analisis-undang-undang-no18-tahun-2002.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1661670666357265828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1661670666357265828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/analisis-undang-undang-no18-tahun-2002.html' title='Analisis Undang-Undang No.18 Tahun 2002'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TItIn-5n5PI/AAAAAAAAB1Q/88zc7fLfAgQ/s72-c/cover+full.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7162191701407955361</id><published>2010-09-10T00:26:00.001+07:00</published><updated>2010-09-10T00:28:10.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi Agustus 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIkZHoYTQKI/AAAAAAAAB1I/hA4JWyYZeuI/s1600/Cover_Biskom_Agustus.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 305px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514966837581004962" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIkZHoYTQKI/AAAAAAAAB1I/hA4JWyYZeuI/s400/Cover_Biskom_Agustus.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Majalah BISKOM kali ini menampilkan Presiden Direktur PT. Sony Indonesia, Satoru Arai (Terima kasih kepada PT Sony Indonesia yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Agustus 2010 diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: Satoru Arai, Presiden Direktur PT. Sony Indonesia, Sony Akan Jadi Nomor Satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;- Teguh Prasetya, Group Head VAS Marketing Indosat, Akhir 2010, Pelanggan i-Klan Store Capai 3 Juta&lt;br /&gt;- Achmad Sunuadji Sofwan, COO PT Fujitsu Indonesia, Fujitsu Perluas ERP di Indonesia&lt;br /&gt;- Rahmad Widjaja Sakti, Direktur Product Marketing MLW Telecom, Pasar Modem Naik Signifikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;- Menuju 3D, Perlukah Penyaringan Konten Negatif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;- Layanan Navigasi, Makin Cepat di Jalur 4G&lt;br /&gt;- 4G, Video Interaktif Marak&lt;br /&gt;- Technopark: Inkubator Bisnis&lt;br /&gt;- Solo Technopark: Pilot Project Technopark Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;- Panasonic Ingin Kuasai Saham Sanyo&lt;br /&gt;- China Kendorkan Larangan Situs Pornografi&lt;br /&gt;- LG Tak Sanggup Penuhi Display iPad&lt;br /&gt;- Isu Blokir, Saham RIM Anjlok&lt;br /&gt;- Penjualan Symbian Lebih Tinggi Dari Android&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;- Sutiono Gunadi: Kemana Sampah Elektronik Berakhir?&lt;br /&gt;- Dirgayuza Setiawan: Hillary Clinton dan ”21st Century Statecraft”&lt;br /&gt;- Atang Setiawan: Cyber Crime, Sebuah Tantangan Bagi Penyidik&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Prakoso Bhairawa Putera: Ketika Peneliti Ngeblog&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Bob Julius Onggo: Mampukah Internet Memprediksi Bola?&lt;br /&gt;- Muhamad Jafar Elly: Peta Navigasi Elektronik Untuk Keselamatan Pelayaran Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;- Optoma Pico PK301&lt;br /&gt;- MSI GX660&lt;br /&gt;- Skypad One&lt;br /&gt;- NVidia GTX 460&lt;br /&gt;- Sony NEX3&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7162191701407955361?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7162191701407955361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/biskom-edisi-agustus-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7162191701407955361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7162191701407955361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/biskom-edisi-agustus-2010.html' title='BISKOM Edisi Agustus 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIkZHoYTQKI/AAAAAAAAB1I/hA4JWyYZeuI/s72-c/Cover_Biskom_Agustus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5827305957307024172</id><published>2010-09-09T23:54:00.006+07:00</published><updated>2010-09-10T00:12:00.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTA + GEDUNG'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOTO'/><title type='text'>Kemegahan Istana Maimun - Medan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIkSyFf6o1I/AAAAAAAAB0w/MQrN-w_0FOw/s1600/istana+maimun.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 255px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514959870370685778" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIkSyFf6o1I/AAAAAAAAB0w/MQrN-w_0FOw/s400/istana+maimun.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Istana Maimun adalah salah satu dari ikon kota Medan, Sumatra Utara, terletak di kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888, Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istana Maimun menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua, namun juga desain interiornya yang unik, memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu, dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia, namun sayang keadaanya kurang terurus sekarang. Jika kita melewati tempat ini pada sore hari, kita bahkan bisa melihat anak-anak bermain sepak bola di halaman istana ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5827305957307024172?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5827305957307024172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/kemegahan-istana-maimun-medan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5827305957307024172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5827305957307024172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/kemegahan-istana-maimun-medan.html' title='Kemegahan Istana Maimun - Medan'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIkSyFf6o1I/AAAAAAAAB0w/MQrN-w_0FOw/s72-c/istana+maimun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1506223058744200506</id><published>2010-09-09T23:44:00.004+07:00</published><updated>2011-02-03T23:28:13.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG SAYA'/><title type='text'>Sekilas Tentang Prakoso Bhairawa Putera</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TUrXiEttVvI/AAAAAAAAB88/-3FF8ulg0gw/s1600/IMG_8491b.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TUrXiEttVvI/AAAAAAAAB88/-3FF8ulg0gw/s320/IMG_8491b.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569500869578020594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://sivitas.lipi.go.id/prak001/"&gt;PRAKOSO BHAIRAWA PUTERA&lt;/a&gt;, memiliki nama pena Koko P. Bhairawa lahir di Tanjung Pandan (pulau Belitung), 11 Mei 1984. Setelah menamatkan pendidikan di SMU 2 Sungailiat (2002), ia melanjutkan studi pada jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP-Universitas Sriwijaya (2007). Ia pernah menjadi wartawan pelajar “AkSes” Bangka Pos Group. Selain itu ia juga aktif pada Lembaga Pers Mahasiswa ’Gelora Sriwijaya’ dan bertindak sebagai Pimpinan Redaksi pada Tabloid Mahasiswa “Indralaya Post” Universitas Sriwijaya dan pernah tergabung dalam Komunitas Pekerja Sastra Pulau Bangka (KPSPB) serta menjadi Koordinator Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Bangka-Belitung. Pada tahun 2006 ia dinobatkan sebagai Duta Bahasa tingkat Nasional oleh Pusat Bahasa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Karyanya pernah menjadi juara: Bercerita Sekawanan Camar –Pemenang 1 Cipta Puisi tingkat Nasional 2001-2002, Megat Serimbun Daun—Pemenang 1 Lomba Dongeng Melayu propinsi Bangka Belitung 2002. Selain itu juga ia sering menjuarai lomba Cipta Puisi, Pantun dan Cerpen on line se-Sumatera. Diantaranya Bercerita Sekawanan Camar; episode 2—Pemenang 2 Cipta Puisi Online II se-Sumatera 2004, Bercerita Sekawanan Camar; episode 4--Pemenang Harapan Cipta Puisi Online IV se-Sumatera 2005, Cut Kuntum Juempa Mulai Mekar--Pemenang Harapan Cipta Puisi Online V se-Sumatera 2005. Cerpennya berjudul ”Nek Tie” menjadi Pemenang Harapan Lomba Cerpen se-Sumatera 2005. Pada tahun yang sama cerpen “Coklat di Negeri Pasir” terpilih menjadi salah satu nominator Lomba Cerita Pendek Kreatifitas Pemuda yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga – CWI. Tahun 2006, cerpen “Tempat yang Kami Rindukan Dahulu” terpilih sebagai Pemenang III dalam Lomba Cerita Pendek Mahasiswa se-Indonesia yang diadakan oleh Bahana Mahasiswa Univ Riau, dan cerpen “Aku Lelah Menjadi Cantik” menjadi nominator cerpen remaja terbaik di Balai Bahasa Palembang. Tahun 2008, karyanya ”Cupat Gantang” menjadi Pemenang III Sayembara Penulisan Cerita Rakyat tingkat Nasional. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Finalis Remaja Berprestasi (RBA) tingkat Nasional versi Majalah Annida 2000 ini kerap menulis untuk Suara Karya, Suara Pembaruan, Kompas ”Oase”, Pikiran Rakyat, Radar Banten, Banten Raya Post, Annida, Cinta, Bangka Pos, Padang Ekpsres, Sriwijaya Post, Singgalang, Sumatera Ekspres, Transparan, Berita Pagi, Tabloid Monica, Bahana Mahasiswa-Unri, Indralaya Post-Unsri, Tabloid Anak Hoplaa serta tersebar di internet (cybersastra.net, puitika.net, penulislepas.com, milis apresiasisastra, cagak.com, dll). Buku-bukunya: &lt;a href="http://books.google.co.id/books?id=1l546K8GMJQC&amp;amp;pg=PA9&amp;amp;lpg=PA9&amp;amp;dq=Megat+Merai+Kandis&amp;amp;source=bl&amp;amp;ots=PjurAU-USk&amp;amp;sig=ho6IPQVML3IwJaVd6FsmbdLH9gM&amp;amp;hl=id&amp;amp;ei=7BSRTJHVHYusvgOy45nZCw&amp;amp;sa=X&amp;amp;oi=book_result&amp;amp;ct=result&amp;amp;resnum=1&amp;amp;ved=0CBIQ6AEwAA#v=onepage&amp;amp;q&amp;amp;f=false"&gt;Megat Merai Kandis &lt;/a&gt;(Grasindo), La Runduma (2005), Ode Kampung (2006), 142 Penyair Menuju Bulan (2006), Uda Ganteng No 13 (2006), Menggapai Cahaya (2006), Aisyah di Balik Tirai Jendela (2006), Teen World: Ortu Kenapa Sih? (2006), Medan Puisi (2007), Asal Mula Bukit Batu Bekuray (2007), Ronas dan Telur Emas (2008), Tanah Pilih (2008), Putri Bunga Melur (2008), Aku Lelah Menjadi Cantik (2009), Pedas Lada Pasir Kuarsa (2009), Cerita Rakyat dari Palembang (2009), Wajah Deportan (2009), Pendekar Bujang Senaya (2010), Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger (2010), dan Membaca dan Memahami Cerpen (2010). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2009, Ia mendapat Penghargaan Anugerah Riset dan Teknologi dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Ia juga menjadi Penulis Muda Berbakat dalam ajang &lt;a href="http://khatulistiwaliteraryaward.wordpress.com/2009/10/14/keputusan-terakhir-perihal-karya-karya-yang-masuk-kategori-penulis-berbakat-khatulistiwa-literary-award-2009/"&gt;Khatulistiwa Literary Award &lt;/a&gt;(KLA) 2009. Saat ini aktif menjadi peneliti pada Pusat Penelitian Perkembangan IPTEK – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Jakarta) dan melanjutkan studi di PPS Administrasi Kebijakan Publik – Universitas Indonesia. Mengelola blog pribadinya yang beralamat http://prakosobhairawa.blogspot.com. Bisa dihubungi di 0813-73600029 atau koko_p_bhairawa@yahoo.co.id.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1506223058744200506?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1506223058744200506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/sekilas-tentang-prakoso-bhairawa-putera.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1506223058744200506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1506223058744200506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/sekilas-tentang-prakoso-bhairawa-putera.html' title='Sekilas Tentang Prakoso Bhairawa Putera'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TUrXiEttVvI/AAAAAAAAB88/-3FF8ulg0gw/s72-c/IMG_8491b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-207663532164071834</id><published>2010-09-06T12:40:00.006+07:00</published><updated>2010-09-10T00:20:48.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PORTRAIT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOTO'/><title type='text'>Menyaksikan Permainan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIR_n-CEhsI/AAAAAAAAB0Y/a7_0gy5BQEA/s1600/menyaksikan+permainan.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 274px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513672168451638978" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIR_n-CEhsI/AAAAAAAAB0Y/a7_0gy5BQEA/s400/menyaksikan+permainan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Aktivitas pagi di pantai Pangandaran menarik untuk diabadikan salah satu dengan foto ini.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-207663532164071834?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/207663532164071834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/menyaksikan-permainan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/207663532164071834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/207663532164071834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/menyaksikan-permainan.html' title='Menyaksikan Permainan'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIR_n-CEhsI/AAAAAAAAB0Y/a7_0gy5BQEA/s72-c/menyaksikan+permainan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-243733927475855944</id><published>2010-09-06T12:25:00.003+07:00</published><updated>2010-09-10T00:15:51.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LANDSCAPE KO'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOMBA FOTO'/><title type='text'>Pesona Pantai Batu Karas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIR93LE9VtI/AAAAAAAAB0I/6K_jQdtmDLs/s1600/biru+langitnya,+biru+lautnya,+damai+terasa.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 273px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513670230628194002" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIR93LE9VtI/AAAAAAAAB0I/6K_jQdtmDLs/s400/biru+langitnya,+biru+lautnya,+damai+terasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;biru langitnya, biru lautnya, damai terasa&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Objek wisata yang satu ini merupakan perpaduan nuansa alam antara objek wisata Pangandaran dan Batu Hiu dengan suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat dengan pantainya yang landai membuat pengunjung kerasan tinggal di kawasan ini. Terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang dengan jarak ± 34 km dari Pangandaran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-243733927475855944?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/243733927475855944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/pesona-pantai-batu-karas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/243733927475855944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/243733927475855944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/pesona-pantai-batu-karas.html' title='Pesona Pantai Batu Karas'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIR93LE9VtI/AAAAAAAAB0I/6K_jQdtmDLs/s72-c/biru+langitnya,+biru+lautnya,+damai+terasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-3092434360463307091</id><published>2010-09-03T10:38:00.003+07:00</published><updated>2010-09-03T10:56:15.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>FINALIS OLIMPIADE PENELITIAN SISWA INDONESIA 2010</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Juri Seleksi 983 Naskah OPSI 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2010 telah memasuki  tahap awal yakni proses penyeleksian naskah penelitian. Sebanyak 983  makalah yang diterima oleh Subdit Kesiswaan, Direktorat Pembinaan SMA  telah diseleksi oleh tim juri pada 20 – 22 Agustus 2010. Kegiatan  seleksi ini berlangsung di Hotel Golden Flower, Jalan Asia Afrika,  Bandung. Diperoleh 95 makalah terbaik yang akan diundang ke Jakarta  untuk mengikuti pameran poster dan presentasi penelitian. Masing-masing  dari bidang Sains Dasar (30 makalah), Sains Terapan (40 makalah), dan  bidang IPS dan Humanior (25 makalah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) merupakan format baru dan  penyempurnaan dari kegiatan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR). Tahun  ini adalah kali kedua pelaksaan OPSI yang diadakan sebagai wahana  pengembangan dan kompetisi bagi siswa SMA yang bertujuan untuk  memotivasi siswa melakukan penelitian. Kegiatan ini diawali dengan  seleksi makalah, menampilkan hasil penelitian melalui poster dan  pameran, serta mempresentasikan hasil penelitian tersebut. Makalah yang  terseleksi sesuai dengan kriteria penilaian yang disepakati, akan  diikutsertakan pada tahap kompetisi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan  diselenggarakannya OPSI yakni untuk menjaring siswa yang memiliki bakat  dan kemampuan dalam bidang penelitian, menumbuhkembangkan budaya  meneliti di kalangan siswa SMA, dan memotivasi siswa SMA untuk berkreasi  dalam berbagai bidang ilmu sesuai dengan minat dan bakatnya, serta  mendapatkan hasil penelitian yang orisinil, berkualitas, dan kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bidang yang dilombakan pada OPSI tahun ini dikelompokkan  menjadi 3 (tiga) ; Kelompok Sains Dasar (matematika, fisika, kimia,  biologi), Kelompok Sains Terapan (ekologi, mesin dan eletronika,  komputer/informatika, kesehatan, pertanian), serta IPS dan Humaniora  (ekonomi dan manajemen, sejarah dan kebudayaan, bahasa dan kesusastraan,  pendidikan dan psikologi, sosiologi dan antropologi). Dari 983 naskah  yang diterima oleh panitia terdiri dari 240 makalah dari bidang sains  dasar, 472 dari bidang sains terapan, dan 199 dari bidang IPS dan  humaniora.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk melakukan proses seleksi terhadap 983 makalah  yang masuk, telah dibentuk tim juri yang berasal dari beberapa pakar  penelitian dan dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri Indonesia  dengan latar belakang ilmu ataupun bidang yang diteliti. Secara garis  besar penilaian makalah penelitian meliputi aspek ; keterpenuhan metode  ilmiah, keunikan ide penelitian dan kreativitas, peluang aplikasi,  orosinilitas, dan kebahasaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Koordinator juri bidang sains  terapan, Dr. Ir. Moh. Hasroel Thayib, APU mengatakan peranan guru sangat  penting dalam mendukung motivasi siswa untuk meneliti. Dari beberapa  makalah yang diseleksi, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki  oleh siswa, khususnya metodologi penelitian yang dilakukan masih belum  terstruktur. Maka itu, menurut Hasroel, guru harus lebih dulu memberikan  pemahaman pada siswa tentang bagaimana prosedur meneliti yang baik.  “Masih banyak makalah yang perlu mendapat perhatian khusus dari guru,  meski beberapa diantaranya ada juga yang sudah cukup baik untuk tataran  siswa SMA. Namun demikian apa yang sudah dilakukan oleh hampir seribu  siswa yang mengirimkan naskah dalam ajang OPSI ini kita berikan  apresiasi yang luar biasa atas keinginan mereka untuk meneliti, ini  sebenarnya tujuan utama kita.” Jelas Hasroel. Rinda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan finalisnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIBxk5VkWcI/AAAAAAAABzg/HVAD3dtIwPo/s1600/lampiran+opsi.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 291px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIBxk5VkWcI/AAAAAAAABzg/HVAD3dtIwPo/s400/lampiran+opsi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512530822582000066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIBxeaCh7VI/AAAAAAAABzY/qx5y8XOP1c0/s1600/lampiran+opsi+2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 291px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIBxeaCh7VI/AAAAAAAABzY/qx5y8XOP1c0/s400/lampiran+opsi+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512530711101435218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-3092434360463307091?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/3092434360463307091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/finalis-olimpiade-penelitian-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3092434360463307091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3092434360463307091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/09/finalis-olimpiade-penelitian-siswa.html' title='FINALIS OLIMPIADE PENELITIAN SISWA INDONESIA 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIBxk5VkWcI/AAAAAAAABzg/HVAD3dtIwPo/s72-c/lampiran+opsi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4757252897638367411</id><published>2010-08-25T22:47:00.010+07:00</published><updated>2010-08-25T23:01:50.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><title type='text'>Sayembara Cerpen &amp; Cerber Femina 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU9E6U6ccI/AAAAAAAABy4/mhmGLX67kNE/s1600/Publication6.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 231px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU9E6U6ccI/AAAAAAAABy4/mhmGLX67kNE/s400/Publication6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509376873743413698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syarat Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Peserta adalah Warga Negara Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik &amp;amp; benar dan menggunakan ejaan yang disempurnakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Naskah harus karya asli, bukan terjemahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tema bebas, namun sesuai untuk majalah femina.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik &amp;amp; online dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Naskah dilampiri formulir asli dan fotokopi KTP.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Formulir yang diunduh dari www.femina.co.id merupakan formulir asli.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peserta hanya boleh mengirim 2 naskah terbaiknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hak untuk menyiarkannya di media online ada pada PT Gaya Favorit Press&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Redaksi berhak mengganti judul dan menyunting tanpa mengubah isi.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Naskah yang tidak menang, namun memenuhi syarat, akan dimuat di femina. Penulis akan mendapat honor sesuai standar femina.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keputusan juri mengikat. Tidak dapat diganggu-gugat dan tidak ada surat menyurat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lomba ini tertutup untuk karyawan Feminagroup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kirimkan naskah ke:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEDUNG FEMINA&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;JLN. H.R. RASUNA SAID KAV. B 32 -33&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA 12910&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Syarat Khusus Cerpen:&lt;/span&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font Arial ukuran 12.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panjang naskah 6-8 halaman, dan dikirim sebanyak dua rangkap disertai 1 (satu) CD berisi naskah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amplop kiri atas ditulis: Sayembara Mengarang Cerpen femina 2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Naskah ditunggu selambat-lambatnya 31 Agustus 2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemenang akan diumumkan di femina, terbit akhir November 2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karya pemenang utama akan dimuat di femina edisi tahunan 2011.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Syarat Khusus Cerber:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font Arial ukuran 12.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panjang naskah antara 40-50 halaman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dijilid dan dikirim sebanyak dua rangkap, disertai 1 (satu) CD berisi naskah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amplop kiri atas: Sayembara Mengarang Cerber femina 2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Naskah ditunggu selambat-lambatnya 30 November 2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemenang akan diumumkan di femina, terbit akhir April 2011.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.femina-online.com/event/100623/form_Say_PenBer.pdf"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 152px; height: 44px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU9Svf5WNI/AAAAAAAABzA/UAhSRM3_1oo/s320/Publication7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509377111354857682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;sumber: &lt;a href="http://www.femina-online.com/event/event_detail.asp?id=210&amp;amp;views=37"&gt;femina.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4757252897638367411?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4757252897638367411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/sayembara-cerpen-cerber-femina-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4757252897638367411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4757252897638367411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/sayembara-cerpen-cerber-femina-2010.html' title='Sayembara Cerpen &amp; Cerber Femina 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU9E6U6ccI/AAAAAAAABy4/mhmGLX67kNE/s72-c/Publication6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-346987073179031096</id><published>2010-08-25T21:53:00.006+07:00</published><updated>2010-08-25T22:23:54.091+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN WISATA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSIDE SUMATERA'/><title type='text'>Meneliti dan Berwisata di Bumi Sepintu Sedulang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkemahan ilmiahadalah salah satu pilihan untuk mengisi liburan panjang selepas pembagian rapor anak sekolah. Namun jenis liburan ini belum cukup mudah ditemukan dalampaket-paket operator perjalanan kita. Kita masih cenderung menjual industri wisata dalam negeri dengan cara apa adanya dan dimaksudkan sebagai suatuperjalanan ke tempat-tempat umum saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0lxYSGyI/AAAAAAAAByY/GF-PBc2gmXg/s1600/Publication1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 273px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0lxYSGyI/AAAAAAAAByY/GF-PBc2gmXg/s400/Publication1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509367542672661282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Foto dan Teks : &lt;a href="http://prakosobhairawa.blogspot.com/"&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kegiatanwisata ilmiah yang sangat cocok untuk para siswa adalah Perkemahan Ilmiah RemajaNasional (PIRN) yang tahun 2010 ini diadakan di Bumi Sepintu Sedulang, Kabupaten Bangka (Babel) dari tanggal 27 Juni s.d 4 Juli lalu. Kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan ditahun 2010 bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka, dan Pemerintah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PIRN adalah terjemahan bebas dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Youth Science Camp&lt;/span&gt;. Dalam hal ini,konotasi "perkemahan" tidak harus dikaitkan dengan kemah yang menggunakan"tenda", tetapi dapat juga diartikan sebagai suatu tempat/ruangan/aula/kelas untuk proses pembelajaran dan pelatihan. Penyelenggaraan PIR berhubungan dengantujuan dari Konferensi Anak-anak Sedunia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Childrenof the World Conference)&lt;/span&gt; tahun 1963 di Grenoble, Prancis, yang diprakarsai oleh UNESCO. LIPI sendiri tahun ini mengadopsinya dengan nuasana yang berbedadengan mendekatkan alam, wisata, pendidikan, dan riset dalam dunia tumbuh kembang anak remaja yang lebih variatif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Slogan PIRN tahun ini menjadi "Gaul, Muda, dan Pintar",dengan mengusung tema "Ekosistem dan Wilayah Pertambangan". Berangkat dari pemahaman ini, Bangka Belitung sebagai wilayah pertambangan terutamapenambangan timah telah mengalami perlakuan dari proses ekspansi dan eksplorasi hasil tambang. Oleh karena itu,diperlukan pemantauan dan pengelolaan dari kegiatan tersebut keseluruhan, komprehensif, dan terpadu untuk melindungi lingkungan dan sumberdaya pesisir dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riset dan Wisata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menariknya dari kegiatan ini begitu kental dengan kegiatan nilai budaya lokal dan pesona wisata yang menakjubkan di pulau Bangka. Tak kurang sekitar 500 peserta dari 31 propinsi dari seluruh Indonesia disuguhiatraksi dan keindahan bumi Sepintu Sedulang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;red-sebutan untuk kabupaten Bangka&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0mmaq07I/AAAAAAAAByo/tDsj3xNd1zY/s1600/Publication4.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 308px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0mmaq07I/AAAAAAAAByo/tDsj3xNd1zY/s400/Publication4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509367556909749170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak pembukaan acara, peserta sudah disuguhi tari-tari khas daerah Bangka seperti tari Sambut Sepintu Sedulang, tabuhan Rampak Gendang Melayu, dan tari-tarian lain. Setiap hari lidah para peserta dimanjakan dengan makanan khas yang serta seafood. Bahkan ketika melakukan riset lapangan, interaksi dengan masyarakat lokal penambang, masyarakat etnis Tionghoa, dan Melayu menjadi kajian yang menarik untuk ditulis oleh para peserta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengembangan pariwisata sebagai alternatif sumber penghasil selain penambangan pun ikut dicermati oleh para peserta. Lokasi penelitian untuk siswa ditempat di kawasan multi etnis dengan nilai budayalokal yang masih kental. Bahkan ibu bapak guru yang ikut mendampingi para peserta tak luput dari kegiatan workshop guru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Workshop Guru memberikan pengalaman menarik untukpara tenaga pengajar dari seluruh Indonesia itu untuk melakukan riset sosial atau ilmu pengetahuan alam dengan lokasi di Pantai Matras, Pantai Parai Tenggiri, dan lingkungan multi etnis di perkampungan Pohin (Air Duren) Bangka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pantai Matras dan Pantai Parai Tenggiri menjadi representatif pantai-pantai di Bangka yang amat indah dan landai. Terletak disebelah timur laut Pulau Bangka dan berjarak sekitar 40 km dari Pangkalpinang atau 7 km dari kota Sungailiat. Pantai indah ini terkenal dengan nama Pantai Matras karena terletak di desa Matras, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Panjang pantai ini mencapai 3 km dan lebar 20-30 m yang dilatar belakangi pepohonan kelapa dan aliran sungai yang jernih dari daratan menuju laut. Sedangkan Pantai Parai Tenggiri karena keelokan pemandangan dan suasananya, sering menyebut pantai ini sebagai Pantai Surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0mfAmgrI/AAAAAAAAByg/zSsoRGsOlsk/s1600/Publication2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 271px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0mfAmgrI/AAAAAAAAByg/zSsoRGsOlsk/s400/Publication2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509367554921366194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk wisata sejarah, field trip di Bangka Barat, tepatnya di Kota Muntok, tentu saja menjadi sangat menarik. Kota ini merupakan tanah tempat pengasingan para pemimpin bangsa di awal-awal kemerdekaan. Sejumlah nama seperti Ir. Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, Sekretaris Negara Pringgodigdo, Menteri Luar Negeri Agus Salim, Menteri Pengajaran Ali Sastroamidjojo, Ketua Badan KNIP Mr Assaat,Wakil Perdana Menter iMr Moh Roem dan Kepala Staf Angkatan Udara Komodor Udara S Suryadarma pernah di tempatkan di Wisma Ranggam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesanggrahan Muntok adalah nama asli Wisma Ranggam. Kata pesanggrahan diambil dari bahasa Sansekerta yang berartitempat peristirahatan atau penginapan. Wisma Ranggam dibangun pada tahun 1927 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Tempat ini dijadikan sebagai tempat peristirahatan pegawai perusahaan timah milik Belanda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Didepan Wisma Ranggam berdiri kokoh sebuah tugu yang tak lekang dimakan zaman. Ditugu tersebut terdapat prasasti yang ditandatangani oleh Bung Hatta padatanggal 17 Agustus 1951. Isi tulisan tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Kenang-kenang Menoembingdi Bawah Sinar Gemerlap Terang Tjoeatja, Kenang-kenang membawa Kemenangan, Bangka, Djogdjakarta, Djakarta, Hidoep Pancasila, Bhineka Tunggal Ika".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lokasi berikutnya adalah sebuah pantai yang terletak di Kelurahan Tanjung,Kecamatan Mentok. Pantai ini terletak ±9 km dari Kota, di sini terdapat menaraatau Mercusuar yang dibangun pada tahun 1862. Dari puncaknya dapat disaksikan seluruh kawasan Pantai Mentok yang indah. Fungsi dari menara itu sendiri untuk melihat keluar masuknya kapal-kapal dari/ke Pelabuhan Mentok. Di sini juga terdapat pula monumen peringatan 21 (duapuluh satu) perawat Australia yanggugur dalam peristiwa pemboman kapal laut Australia oleh tentara Jepang pada tanggal 16 Pebruari 1942. Para perawat itu terdampar di Muntok setelah kapal yang mereka tumpangi SS Vyner Brooke tenggelam di perairan Bangka dalam perjalanan menuju Singapura.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan hanya itupara peserta pun berkesempatan untuk melihat proses peleburan timah di kawasan PELTIM muntok, bahkan beberapa kelompok berhasil mencapai puncak Menumbing. Menumbing bukan tempat asing dalam sejarah Bangsa ini. Sama seperti Wisma Ranggam, Kompleks Giri Sasana Menumbing menjadi tempat pengasingan tokoh-tokoh bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0luYQV_I/AAAAAAAAByQ/IZIcbnOEMHE/s1600/Publication3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 270px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0luYQV_I/AAAAAAAAByQ/IZIcbnOEMHE/s400/Publication3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509367541867239410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan informasi tertulis yang dipajang di ruang 102, Soekarno dan kawan-kawan dibawa ke tempat ini dibagi menjadi tiga kelompokatau rombongan. Rombongan pertama adalah Mohammad Hatta, Mr A.G. Pringgodigdo, Mr. Assaat, dan Komodor Udara S Suryadarma. Mereka datang ke tempat ini tanggal 22 Desember 1948 dari Yogyakarta. Rombongan kedua adalah Mr. Moh Roem dan Mr.Ali Sastroamidjojo, yang dibawa langsung oleh Belanda dari Yogyakarta ke Manumbing pada tanggal 31 Desember 1948 dan rombongan ketiga adalah Bung karnodan Agus Salim didatangkan ke Bangka pada tanggal 6 februari 1949 dari tempat pengasingannya Kota Prapat, Sumatera Utara yang berdekatan dengan Danau Toba. Mereka datang dengan pesawat Catalina yang mendarat di Muara Sungai Pangkalbalam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kegiatan perkemahan ilmiah yang berakhir di komplek dengan ketinggian 445 meter dari permukaan laut ini membawa berbagai macam perasaan, mulai dari rasa keperihatinan lingkungan, kekaguman, kebersamaan, dan wawasan baru tentang bumi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dipublikasi pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Majalah Inside Sumatera tourism &amp;amp; lifestyle magazine, edisi Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-346987073179031096?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/346987073179031096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/meneliti-dan-berwisata-di-bumi-sepintu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/346987073179031096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/346987073179031096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/meneliti-dan-berwisata-di-bumi-sepintu.html' title='Meneliti dan Berwisata di Bumi Sepintu Sedulang'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THU0lxYSGyI/AAAAAAAAByY/GF-PBc2gmXg/s72-c/Publication1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1299171818067427045</id><published>2010-08-25T21:40:00.004+07:00</published><updated>2010-08-25T21:47:15.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN WISATA'/><title type='text'>Sensasi Jelajah di Titik Referensi Jawa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;AIR laut sedang surut saat menyinggahi Cibom yang jaraknya tidak lebih dari tiga puluh menit perjalanan dengan menggunakan kapal dari Pulau Peucang. Kapal pun harus jangkar lebih ke tengah dan tak bisa merapat. Tak berbeda dengan Peucang, Cibom langsung menyambut dengan hamparan pasir putihnya dan karang-karang yang terlihat begitu memesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada sejarah mengagumkan tertulis di kawasan inti dari Taman Nasional Ujung Kulon ini. Tahun 1808 silam, Gubernur Jenderal Hindia Belanda pernah merencanakan pembangunan pelabuhan laut di daerah Cibom. Sultan Banten yang pada saat itu berat hati menfasilitasi dengan penyediaan pekerja. Namun, pembangunan ini gagal karena para kerja pribumi dan Belanda banyak yang menderita sakit bahkan meninggal dunia.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THUskT8PhLI/AAAAAAAAByI/v5KgqimM7nc/s1600/Publication1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 273px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THUskT8PhLI/AAAAAAAAByI/v5KgqimM7nc/s400/Publication1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509358721497531570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penyakit tersebut kemudian dikenal dengan istilah malaria yang pada saat itu disebut sebagai "uap beracun yang berasal dari lahan kerja baru". Padahal, wabah tersebut disebabkan nyamuk anopheles betina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penasaran untuk melihat lebih dekat sisa-sia bangunan peninggalan Belanda dan Tanjung Layar yang dikenal sebagai titik referensi Jawa, tidak ada cara lain mau tidak mau tracking di sisi dalam Cibom menjadi pilihan. Perjalanan normal menuju Tanjung Layar bisa 60 hingga 70 menit. Namun, jalan setapak yang biasa dilalui medannya cukup berat kali ini, lantaran hujan semalam membuatnya lebih licin dan dipenuhi lumpur. Hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat ini benar-benar membuat decak kagum, aroma asri hijau dan sejuk menjadikanya habitat ideal bagi badak Sunda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Rhinoceros sondaicus)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan setapak yang sebetulnya hanya sejauh 1,66 kilometer terasa begitu panjang dan tanpa ujung, sementara itu rombongan pun mulai terbagi menjadi beberapa. Sesekali terlihat di antara kami ada yang terjatuh, tetapi hanya cedera ringan. Belukar dan pepohonan yang tumbang ternyata menjadikan objek foto beberapa rekan. Tak ayal, gelak tawa pun menjadi pengusir lelahnya perjalanan. Kebosanan mulai terobati ketika pohon kiara pencekik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ficus sp)&lt;/span&gt; melintang di tengah jalan. Pohon kiara seperti pintu gerbang menuju lokasi yang dituju. Hal ini karena lubang besar di pohon tersebut menyerupai pintu masuk dengan hiasan akar-akar yang menjuntai hingga ke tanah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya tujuan mulai terlihat, dari kejauhan lokasi memang tidak terlihat karena rimbunnya pepohonan. Akan tetapi, setelah melewati sisa-sisa bangunan penjara tua milik Belanda, terhampar hijau rerumputan dilindungi karang-karang tinggi. "Subhanallah!" Inilah titik referensi di ujung barat Pulau Jawa. Tak terbayang jika lokasi ini dulunya adalah tempat penahanan para bajak laut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanjung Layar merupakan padang hijau dengan dilindungi karang setinggi rumah tingkat tiga. Padang ini pun tampaknya menjadi tempat bermain kawanan banteng Sunda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Bos sondaicus)&lt;/span&gt;. Terlihat dari banyaknya kotoran banteng Sunda tersebar. Setelah cukup melepas kepenatan dan mengabadikan keindahan Tanjung Layar, saatnya untuk kembali ke Pulau Peucang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tracking pulang ke titik penjemputan di Cibom harus melalui pesisir yang dipenuhi karang. Pilihan ini diambil, mengingat semakin sore dan hari menjelang gelap. Jelajah di sepanjang pesisir ternyata tak kalah menariknya, tetapi harus tetap berhati-hati jangan sampai salah langkah ataupun terpeleset. Permukaan karang yang cukup tajam dan licin sempat membuat penulis terjatuh hingga harus mendapat pertolongan pertama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kawasan Cibom dengan Tanjung Layarnya benar-benar menarik untuk dikunjungi, sebagai wilayah konservasi dengan keindahan alamnya. Akan tetapi, perlu diketahui juga untuk pengunjung yang hendak menyinggahi Cibom, gunakan antinyamuk terlebih dahulu buat berjaga-jaga dari serangan Anopheles betina, siapkan juga kotak P3K berikut perlengkapan yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal semacam ini menjadikan kita lebih terjaga. Nah, penasaran untuk melihat titik di ujung barat Pulau Jawa" Cibom patut disinggahi. (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prakoso Bhairawa Putera,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"blogger" dan peminat fotografi wisata&lt;/span&gt;) ***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Publikasi &lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=153414"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;PIKIRAN RAKYAT, edisi edisi Sabtu - 21 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1299171818067427045?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1299171818067427045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/sensasi-jelajah-di-titik-referensi-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1299171818067427045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1299171818067427045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/sensasi-jelajah-di-titik-referensi-jawa.html' title='Sensasi Jelajah di Titik Referensi Jawa'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/THUskT8PhLI/AAAAAAAAByI/v5KgqimM7nc/s72-c/Publication1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7160596515909848470</id><published>2010-08-14T11:44:00.004+07:00</published><updated>2010-09-12T02:24:04.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOMBA FOTO'/><title type='text'>Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka - Total Hadiah 50jt (21 September 2010)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIvV_Pv1pDI/AAAAAAAAB1g/Ep_tuDWwRd8/s1600/brosur+lomba.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 285px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515737451180958770" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIvV_Pv1pDI/AAAAAAAAB1g/Ep_tuDWwRd8/s400/brosur+lomba.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung di Jakarta (IA-ITB Jakarta) menyelenggarakan perlombaan foto dengan informasi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;“Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;“ Mendorong Semangat Bangsa Indonesia Dengan Menengok Keberhasilan dan Pencapaian Bangsa &lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;MAKSUD DAN TUJUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;Maksud kegiatan ini adalah upaya Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung di Jakarta (IA-ITB Jakarta) untuk ikut menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-65, dan merefleksikan diri dengan melihat kemajuan dan pencapaian bangsa setelah 65 tahun merdeka, serta menengok kekurangan atau pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bangsa kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Tujuan penyelenggaraan lomba adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Melalui lomba foto Kemerdekaan RI Ke-65 oleh IA-ITB Jakarta dapat memberikan gambaran tentang pencapaian Bangsa Indonesia kepada masyarakat luas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Melalui lomba foto Kemerdekaan RI Ke-65 oleh IA-ITB dapat menumbuhkembangkan kebanggaan terhadap pencapaian Bangsa Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Melalui karya foto yang ditampilkan akan memberi semangat kepada setiap insan Indonesia untuk berpartisipasi dalam mengejar ketinggalan dari bangsa lain.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Memberikan peluang kepada peserta untuk menampilkan karya fotonya kepada masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;PESERTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat umum dalam maupun luar negeri yang mengabadikan obyeknya di Indonesia melalui media fotografi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;JENIS KOMPETISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi dibagi dua kategori:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;A. KATEGORI I: UMUM (PELAJAR, MAHASISWA, PEGAWAI, WIRASWASTA, DLL)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jenis Foto Monochrome (BW), dengan teknik foto bebas (digital &amp;amp; film yang discan). Memperebutkan juara 1, 2, dan 3.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jenis Foto Color (berwarna), dengan teknik foto bebas (digital &amp;amp; film yang discan). Memperebutkan juara 1, 2, dan 3.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;B. KATEGORI II: ALUMNI, MAHASISWA ITB, PENGAJAR DAN STAF ITB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jenis Foto Monochrome (BW), dengan teknik foto bebas (digital &amp;amp; film yang discan). Memperebutkan juara 1, 2, dan 3.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jenis Foto Color (berwarna), dengan teknik foto bebas (digital &amp;amp; film yang discan). Memperebutkan juara 1, 2, dan 3.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;FORMAT KARYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;Jumlah karya foto setiap peserta adalah maksimal 10 buah karya foto untuk masing-masing kategori jenis kompetisi yang diikuti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Foto dikirim dalam format JPEG (lewat email atau CD per pos).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Soft copy hasil foto digital atau hasil dipindai (scan) foto kamera analog&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Format penamaan file: (judul foto)_(nama fotografer). jpg&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ukuran 3000 x 2000 pixel, 300 dpi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Untuk pengiriman lewat email, diwajibkan hanya satu foto dalam satu email, dikirim ke Panitia Lomba Foto “Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka”, dengan alamat email: lombafotoiaitbjkt@yahoo.com&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Untuk pengiriman lewat pos, maka soft copy hasil foto digital atau hasil dipindai (scan) foto kamera analog disimpan dalam keping CD, dikirim ke Panitia Lomba Foto “Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka”, dengan alamat Rumah Alumni ITB Jakarta, Jl. TB Simatupang No7, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;KETENTUAN UMUM:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lomba ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Penilaian disesuaikan dengan tema lomba.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Karya foto yang dikirim adalah karya ciptaan sendiri, belum pernah dipublikasikan, dan belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba fotografi tingkat nasional atau internasional.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Foto yang diikutsertakan dalam lomba adalah hasil foto kamera digital atau kamera analog (kamera film).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Hasil Karya yang diikutkan dalam perlombaan adalah tanggung jawab peserta sendiri, pihak penyelenggara tidak melayani segala bentuk tuntutan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto tanpa mengubah keaslian objek (sharpening, cropping, color balance, dan saturasi warna). Tidak diperkenankan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto atau menghilangkan/ mengubah elemen-elemen dalam satu foto&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Hak cipta melekat pada fotografer, namun Panitia Lomba Foto “Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka” diberikan hak untuk mempublikasikan semua foto yang masuk nominasi untuk kepentingan penyusunan buku “Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka” oleh IA-ITB Jakarta. Panitia dibebaskan dari tuntutan pihak ketiga bila foto digunakan untuk kepentingan komersial.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pajak (PPh) hadiah ditanggung pemenang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Keputusan dewan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Untuk kepentingan pameran, panitia akan mencetak foto-foto karya peserta yang masuk nominasi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Jadwal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Berdasarkan informasi dari forum diskusi FN, lomba ini diundur penerimaan kiriman hingga 21 September 2010,..semoga info ini bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Foto diterima paling lambat tanggal 30 Agustus 2010 (Pukul 23:59 Waktu Jakarta (GMT+7)).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Penilaian dilakukan tanggal 3 -4 September 2010.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pengumuman dilakukan tanggal 6 September 2010.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Penyerahan hadiah dilakukan tanggal 24 September 2010.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Karya para nominator akan dipamerkan pada acara “Diskusi Wajah Indonesia Merdeka Setelah 65 Tahun Merdeka” di Rumah Alumni ITB Jakarta, Jl. TB Simatupang No 7, Cilandak Timur tanggal 24 September 2010.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;J U R I:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Arbain Rambey (Fotografer, editor foto KOMPAS)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Goenadi Haryanto (Fotografer, Dosen, dan Penulis)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gathot Subroto (Fotografer, ketua Komunitas Fotografer DOF Ditjen Pajak)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hendy Hertiasa (Dosen DKV FSRD ITB )&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hary Sebastian (Head Photografer MRA)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;PENDAFTARAN DAN PENYERAHAN KARYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;br /&gt;Kirimkan karya, narasi, alamat serta data pribadi pada alamat: Panitia Lomba Foto Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Via Email: lombafotoiaitbjkt@yahoo.com&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Via Pos: Panitia Lomba Foto “Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka”, Rumah Alumni ITB Jakarta, Jl. TB Simatupang No7, C ilandak Timur, Jakarta Selatan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Contact Person: Ilham Thamrin HP : 08129027687&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;HADIAH:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;A. KATEGORI I: UMUM (PELAJAR, MAHASISWA, PEGAWAI, WIRASWASTA, DLL)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;1. Sub-kategori Monochrome (BW),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 1, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp.5.000.000,- (ditambah Tripod Sirui T1004)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 2, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 3.000.000,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 3, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 2.000.000,&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara Favorit (3 orang), Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai @ Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;2. Sub-kategori Color (Berwarna),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 1, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp.5.000.000,- (ditambah Tas Kamera dari Focus Nusantara)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 2, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 3.000.000,-&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 3, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 2.000.000,-&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara Favorit (3 orang), Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai @ Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;B. KATEGORI II: ALUMNI, MAHASISWA ITB, PENGAJAR DAN STAF ITB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;1. Sub-kategori Monochrome (BW),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 1, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 4.000.000,- (ditambah Tas Kamera dari Focus Nusantara)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 2, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 2.500.000,-&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 3, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 1.500.000,-&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara Favorit (3 orang), Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai @ Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;2. Sub-kategori Color (Berwarna),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 1, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai Rp. 4.000.000,- (ditambah Tas Kamera dari Focus Nusantara)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 2, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta , dan uang tunai Rp. 2.500.000,-&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara 3, Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta , dan uang tunai Rp. 1.500.000,-&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Juara Favorit (3 orang), Piala &amp;amp; Piagam Ikatan Alumni ITB Jakarta, dan uang tunai @ Rp. 1.000.000,- &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7160596515909848470?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7160596515909848470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/wajah-indonesia-setelah-65-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7160596515909848470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7160596515909848470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/wajah-indonesia-setelah-65-tahun.html' title='Wajah Indonesia Setelah 65 Tahun Merdeka - Total Hadiah 50jt (21 September 2010)'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TIvV_Pv1pDI/AAAAAAAAB1g/Ep_tuDWwRd8/s72-c/brosur+lomba.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-678786031196630790</id><published>2010-08-14T11:33:00.003+07:00</published><updated>2010-08-14T11:43:04.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOMBA FOTO'/><title type='text'>TimeZone Photography Contest - Tema : Keceriaan anak-anak Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGYdU_WxY1I/AAAAAAAAByA/u3rq_DakaMA/s1600/COUNTER_DISPLAY.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGYdU_WxY1I/AAAAAAAAByA/u3rq_DakaMA/s400/COUNTER_DISPLAY.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5505119840948544338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TOTAL HADIAH RP. 73.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema : Keceriaan anak-anak Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETENTUAN PESERTA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Terbuka untuk umum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tempat mendaftar di Time Zone seluruh Indonesia&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Membayar biaya pendaftaran Rp. 30.000,-/Peserta (Free Powercard Timezone Rp.5000,-)&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Lomba diadakan untuk 4 region di Indonesia :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;      Jawa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumatera&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalimantan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sulawesi, Papua, NTB &amp;amp; Bali&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;    Formulir berlaku untuk 1 foto, jumlah formulir tidak dibatasi untuk masing-masing peserta&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juara 1 tingkat region akan dipilih untuk memperebutkan Hadiah Nasional&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SYARAT TEKNIS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Bisa menggunakan segala jenis kamera (termasuk kamera HP)&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Foto dikirim dalam Softcopy dalam CD dimasukkan ke dalam amplop coklat beserta potongan form pendaftaran&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Foto belum pernah dipublikasikan dalam bentuk cetak maupun elektronik&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Foto yang telah diterima panitia sudah menjadi Property Right panitia&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Penyelengara tidak bertanggung jawab atas tuntutan pihak manapun apabila foto yang disertakan bukan foto peserta&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JURI :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Darwis Triadi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lina Gunawan, Ketua klub GPA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setyadi Joedaatmadja, A.RPS, PSA PJ****, C** &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGIRIMAN KARYA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Batas akhir pendaftaran 31 Agustus 2010&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batas akhir pengiriman foto 15 September 2010 CAP POS&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengumuman pemenang 9 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;DIKIRIM KE ALAMAT : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jln Agung Timur X Blok N2 No.19. Sunter Agung Podomoro,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jakarta 14350 Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Info Pemenang bisa dilihat di www.timezone.co.id &amp;amp; pemenang akan kami hubungi lebih lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HADIAH REGION&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Juara I, uang tunai RP. 7.000.000,- + Trophy&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juara II, uang tunai RP. 5.000.000,- + Trophy&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juara III, uang tunai RP. 2.500.000,- + Trophy&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HADIAH NASIONAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;RP. 15.000.000,-&lt;br /&gt;*Pajak Hadiah ditanggung oleh pihak Timezone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact Person (no Sms)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * 0817 9130 322&lt;br /&gt;   * 0817 0733 444&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau email ke lombatimezone@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-678786031196630790?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/678786031196630790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/timezone-photography-contest-tema.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/678786031196630790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/678786031196630790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/timezone-photography-contest-tema.html' title='TimeZone Photography Contest - Tema : Keceriaan anak-anak Indonesia'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGYdU_WxY1I/AAAAAAAAByA/u3rq_DakaMA/s72-c/COUNTER_DISPLAY.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1561346090056522336</id><published>2010-08-14T11:19:00.003+07:00</published><updated>2010-08-14T11:24:38.098+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOMBA FOTO'/><title type='text'>Internastional Animal Photo Competition - Deadline 18 Oktober 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGYZjynHKbI/AAAAAAAABx4/te8eCkRwdnU/s1600/lp2010ok.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 283px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGYZjynHKbI/AAAAAAAABx4/te8eCkRwdnU/s400/lp2010ok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5505115697178945970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETENTUAN LOMBA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;terbuka untuk umum dari warna negara mana saja&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;objek foto : segala jenis satwa yang ada di dunia, termasuk jenis serangga, unggas dan satwa peliharaan.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;tempat pemotretan : alam bebas, taman safari indonesia, bali safari &amp;amp; marine park, kebun binatang, penangkaran, cagar alam, dan taman nasional lainnya di seluru dunia.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;pemotretan dilakukan dengan menggunakan kamera digital&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;setiap peserta diperbolehkan mengirim maksimal 10 foto, dengan ukuran sisi terpanjang minimal 25 cm, dan maksimal 30 cm&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;foto dikirimkan tanpa alas karton maupun bingkai. di balik foto ditempel kertas dengan keterangan : Nama Lengkap, Alamat Tempat Tinggal Sekarang, Judul Foto, No. Telepo/HP, Kewarganegaraan, Kamera yang digunakan, Lokasi pemotretan, dan Profesi/Pekerjaan pemotret.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;pemenang diwajibkan menyerahkan hasil karyanya dalam bentuk CD, dengan file 2000x3000 pixel dengan resolusi 300 dpi untuk perbesaran foto yang akan dipamerkan disertai file asli untuk keperluan verifikasi.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;karya peserta dikirimkan dalam amplop tertutup dengan tulisan : LOMBA FOTO SATWA INTERNASIONAL 2010 ditujukan ke :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Taman Safari Indonesia, Jl. Raya Puncak No. 601 Cisarua, 16750 Bogor, Jawa Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT. Datascrip - Canon Division Kawasan Niaga Selatan Blok B-15 Bandar Kemayoran, Jakarta 10610&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selambat-lambatnya diterima tanggal 18 Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;penjurian akan dilakukan terbuka untuk umm pada tanggal 21 Oktober 2010 di taman safari indonesia, cisarua10. para pemenang akan diberitahukan melalui surat resmi dari taman safari indonesia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dewan juri terdiri dari : Frans Manansang (TSI-Ketua), Hector Niam (Canon Regional Asia Tenggara &amp;amp; Selatan), Goenadi Haryanto (Fotografer), Dudi Sugandi (Harian Pikiran Rakyat), Arbain Rambey (Kompas). Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapt diganggu gugat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;seluruh foto yang dikirim tidak dapat diminta kembali&lt;/li&gt;&lt;li&gt;foto pemenang dapat digunakan untuk kepentingan promosi TSI dan PT. Datascrip. penggunaan foto yang tidak menang untuk kepentingan promosi TSI dan PT.Datascrip akan didiskusikan terlebih dahulu kepada pemilik fotonya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pajak hadiah oleh masing-masing pemenang&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bagi pemenang yang menggunakan kamera Digital Canon akan mendapat hadiah tambahan berupa voucher senilai Rp 1 juta untuk pembelian lensa Canon. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1561346090056522336?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1561346090056522336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/internastional-animal-photo-competition.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1561346090056522336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1561346090056522336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/internastional-animal-photo-competition.html' title='Internastional Animal Photo Competition - Deadline 18 Oktober 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGYZjynHKbI/AAAAAAAABx4/te8eCkRwdnU/s72-c/lp2010ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8074964974985664342</id><published>2010-08-14T11:06:00.001+07:00</published><updated>2010-08-14T11:11:50.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOMBA FOTO'/><title type='text'>Lomba Foto Heritage Bangunan Bersejarah/Cagar Budaya (Bank Indonesia, deadline 3 September 2010)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka pencanangan pelestarian dan pemanfaatan heritage Bank Indonesia, panitia menyelenggarakan Lomba Foto Heritage Bangunan Bersejarah/Cagar Budaya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tema foto &lt;/span&gt;: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pelestarian heritage refleksi kepedulian terhadap perjalanan sejarah bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran akan pentingnya pelestarian serta pengelolaan heritage di Indonesia sudah mulai tumbuh dan berkembang dengan baik tiada terkecuali berupa bangunan-bangunan bersejarah/cagar budaya baik milik Bank Indonesia, Pemerintah maupun masyarakat yang tersebar di seluruh Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, foto diharapkan dapat merefleksikan keanggunan karya bangunan bersejarah/cagar budaya yang adi luhur sebagai kekuatan pendorong untuk meniti ke masa depan. Lebih diapresiasi foto yang dapat menampilkan bangunan bersejarah/cagar budaya secara lengkap (bukan detail struktur) termasuk suasana yang melingkupinya, sehingga corak kekhasan terpancar dari karya bangunan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Hadiah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. 1 orang Pemenang I sebesar Rp.10.000.000 (sepuluh juta Rupiah)&lt;br /&gt;b. 1 orang Pemenang II sebesar Rp.7.500.000 (tujuh juta lima ratus ribu Rupiah)&lt;br /&gt;c. 1 orang Pemenang III sebesar Rp.5.000.000 (lima juta Rupiah)&lt;br /&gt;d. 5 pemenang foto favorit pilihan pengunjung pameran masing-masing sebesar Rp.1.000.000,00 (satu juta Rupiah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Dewan Juri :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Miranda S. Goeltom (Pemerhati heritage)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Arbain Rambey (wartawan senior Kompas)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Goenadi Haryanto (fotografer senior)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oscar Motuloh (KBN Antara)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Widarmanto (USF-IPEBI)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kriteria Lomba :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lomba terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya ( gratis)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obyek photo adalah heritage yang telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah sebagaimana namun tidak terbatas dalam daftar terlampir. Obyek foto diharapkan tampak semaksimal mungkin dan pemotretan wajib dilakukan dalam tahun 2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiap peserta dapat menyerahkan foto cetak warna atau hitam putih hasil karya sendiri maksimal 5 lembar foto dengan obyek foto yang berlainan, dengan ukuran cetak sisi terpanjang maksimal 30 cm beserta file hires atau negatif film. Foto belum pernah memenangkan lomba di berbagai event sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada sisi belakang setiap foto agar ditempelkan kertas dengan informasi sebagai berikut : judul foto, lokasi, tanggal pemotretan, nama peserta dan nomor identitas (KTP/SIM), nomor telp dan/atau HP, alamat email (jika ada).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Olah digital sewajarnya diperbolehkan, namun bukan merupakan penggabungan foto dan/atau HDR.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Foto yang dikirimkan tidak diperkenankan mengandung unsur provokatif, pornografi dan SARA. Panitia berhak untuk mendiskualifikasikan foto yang dianggap mengandung unsur-unsur tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peserta bertanggung jawab terhadap adanya tuntutan pihak lain atas penggunaan fasilitas, lokasi, model, dan obyek lainnya dalam foto yang dikirimkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Foto diterima paling lambat tanggal 3 September 2010 pukul 13.00 WIB di sekretariat panitia dengan alamat :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Unit Khusus Museum Bank Indonesia&lt;br /&gt;KOPERBI Gedung D Lantai 1&lt;br /&gt;Jl. MH. Thamrin No.2 Jakarta Pusat 10350 Telp.021-3818731 Faks.021-3864935&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Cantumkan tulisan ”LOMBA FOTO HERITAGE BANK INDONESIA” pada pojok kiri atas amplop pengiriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pemenang akan diumumkan pada acara Pencanangan Pelestarian dan Pemanfaatan Heritage Bank Indonesia di Surabaya tanggal 26 September 2010 serta di website Bank Indonesia http://www.bi.go.id/web/id/.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hadiah sudah termasuk kompensasi atas penggunaan foto-foto pemenang apabila foto tersebut digunakan untuk kepentingan Bank Indonesia. Panitia memiliki hak publikasi foto pemenang untuk kegiatan pameran dan sosialisasi Bank Indonesia lainnya dengan mencantumkan sumber foto (hak cipta tetap pada fotografer). Dengan mengikuti lomba foto ini, peserta telah memahami dan menyetujui segala hak dan kewajibannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panitia tidak mengembalikan foto yang telah dikirimkan dan dilombakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pajak hadiah ditanggung oleh Bank Indonesia sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Informasi lomba Sdr. Adi Purwantoro/Sdr.Jefri Prihartanto Telp. 021.3818731, (email: jfree_pri@yahoo.co.id) Sdr. Fadhil Nugroho HP.0818899150 (email: fadhil.nugroho@gmail.com)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PANITIA LOMBA FOTO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman selengkapnya dan daftar lokasi silahkan ikuti link berikut:&lt;br /&gt;http://www.bi.go.id/web/id/Tentang+BI/Museum/Berita+Museum/Berita+Khusus/Lomba_foto_2010.htm ...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8074964974985664342?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8074964974985664342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/lomba-foto-heritage-bangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8074964974985664342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8074964974985664342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/lomba-foto-heritage-bangunan.html' title='Lomba Foto Heritage Bangunan Bersejarah/Cagar Budaya (Bank Indonesia, deadline 3 September 2010)'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-58866306908256095</id><published>2010-08-12T16:16:00.006+07:00</published><updated>2010-08-12T16:26:51.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>PENGUMUMAN PROPOSAL TERBIMBING LOMBA KARYA ILMIAH REMAJA KE-42 TAHUN 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGO9tJrM3BI/AAAAAAAABxw/hFj2cVdV9QQ/s1600/gambar.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 154px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGO9tJrM3BI/AAAAAAAABxw/hFj2cVdV9QQ/s320/gambar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504451752965757970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Keputusan Dewan Juri, telah ditetapkan proposal yang disetujui untuk diadakan pembimbingan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pebrian, Alanikika Pratyaksa, Vina Nurlita&lt;/span&gt; (SMA Negeri 1 Malingping,Banten). Judul proposal “30 Hari Menjadi Anak Nelayan : Kajian Tentang Kehidupan Sosial Keluarga Nelayan di Desa Muara-Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Lebak – Banten”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hardiana Arsyad&lt;/span&gt; (SMA Negeri 1 Pinrang, Sulawesi Selatan). Judul proposal “Tinjauan Terhadap Nilai Kearifan Arsitektur Rumah Tradisional Bugis Di Kabupaten Pinrang”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I Made Rumadi Putra&lt;/span&gt; (SMAN 8 Denpasar,Bali). Judul Karya “Mengungkap Fenomena Desa Gelandangan-Pengemis (Gepeng) di Dusun Muntigunung dan Dusun Pedahan Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Bali”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ice Leci K Kapsiang, Youlla M. F Rumlalak&lt;/span&gt; (SMAN 3 Merauke, Papua Barat). Judul Karya “Menelisik Kehidupan Masyarakat Eks Pelintas Batas yang Datang dari Negara Papua Nugini ke Kabupaten Merauke“&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lathif Nugroho&lt;/span&gt; (Madrasah Aliyah Bilingual, Surabaya, Jawa Timur). Judul Karya “Pengetahuan Santri tentang Media Internet di Pesantren Modern Al Amanah”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Debita Tejo Saputri, Ulivia Tejo Saputri &lt;/span&gt;(SMAN 2 Kediri, Jawa timur). Judul Karya “Kampung Inggris Pare' Bisnis Tepat Peningkat Perekonomian Berbasis Pendidikan di Era Globalisasi Masyarakat Desa Singgahan dan Tulungrejo Kec Pare Kab Kediri-Jawa Timur”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matsani&lt;/span&gt; (SMAN 3 Unggulan, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan). Judul Karya “Optimalisasi Budaya Lelang Sungai dan Lebak Lebung sebagai sistem pengendalian multifungsi terhadap pencemaran Sumber Daya Air bersama kalangan pemuda daerah di Kabupaten Ogan Komering Ilir”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Vidya Ananda, Prastyastuti Ari Ratnasari, Paulin Surya Phillabertha&lt;/span&gt; (SMPN 5 Yogyakarta,DIY). Judul Karya “SERTIFIKASI GURU: ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN Studi Tentang Pengaruh Sertifikasi Guru Terhadap Proses Belajar Mengajar di Sekolah Menengah Pertama Wilayah Kota Yogyakarta”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tati Nurhayati&lt;/span&gt; (SMA Negeri 1 Ciwidey,Sosial Budaya). Judul Karya “Studi Tentang Pengaruh Hukum Adat Terhadap Kelestarian Lingkungan Di Desa Gambung Pasirjambu Kab.Bandung”&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rahmat Irkham Triaji, Trisha Marselia&lt;/span&gt; (SMA Negeri 90 Jakarta). Judul proposal “Pemanfaatan Styrofoam Cair Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Serat Benang Semi Sintetik Melalui Metode Pelumeran Dengan Minyak Atsiri dan Penetralan Benzena dengan Glikosida Tanaman Sansiviera”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muhamad Risma Indi, Muhammad Ardiansyah Widianto, dan Mutiara Putri Nanda Rizki&lt;/span&gt; (Lembaga Pengkajian Ilmiah Diklat-LPI-Bina Bangsa, Jombang, Jawa Timur), Judul Proposal “MIC-RICE Fertilizer(Efektifitas Peran Mikroorganisme dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Perbanyakan Akar pada Pembibitan Tanaman Padi)”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewi Okta Anggraini, Nur Zahratul Jannah&lt;/span&gt; (Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Jawa Tengah). Judul proposal “Pengaruh Ekstrak Kunyit ( Curcuma Longa) terhadap Respon Inflamasi Virus Dengue (Denv) Fase Dengue Shock Syndrom pada Mencit (Mus Musculus )”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Moh. Hamilun Niam, Zainuri Mustofa, Atina Husnayain&lt;/span&gt; (MAN Kota Kediri 3, Kediri Jawa Timur). Judul proposal “Terbaliknya Simbiosis Tali Putri (Cuscuta sp.) dengan Suku Euphorbiaceae”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Roby Johan, Maria Aurilia Lazuardi&lt;/span&gt; (SMA Santa Maria Surabaya, Jawa Timur). Judul proposal “Potensi Pemanfaatan Membran Kitosan dari Limbah Udang Sebagai Pengganti Hemodialisis”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alif Rosyidi Hilmi, Titi Rindi Antika, Umi Faridah&lt;/span&gt; (SMAN 1 SIDAYU, Gresik, Jawa Timur). Judul Karya “Pemanfaatan Enzim Selulase Rayap untuk Mengubah Sampah Daun menjadi Tepung”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ekky Gusti Pratama, Muh. Bagus Saputro&lt;/span&gt; (SMP Astra Makmur Jaya, Mamuju, Sulawesi Barat), Judul Proposal “Isolasi dan Seleksi Bakteri Asam Laktat Penghasil Senyawa Antimikroba dari Burung Kruwo (Gymnocrex rosenbergii)”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zulfaa Widita Kumala , Kalya Nabila , Luzain Dhallilah Ramadhani &lt;/span&gt;(SMA Avicenna Cinere,Jakarta). Judul Proposal “Membatik dengan Kulit Buah Manggis”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rezza Putri Mahartika, Fauzizah Fatma Ningrum, Erissa Hanifah&lt;/span&gt; (MTsN KEDIRI II, Kediri, Jawa Timur). Judul Proposal “Pemanfaatan Sarang Telur Laba-Laba (Gamet) Dari Ordo Phalangida sebagai Bahan Alternatif Pembekuan Darah dan Penutup Luka”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yan Restu Freski, Darmadi&lt;/span&gt; (Taman Pintar Science Club, DIY). Judul Proposal “Analisis Terhadap Pembelokan Aliran Sungai Opak Saat Bermuara di Samudera Hindia (Studi Terhadap Faktor-faktor dan Proses Pembelokan Aliran Sungai)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sugianto, Moh. Zehri&lt;/span&gt; (SMK Negeri Tambelangan,Jawa Tengah),Judul proposal “Charger Handphone Berbasis Sinyal GSM”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muh Imam Mukhtar Shidiq, Agustina Slamet&lt;/span&gt; (SMK N 2 Depok Sleman, DIY). Judul proposal “THE BOX CLEANER OF EMISSION (Meminimalisir Polusi Gas Buang Kendaraan Bermotor Pada Proses Penservisan)”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Edwin Frederick, Teofebano Kristo&lt;/span&gt; (SMA Santa Laurensia, Serpong- Tangerang). Judul Proposal “Water-Filled Window Untuk Menurunkan Suhu Ruangan”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Christie Angelia Ruslim, Lovina Junita Limbri&lt;/span&gt; (SMA Santa Laurensia, Serpong- Tangerang). Judul Proposal “Pemanfaatan Lignin Kayu dari Limbah Industri Kertas dan Crumb Rubber dari Limbah Ban Bekas sebagai Pengurang Residu Petroleum dalam Material Pengerasan Jalan”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Irene Giarto, Jessica Cleine&lt;/span&gt; (SMA Santa Laurensia, Serpong- Tangerang). Judul proposal “Variasi Pola Anyaman Serat Alami untuk Meningkatkan Ketahanan Tensile Stress Material Komposit”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Budi Santoso, Novita Sari, Elis Kartika Sari&lt;/span&gt; (SMK Boedi Oetomo 2 Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah). Judul proposal “Desain Peredam Suara Berbahan Dasar Jerami Padi dan Pengukuran Koefisien Penyerapan Bunyinya”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Andrey Halim, Reyner Jong&lt;/span&gt; (SMA Santa Laurensia, Serpong- Tangerang). Judul Proposal “Pengembangan Bahan Komposit Serat Bertulang Sebagai Bahan Dasar Helm Motor Menggunakan Serat Alami dari Tanaman”&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Panitia akan mengirim surat resmi kepada peserta yang proposalnya telah terpilih. Info selanjutnya akan dihubungi langsung oleh panitia LKIR ke-42 tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Panitia Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Ke-42 Tahun 2010&lt;br /&gt;Gedung Sasana Widya Sarwono Lt. 5&lt;br /&gt;Jl. Jend. Gatot Subroto No. 10&lt;br /&gt;Jakarta 12710&lt;br /&gt;Telp (021) 5225711, ext. 273, 274, 276&lt;br /&gt;Fax. (021) 52920839, 5251834&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://www.lipi.go.id/www.cgi?pengumuman&amp;amp;1281600879&amp;amp;&amp;amp;2010"&gt;website LIPI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-58866306908256095?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/58866306908256095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/pengumuman-proposal-terbimbing-lomba.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/58866306908256095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/58866306908256095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/pengumuman-proposal-terbimbing-lomba.html' title='PENGUMUMAN PROPOSAL TERBIMBING LOMBA KARYA ILMIAH REMAJA KE-42 TAHUN 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TGO9tJrM3BI/AAAAAAAABxw/hFj2cVdV9QQ/s72-c/gambar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7097836319927167381</id><published>2010-08-08T14:59:00.002+07:00</published><updated>2010-08-08T15:02:14.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><title type='text'>Apresiasi Pertanian 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TF5kcTZDMJI/AAAAAAAABxo/mqxiuhSEr-A/s1600/Publication1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 283px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TF5kcTZDMJI/AAAAAAAABxo/mqxiuhSEr-A/s400/Publication1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502946232097779858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;Tema&lt;/h3&gt;       &lt;h2 style="text-align: center;"&gt;“ Pertanian Industrial Unggul Berkelanjutan yang Berbasis  Sumber Daya Lokal  untuk Meningkatkan Kemandirian Pangan, Nilai Tambah,  Daya Saing, Ekspor dan Kesejahteraan Petani “&lt;/h2&gt;info lomba klik di &lt;a href="http://www.apresiasipertanian2010.com/"&gt;http://www.apresiasipertanian2010.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7097836319927167381?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7097836319927167381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/apresiasi-pertanian-2010.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7097836319927167381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7097836319927167381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/apresiasi-pertanian-2010.html' title='Apresiasi Pertanian 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TF5kcTZDMJI/AAAAAAAABxo/mqxiuhSEr-A/s72-c/Publication1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7863822773771239384</id><published>2010-08-08T14:49:00.000+07:00</published><updated>2010-08-08T14:50:14.387+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><title type='text'>LOMBA PENULISAN ARTIKEL KB</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;YOGYA—bkkbn online : Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) DIY bekerjasama dengan BKKBN DIY akan mengadakan Lomba Penulisan Artikel KB di media cetak, serta lomba produk Iklan Layanan Masyarakat (ILM) melalui radio.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketua IPKB Yogyakarta  Arie Giarto, didampingi Heri Sudiati Kasi Advokasi dan KIE BKKBN DIY, menjelaskan, lomba dengan sasaran remaja, pelajar dan mahasiswa mengenai pentingnya menunda usia kawin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lomba terbuka untuk umum, namun diharapkan partisipasi remaja baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. “Persyaratannya semua naskah harus dipublikasikan atau tayang di media cetak, antara tanggal 1 Agustus-30 September 2010 2010. Naskah asli dan muatan di media cetak  diserahkan ke panitia di BKKBN DIY Jalan Kenari Yogyakarta,” ujar Arie Giarto.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan untuk produk ILM melalui radio, dengan durasi 1,5 menit. Peserta wajib menyerahkan naskah, CD atau kaset kepada panitia. “Tema dan sasaran sama dengan lomba penulisan artikel KB di media cetak,” ujar Ibu Martono dari seksi lomba produksi  ILM.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Heri Sudiati, tema lomba adalah Penundan usia Kawin, sesuai dengan motto yang dikeluarkan BKKBN DIY, yaitu ‘Muda Berencana Sukses Pasti Diraihnya’. Sebagai gambaran, pemerintah melalui BKKBN memberikan acuan wanita berusia 20 tahun dan laki-laki 25 tahun baru boleh menikah. “Syukur bisa ditunda, menunggu semuanya lebih matang,” kata Heri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadiah bagi juara I Rp 1.500.000, II Rp 1.250.000, III Rp 1.000.000 dan juara harapan I-II-III masing-masing Rp 750.000. Untuk lomba produksi  ILM KB, juara I Rp 1.250.00, II Rp 1.000.000 dan III Rap 750.000. Dewan juri terdiri dari IPKB DIY, UGM, RRI, PRSNI dan BKKBN DIY.(din/kr).   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.bkkbn.go.id/Webs/DetailBerita.php?MyID=1904&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7863822773771239384?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7863822773771239384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/lomba-penulisan-artikel-kb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7863822773771239384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7863822773771239384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/lomba-penulisan-artikel-kb.html' title='LOMBA PENULISAN ARTIKEL KB'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-3228486029814198150</id><published>2010-08-08T14:46:00.000+07:00</published><updated>2010-08-08T14:48:02.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><title type='text'>Lomba Penulisan Artikel tentang Kepustakawanan Indonesia Tahun 2010 (LPAKI 2010)</title><content type='html'>DITUJUKAN KEPADA&lt;br /&gt;Masyarakat umum dan pemustaka Perpustakaan Nasional RI&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ISI PENGUMUMAN&lt;br /&gt;I. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan masyarakat merupakan modal dasar dalam pembangunan. Keberhasilan pembangunan dipengaruhi faktor partisipasi masyarakat. Apabila pemerintah mampu mendayagunakan masyarakat, maka masyarakat menjadi potensi besar yang bermanfaat dalam pembangunan. Sebaliknya, bila potensi tersebut tidak dapat dimanfaatkan, justru akan menjadi beban. Begitu pula dalam pembangunan bidang perpustakaan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan bidang perpustakaan membutuhkan partisipasi masyarakat. Saat ini, bukan lagi saatnya masyarakat hanya diposisikan sebagai objek layanan perpustakaan. Masyarakat juga harus bertindak sebagai aktor yang memiliki peran penting dalam pengembangan perpustakaan. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan perpustakaan dapat diwujudkan dalam bentuk materi, saran yang bersifat konstruktif serta berperan aktif dalam mendirikan perpustakaan desa atau perpustakaan lembaga keagamaan, seperti perpustakaan masjid dan gereja. Kesemuanya itu adalah bentuk pembangunan bidang perpustakaan dengan metode bottom-up yang berbasiskan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan pasal 43 mengamanatkan perlunya peran serta masyarakat dalam pembangunan bidang perpustakaan. Pasal tersebut menyebutkan bahwa masyarakat berperan serta dalam pembentukan, penyelenggaraan, pengelolaan, pengembangan dan pengawasan perpustakaan. Undang-undang tersebut memberi dasar hukum bagi keterlibatan masyarakat dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpustakaan Nasional RI sebagai lembaga pemerintah yang bertugas membantu Presiden dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan di bidang perpustakaan, berupaya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia. Untuk itu, Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Lomba Penulisan Artikel tentang Kepustakawanan Indonesia Tahun 2010 (LPAKI 2010). LPAKI 2010 bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia. Partisipasi dan kontribusi masyarakat melalui lomba ini dapat berupa ide pengembangan perpustakaan di Indonesia, inovasi baru di bidang perpustakaan, maupun pengalaman atau best practice dalam penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan berbasiskan masyarakat. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti lomba ini dan mengirimkan naskahnya sesuai jadwal yang ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. TEMA LPAKI 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Perpustakaan sebagai Wahana Belajar Sepanjang Hayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PILIHAN TOPIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia menyediakan beberapa topik tulisan untuk dikembangan. Topik diberikan sebagai pedoman bagi peserta dalam mengembangkan tulisan dan tidak dimaksudkan sebagai judul tulisan. Berikut topik yang dapat dipilih:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Pengembangan Perpustakaan&lt;br /&gt;2. Kebutuhan Informasi dalam Menentukan Arah Pengembangan Perpustakaan&lt;br /&gt;3. Pemberdayaan Masyarakat untuk Membangun Perpustakaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. PERSYARATAN PESERTA LPAKI 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Peserta lomba adalah masyarakat umum;&lt;br /&gt;2. Melampirkan fotokopi KTP/SIM/Kartu Mahasiswa atau identitas lain dan daftar riwayat hidup;&lt;br /&gt;3. Peserta lomba dapat mengirim lebih dari satu artikel dengan judul berbeda;&lt;br /&gt;4. Isi artikel harus relevan dengan tema lomba dan topik penulisan;&lt;br /&gt;5. Artikel harus asli, bukan terjemahan dan belum pernah dipublikasikan di media apa pun serta tidak&lt;br /&gt;sedang dilombakan;&lt;br /&gt;6. Bentuk tulisan ilmiah popular, ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar;&lt;br /&gt;7. Artikel ditulis dalam format MS Word dan atau PDF sepanjang 8-14 halaman (10.000-15.000 karakter), ukuran kertas A4, spasi 1.5, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, rata kiri (align text to the left);&lt;br /&gt;8. Artikel dikirim melalui email, disertai identitas pribadi (termasuk nomor telepon yang mudah&lt;br /&gt;dihubungi), ke alamat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;luthfiati@pnri.go.id dan&lt;br /&gt;cc. lpaki_2010@yahoo.com dan luthfiatimakarim@ymail.com&lt;br /&gt;Subject: Naskah (nama peserta) LPAKI 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Artikel harus sudah diterima Panitia selambat-lambatnya hari Selasa, 31 Agustus 2010 (tanggal kirim&lt;br /&gt;email);&lt;br /&gt;10. Panitia tidak melayani surat-menyurat;&lt;br /&gt;11. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat;&lt;br /&gt;12. Artikel pemenang menjadi milik Perpustakaan Nasional RI;&lt;br /&gt;13. Artikel pemenang akan dimuat di majalah Visi Pustaka serta dimasukkan ke dalam web resmi&lt;br /&gt;Perpustakaan Nasional RI www.pnri.go.id;&lt;br /&gt;14. Pemenang lomba akan diumumkan di web pnri www.pnri.go.id pada pekan ke-2 atau ke-3 Oktober&lt;br /&gt;2010;&lt;br /&gt;15. Jika di kemudian hari pemenang diketahui melanggar UU Hak Cipta maka kemenangan peserta akan&lt;br /&gt;digugurkan dan peserta wajib mengembalikan hadiah kepada Panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. KRITERIA PENILAIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keaslian ide;&lt;br /&gt;2. Pemahaman terhadap tema dan topik;&lt;br /&gt;3. Kekayaan informasi;&lt;br /&gt;4. Ketepatan menganalisis atau menafsirkan permasalahan;&lt;br /&gt;5. Kekuatan data, fakta dan argumentasi dengan menyebutkan sumber rujukan yang jelas;&lt;br /&gt;6. Bahasa yang digunakan baik dan benar namun tetap komunikatif dan mudah dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. HADIAH PEMENANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara 1: Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) dan piagam penghargaan;&lt;br /&gt;Juara 2: Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) dan piagam penghargaan;&lt;br /&gt;Juara 3: Rp. 3.500.000,- (Tiga juta lima ratus ribu rupiah) dan piagam penghargaan;&lt;br /&gt;Juara Harapan 1: Rp.2.000.000, (Dua juta rupiah) dan piagam penghargaan;&lt;br /&gt;Juara Harapan 2: Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah) dan piagam penghargaan;&lt;br /&gt;Juara Harapan 3: Rp.1.000.000,- (Satu juta rupiah) dan piagam penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah dipotong pajak yang ditanggung oleh pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://kelembagaan.pnri.go.id/activities/announcement/idx_id.asp?box=dtl&amp;id=307&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-3228486029814198150?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/3228486029814198150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/lomba-penulisan-artikel-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3228486029814198150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3228486029814198150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/08/lomba-penulisan-artikel-tentang.html' title='Lomba Penulisan Artikel tentang Kepustakawanan Indonesia Tahun 2010 (LPAKI 2010)'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-6152614100300451001</id><published>2010-07-26T14:01:00.003+07:00</published><updated>2010-07-26T14:13:52.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Jejaring Pariwisata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TE01WIiuFpI/AAAAAAAABxg/uuvUC6yXNpE/s1600/%40+jejaring.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 305px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TE01WIiuFpI/AAAAAAAABxg/uuvUC6yXNpE/s400/%40+jejaring.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498109374455748242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penggunaan teknologi informasi ternyata juga menciptakan peluang dalam penguatan jejaring pada sektor pariwisata. Egger (2008) mengemukakan, media internet adalah pusat informasi yang paling penting dalam perencanaan perjalanan wisata. Jaringan virtual ini menciptakan rantai nilai ekonomi yang terhubung antara satu kepentingan dan kepentingan lainnya dalam kerangka industri pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dukungan teknologi informasi selanjutnya terlihat dengan tersedianya e-tourism. E-tourism didefinisikan oleh Ndou dan Passiante (2005) sebagai batasan tentang sistem jaringan pariwisata yang terbuka dengan segala kemandirian terhadap keberagaman yang merujuk pada infrastruktur teknologi informasi dan terintegrasi dengan nilai-nilai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Konsep ini selajutnya diperjelas oleh Putera dkk. (2008) bahwa e-tourism dipandang sebagai bentuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan daya guna dalam bidang pariwisata, memberikan berbagai jasa layanan pariwisata kepada customers dalam bentuk telematika dan menjadikan penyelenggaraan pemasaran pariwisata lebih mudah diakses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;E-tourism merupakan kesatuan sistem dari destination management systems (DMS). Sebagai satu sistem, DMS akan saling ketergantungan dengan komponen yang lain sehingga DMS merupakan kesatuan yang tidak dapat terpisahkan antara teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pariwisata, bisnis, serta pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelemahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Egger (2008) memberikan empat kelemahan jejaring tujuan wisata selama ini, yaitu culture and leisure facilities, hoteliers, potential guests, dan pengelolaan pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa situs pariwisata yang memang bisa dilacak dengan mesin pencari, tetapi ada juga yang tidak bisa dilacak. Hal ini disebabkan informasi mengenai pariwisata hanya tersimpan pada halaman-halaman situs yang tidak terintegral satu sama lain pada kawasan yang sama. Hal semacam ini menyebabkan pengunjung tidak mengetahui budaya dan keunggulan suatu tujuan wisata. Culture and leisure facilities biasanya dijadikan sebagai pilihan pengunjung untuk mendatangi suatu wilayah tujuan wisata. Informasi-informasi seperti ini kurang tersedia di dalam fasilitas e-tourism.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengunjung biasanya mendatangi suatu wilayah, lebih untuk menikmati daerah tujuan wisata. Namun, hotel hendaknya tetap menyediakan informasi tambahan untuk mendatangkan pengunjung tersebut menikmati akomodasi dari hotel. Seperti, layanan tur, fasilitas wisata tambahan, ataupun kenyaman seperti mandi uap dan spa. Fasiltas tersebut sering diabaikan oleh pengelola hotel, dengan hanya menampilkan video ataupun gambar dengan kualitas yang kurang baik. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap deskripsi tentang akomodasi yang akan diperoleh pengunjung, jika memilih hotel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini banyak sekali tamu potensial yang kebingungan untuk merencanakan kunjungan wisata mereka. Keterbatasan informasi yang hanya diperoleh dari situs hotel, situasi informasi pariwisata membuat tamu-tamu potensial tersebut tidak bisa dengan jelas merencanakan dan menentukan pilihan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengelolaan pariwisata biasanya tunduk pada batas-batas geografis dan politik. Akan tetapi, bagi pengunjung, mereka lebih memperhatikan pada topografi, budaya, bahasa, dan sebagainya sehingga perbedaan ini sering terjadi perdebatan pada pelaksanaannya. Keempat aspek ini menjadi hal-hal yang selama ini dirasakan bersinggungan dalam pelaksanaan kegiatan kepariwisataan di daerah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paradigma baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada konsep baru yang mencoba memberikan jawaban terhadap permasalahan lemahnya sistem jejaring pariwisata. Konsep tersebut dinamakan destination management organization (DMO). DMO adalah sistem pengelolaan pariwisata terpadu yang memiliki kelengkapan sebagai satu sistem.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Morrison, Bruen, dan Anderson (1998) memberikan lima fungsi dari DMO. Pertama, sebagai economic driver dalam menghasilkan pendapatan daerah, lapangan pekerjaan, dan penghasilan pajak yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Kedua, sebagai community marketer dalam visualisasi gambar tujuan wisata, kegiatan pariwisata sehingga menjadi pilihan pengunjung. Ketiga sebagai industry coordinator yang memiliki kejelasan terhadap fokus pertumbuhan industri yang mendatangkan hasil melalui pariwisata. Keempat, sebagai quasi-public representative, yaitu keterwakilan pendapat terhadap industri pariwisata yang dinikmati pengunjung ataupun grup pengunjung. Kelima, sebagai builder of community pride, peningkatan kualitas hidup.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Koordinasi pemangku kepentingan (coordination tourism stakeholders) merupakan inti dari sistem DMO. Komponen ini menjadi kunci sukses karena menitikberatkan pada hubungan jejaring yang membentuk sistem DMO.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai salah satu kompenen khas dari DMO, pengelolaan tamu (visitor management) menjadi penting dalam pasokan produk jasa terhadap pengunjung. Informasi/riset mendukung semua kegiatan dari DMO. Kegiatan ini menjadi bermanfaat karena memberikan gambaran secara komprehensif tentang selera pasar, pasokan industri pariwisata, dan kesenjangan yang perlu diatasi melalui perencanaan dan pembangunan. Informasi/riset diperlukan untuk mendukung keputusan dan tindakan yang dilakukan dari setiap kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu pula dilakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM), terdiri atas kegiatan untuk meningkatkan keterampilan SDM di bidang pariwisata, seperti pelatihan dan kerja praktik di beberapa pusat-pusat pelatihan dan industri pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan pemasaran menjadi ujung tombak dalam komponen DMO. Keberhasilan DMO ditentukan bagaimana tujuan pemasaran dapat menarik sebanyak-banyaknya pengunjung untuk datang ke wilayah yang telah dipromosikan. Dengan kata lain, pengembangan DMO sebagai bentuk baru dalam pengelolaan pariwisata daerah menjadi penting bagi pemanfaat teknologi informasi dan komunikasi untuk pariwisata. ***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PRAKOSO BHAIRAWA PUTERA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penulis, peneliti muda kebijakan dan perkembangan Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi &lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=150073"&gt;PIKIRAN RAKYAT, edisi 26 JULI 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-6152614100300451001?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/6152614100300451001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/jejaring-pariwisata.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/6152614100300451001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/6152614100300451001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/jejaring-pariwisata.html' title='Jejaring Pariwisata'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TE01WIiuFpI/AAAAAAAABxg/uuvUC6yXNpE/s72-c/%40+jejaring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8029655383673817834</id><published>2010-07-23T13:12:00.001+07:00</published><updated>2010-07-23T13:14:08.257+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA KARYA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Anak sebagai Generasi Penerus Bangsa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orangtua pada umumnya mendambakan anaknya menjadi orang yang berguna bagi diri, keluarga, bangsa, dan agamanya. Namun, mungkin kita mendapatkan kenyataan lain bahwa ada orangtua bersikap dan memperlakukan anaknya dengan cara-cara yang kurang proporsional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Ada orangtua memandang bahwa anak merupakan suatu yang sangat didambakan oleh keluarga. Ia dianggap akan menjadi penyambung silsilah generasi mendatang dengan segala citra yang indah. Sang anak juga dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi suatu keluarga, baik investasi yang bersifat sosial-ekonomis maupun spiritual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Bertambahnya permasalahan anak dewasa ini bersumber dari kegagalan orangtua dalam proses pengasuhannya akibat berbagai kendala yang dihadapi oleh orangtua. Maka, secara umum permasalahan anak lebih tepat jika diistilahkan dengan "ketelantaran anak".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Dalam terminologi "anak telantar" menunjuk pada anak yang karena suatu sebab tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya dan tidak mendapatkan pengasuhan secara layak. Lagi-lagi, masalah kemiskinan dapat berdampak pada persoalan pengasuhan anak, meski mungkin ada juga faktor lainnya, misalnya pola asuh dari orangtua yang rejective (menolak).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Menurut Hanna Wijaya (1986), indikator pola asuh yang rejective antara lain terlihat pada sikap orangtua yang tidak tertarik pada anak dan cenderung mengabaikannya. Bahkan ada orangtua yang sering menghukum, suka menyalahkan, bertindak bengis, dan bahkan tega mengusir anaknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Situasi macam ini dapat menjadi penyebab anak lari dari rumah dan bergabung dengan anak-anak sebaya lain yang telah berada di luar. Dengan demikian, mereka menjadi anak telantar dan menimbulkan problematik baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Betapapun kemiskinan bukan satu-satunya penyebab ketelantaran anak, namun data empiris menunjukkan bahwa sebagian besar permasalahan sosial, termasuk masalah anak telantar, bersumber dari kemiskinan. Kemiskinan menunjuk pada rendahnya tingkat ekonomi seseorang, sehingga mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan yang paling dasar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Problematik anak mesti dipecahkan. Bagaimana memfasilitasi anak agar dapat bertumbuh kembang sebagaimana anak-anak lainnya secara wajar merupakan masalah mendasar yang harus dipecahkan. Problematik anak berarti terkait dengan bagaimana memenuhi hak-hak dasar anak sesuai "Konvensi Hak Anak". Hak-hak dasar anak yaitu hak sipil dan kemerdekaan, lingkungan keluarga dan pilihan pemeliharaan, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan rekreasi dan budaya, serta perlindungan khusus jika terjadi bencana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Persoalan yang muncul berikutnya adalah problematik anak yang segera memerlukan penanganan. Karakteristik problematik anak sangat bervariasi, mulai dari perbedaan umur, tingkat pendidikan, latar belakang keluarga, jenis aktivitas, hingga asal daerahnya. Sementara dalam menyelesaikan masalah anak, kita menyadari adanya keterbatasan sumber daya dan sumber dana yang dimiliki oleh pemerintah maupun masyarakat. Oleh sebab itu, perlu dilakukan identifikasi tentang problematik anak tersebut sekaligus inventarisasi sumber-sumber daya kelembagaan yang ada di masyarakat. Dengan demikian, optimalisasi peran institusi keagamaan dan kemasyarakatan dalam penanganan maupun pemahaman mengenai berbagai problematik anak dapat dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Dalam perundang-undangan, pemerintah telah berupaya mewadahi kepentingan untuk memecahkan problematik anak. Pada 1979 telah disahkan UU No 4 tentang Kesejahteraan Anak. Tahun 1997 pemerintah telah mengeluarkan UU No 4 1997 tentang Penyandang Cacat. Pada 1990 melalui Keputusan Presiden RI No 36 Tahun 1990, Pemerintah Indonesia telah meratifikasi Convention on the Rights of the Child. Dan, pada 2002 DPR telah mengesahkan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Dalam undang-undang tersebut, anak didefinisikan sebagai sosok manusia yang belum berumur 18 tahun. Dengan asumsi itu, berdasarkan data saat ini, jumlah anak Indonesia sekitar 40% dari populasi penduduk Indonesia atau sekitar 85 juta anak. Sebagai generasi penerus cita-cita bangsa Indonesia, pada 15-20 tahun mendatang mereka akan menjadi pemimpin bangsa dan penyelenggara negara. Merekalah yang menentukan masa depan bangsa pada masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Namun, jika dicermati tingkat kesejahteraan anak Indonesia saat ini, kenyataannya masih sangat memprihatinkan. Masih banyak anak belum terpenuhi haknya untuk bisa hidup dan tumbuh berkembang menjadi sehat, cerdas, ceria, berbudi luhur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Anak adalah amanah dan karunia Allah. Pada diri anak melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya. Oleh karena itu, mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Mengarahkan anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi kewajiban orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Masih banyak penderitaan dialami anak-anak Indonesia. Banyak di antara mereka terkena lasus polio dan gizi buruk (busung lapar). Fakta lainnya, banyak anak usia sekolah dan remaja terperangkap kebiasaan merokok, terjerat narkoba, dan tertular HIV-AIDS. Di lain pihak terungkap pula bahwa banyak anak menjadi korban kekerasan seks. Ini semua merupakan bagian dari potret anak-anak kita yang perlu mendapatkan penanganan serius.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Masalah lain yang memprihatinkan, berjuta-juta anak tidak memiliki akses terhadap layanan pendidikan berkualitas. Anak-anak di bawah umur pun harus bekerja untuk menambah penghasilan keluarga. Banyak di antaranya malah menjadi korban kekerasan. Ini adalah potret buram lainnya yang terjadi pada anak-anak Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Berbagai permasalahan tersebut perlu ditangani demi masa depan anak-anak yang lebih baik pada masa-masa mendatang. Kita semua harus memiliki keyakinan dan optimisme tinggi bahwa sebagai penerus bangsa, anak-anak Indonesia harus bisa dibanggakan. Tidak ada alternatif lain, mereka harus diupayakan agar bisa tumbuh dan berkembang secara wajar, mendapatkan hak-haknya secara layak agar sehat dan cerdas hingga bisa dibanggakan pada masa depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Dengan memperhatikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, harapan kita ke depan, Indonesia adalah negara besar yang kaya sumber daya alam dengan sumber daya manusia berkualitas, yang siap menghadapi persaingan dan tantangan global. ***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/span&gt;, Penulis adalah peneliti LIPI, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi di &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=258197"&gt;Suara Karya, edisi 23 Juli 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8029655383673817834?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8029655383673817834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8029655383673817834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8029655383673817834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/anak-sebagai-generasi-penerus-bangsa.html' title='Anak sebagai Generasi Penerus Bangsa'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-2775059812463135482</id><published>2010-07-13T01:10:00.002+07:00</published><updated>2010-07-13T01:15:09.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi Juli 2010</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TDtbfjbrxEI/AAAAAAAABxQ/xdW28kgqHY4/s1600/Biskom-Juli-2010.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 305px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493084768153879618" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TDtbfjbrxEI/AAAAAAAABxQ/xdW28kgqHY4/s400/Biskom-Juli-2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Majalah BISKOM kali ini menampilkan Direktur Jenderal Postel Kementerian Kominfo, Muhammad Budi Setiawan, (Terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Juli 2010 diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: Dirjen Postel Kemkominfo, Muhammad Budi Setiawan, IIPv6 Dukung Pengembangan Industri Konten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;* Teddy Sukardi, PANDI Siap Implementasikan IPv6&lt;br /&gt;* Jumain Appe, e-Proc, Bagian dari Reformasi Birokrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;* LTE Atau WiMax?&lt;br /&gt;* Gempuran Gadget Hingga Jaringan 4G&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;* Indonesia Siapkan Regulasi LTE&lt;br /&gt;* Berbagai Tantangan Untuk 4G&lt;br /&gt;* Menuju CLOUD COMPUTING&lt;br /&gt;* RPM Konten Multimedia, Antara Pro dan Kontra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;* Baca iPad Lebih Lambat Dibanding Buku Cetak&lt;br /&gt;* LG Ramaikan Pasar PC Tablet&lt;br /&gt;* Android 2.2 Froyo Tersedia di Nexus One&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;* Atang Setiawan: Media Massa dan Kejahatan&lt;br /&gt;* Dirgayuza Setiawan: Do Not Call Register Peraturan Untuk Produktifitas Rakyat&lt;br /&gt;* Bob Julius Onggo: Apa Yang Bisa Didapatkan Dari BUZZ?&lt;br /&gt;* Muhamad Jafar Elly: RPM Konten Multimedia Pasca Heboh “PETERPORN”&lt;br /&gt;* Prakoso Bhairawa Putera: Paradigma Iptek Dalam Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;* ACER Aspire One AO721&lt;br /&gt;* MSI WIND U130 dan MSI WIND12 U230&lt;br /&gt;* ALIENWARE M11x&lt;br /&gt;* EPSON Stylus T13&lt;br /&gt;* SONY ERICSSON SHAKIRA&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-2775059812463135482?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/2775059812463135482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/biskom-edisi-juli-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2775059812463135482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2775059812463135482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/biskom-edisi-juli-2010.html' title='BISKOM Edisi Juli 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TDtbfjbrxEI/AAAAAAAABxQ/xdW28kgqHY4/s72-c/Biskom-Juli-2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5919772947786129465</id><published>2010-07-05T00:27:00.002+07:00</published><updated>2010-07-05T00:31:45.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Pendidikan Karakter</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TDDFXHVr3JI/AAAAAAAABw4/BOictc5ejdc/s1600/belajar+dan+diskusi+ilmiah+di+alam+terbuka.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 267px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5490104946662300818" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TDDFXHVr3JI/AAAAAAAABw4/BOictc5ejdc/s400/belajar+dan+diskusi+ilmiah+di+alam+terbuka.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhir-akhir ini pendidikan karakter begitu gencar menjadi sorotan berbagai kalangan di negeri ini. Bahkan, Mohammad Nuh secara tegas mengatakan, pendidikan karakter sangat penting untuk bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan karakter bukan merupakan hal baru. F.W. Foerster (1869-1966) menjadi penggagas awal pendidikan karakter yang menekankan pada dimensi etis spiritual dalam proses pembentukan pribadi. Sejak awal, pendidikan bertujuan untuk pembentukan karakter yang terwujud dalam kesatuan esensial subjek dengan perilaku dan sikap hidup yang dimilikinya. Karakter merupakan sesuatu yang mengualifikasi seorang pribadi. Karakter menjadi identitas yang mengatasi pengalaman kontingen yang selalu berubah. Dari kematangan karakter inilah, kualitas seorang pribadi diukur (Koesoema, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguatan pendidikan karakter menjadi semakin penting di tengah isu-isu yang saat ini berkembang, mulai dari penurunan degradasi moral anak bangsa, budaya instan atau jalan pintas yang begitu digandrungi untuk cepat berhasil, sampai pada bahaya budaya asing yang kurang "pas" untuk generasi muda dan tentunya serbuan bahaya obat-obatan terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena semacam ini sungguh ironis jika hanya duduk dan diam menyaksikan tunas muda bangsa ini terlena dalam krisis karakter. Padahal, bangkitnya dunia pendidikan yang telah dirintis Ki Hadjar Dewantara sungguh sangat berarti untuk dicermati dengan saksama. Senada kiranya dengan Nurokhim (2009) bahwa perjuangan kebangkitan pendidikan dengan semangat jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan adalah modal dasar penanaman karakter dalam pendidikan Indonesia saat itu. Bahkan, rela berkorban demi nusa dan bangsa menjadi alasan untuk tidak mudah dipandang sebelah mata oleh kaum penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan karakter bukan hanya slogan yang datang pada bulan pendidikan Mei-Juni setiap tahunnya lalu pergi begitu saja karena wacana ataupun isu-isu lain timbul. Pendidikan karakter pun bukan hanya tanggung jawab pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan Nasional hingga jajaran di tingkat terkecil sekalipun. Pendidikan karakter hendaklah dipandang sebagai sebuah sistem yang menjadi satu kesatuan dalam upaya peningkatan kualitas generasi bangsa yang benar dan tepat dalam menjalankan fungsi pelaksana ataupun pembaruan yang sejalan dengan cita-cita maupun nilai-nilai luhur Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila. Benar dan tepat merupakan kata kunci, benar dalam pengertian sesuai dengan sebagaimana adanya (seharusnya), dan tepat dalam pengertian cocok ataupun "pas" dengan tatanan nilai yang dipegang teguh oleh bangsa. Karakter menunjukkan jati diri. Jati diri menunjukkan identitas. Sudah selayaknya identitas bangsa dibangun di atas fondasi pendidikan yang lebih kuat dengan pendidikan karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sistem, pendidikan karakter harus melibatkan semua pihak. Kesatuan terkecil dan awal dalam pembentukan identitas tunas bangsa di tingkat keluarga haruslah benar-benar diperhatikan secara sadar oleh orang tua dan elemen keluarga lainnya. Penanaman nilai-nilai dasar yang kuat terletak pada level ini. Selanjutnya tugas institusi sekolah dan lingkungan sekolah serta masyarakat dalam menempa, melatih, dan menguatkan karakter dengan nilai-nilai ilmu pengetahuan, jasmani, dan rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah memberikan penguatan dengan pembelajaran pengetahuan berikut penanaman moral, nilai rasa, dan pekerti luhur. Penghargaan ataupun sanksi harus tetap diberikan. Pemberian penghargaan kepada yang berprestasi menjadi bentuk penyemangat dan motivator untuk menjadi lebih baik. Sanksi kepada yang melanggar menjadikan tindakan untuk mencegah berlakunya nilai-nilai buruk ke tingkat lebih tinggi. Pada tingkat sekolah/institusi pendidikan implementasi character base education dalam setiap mata pelajaran harus terus diberikan dengan porsi yang semakin meningkat. Para pendidik menjadi kunci untuk mencari formula pengajaran dan pembelajaran yang patut kepada anak/peserta didiknya. Inovasi pengajaran dan pendidikan sangat dibutuhkan pada bagian ini. Pengalaman ditambah dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa menjadi ramuan yang baik dalam menghasilkan inovasi pendidikan karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan di masyarakat tidak kalah penting. Wadah ini sangat menentukan dan berpengaruh terhadap karakter dan watak seseorang. Lingkungan masyarakatlah menjadi penentu penanaman nilai dan rasa yang diperoleh di bangku pendidikan dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajutan yang selama ini tidak tersambung secara baik dari setiap subsistem tersebut sudah selayaknya dirajut kembali. Hubungan dan educational networks yang baik dan terbina secara berkelanjutan, berproses secara bertahap adalah penentu keberhasilan sistem. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh &lt;strong&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/strong&gt;, &lt;em&gt;peneliti muda kebijakan dan perkembangan iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Publikasi di &lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=147045"&gt;PIKIRAN RAKYAT, 03 Juli 2010 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5919772947786129465?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5919772947786129465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/pendidikan-karakter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5919772947786129465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5919772947786129465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/07/pendidikan-karakter.html' title='Pendidikan Karakter'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TDDFXHVr3JI/AAAAAAAABw4/BOictc5ejdc/s72-c/belajar+dan+diskusi+ilmiah+di+alam+terbuka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7201076393840320800</id><published>2010-06-22T23:57:00.002+07:00</published><updated>2010-06-23T00:00:08.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>TITIK BALIK : Menerjang Rintangan Menggapai Masa Depan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TCDr-BN6-hI/AAAAAAAABww/VLr_ii8zoPo/s1600/titik+balik.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 274px; DISPLAY: block; HEIGHT: 400px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485643796848507410" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TCDr-BN6-hI/AAAAAAAABww/VLr_ii8zoPo/s400/titik+balik.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Copy Paste dari blog tetangga,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul : TITIK BALIK,&lt;br /&gt;Menerjang Rintangan Menggapai Masa Depan&lt;br /&gt;Penulis : 18 Pemenang Lomba Cipta Karya Inspiratif&lt;br /&gt;Penerbit: Leutika, Mei 2010.&lt;br /&gt;Tebal : xvi, 191 halaman&lt;br /&gt;ISBN : 978-6028-597-39-5&lt;br /&gt;Kategori: Nonfiksi - Motivasi&lt;br /&gt;Harga : Rp 38.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah mengalami masa-masa berat hingga berada di titik nadir?&lt;br /&gt;Terjatuh, terpuruk, dan gagal adalah biasa dalam kehidupan. Yang luar biasa adalah bila dapat bangkit dari keterpurukan dan kegagalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TITIK BALIK memuat pengalaman hidup yang patut dibagi bersama. Dari cerita seperti inilah seeorang sering menemukan pijar motivasi untuk menjalani hidup. Tak perlu mengalami kegagalan itu sendiri bila kita bisa belajar dari kegagalan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK CUKUP DENGAN AIR MATA adalah kisahku yang terpillih menjadi Pemenang I dalam lomba ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siang ini kita makan tumis kangkung spesial, ya?”&lt;br /&gt;“Spesial pakai apa, Ma?” tanya Kakak.&lt;br /&gt;“Pakai kangkung. Hehe …. Mau kan?”&lt;br /&gt;“Mau deh,” jawab Kakak. “Papa nanti siang mau makan pakai tumis kangkung spesial nggaaaak?” tanya Kakak.&lt;br /&gt;“Mau.”&lt;br /&gt;Datar.&lt;br /&gt;“Bener?”&lt;br /&gt;“Ya.”&lt;br /&gt;Masih datar....&lt;br /&gt;“Ada uang belanjanya?” Akhirnya bertanya juga.&lt;br /&gt;“Cari gratisan aja. Petik kangkungnya yang di dekat rumah Ustad.”&lt;br /&gt;Termangu.&lt;br /&gt;“Yuk, Kak. Kita cari kangkung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mengerti beban pikiran orangtuanya, Kakak bersorak gembira. Langkah-langkah kakinya begitu ringan ketika berjalan menuju tanah kosong di sebelah rumah Ustad. Di tanah kosong yang sebagian digenangi air itu tumbuh subur kangkung liar. Besar-besar. Segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak masih berceloteh riang saat ibunya, seorang sarjana yang lulus cum laude dari sebuah PTN ternama memetiki kangkung liar demi menghemat seribu rupiah bakal membeli dua ikat kangkung untuk menu makan siang. Ya. Seribu rupiah. Bukan sepuluh ribu. Bukan seratus ribu.&lt;br /&gt;(Sepenggal kisah Triani Retno dalam buku Titik Balik!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 penulis yang tergabung dalam buku ini adalah: Dian Nafi Awaliyah, Tri Nursanti, R. Rudi Agung P, Rizha Krisna Wardhani, Suguh Kurniawan, ME Chitra Eka Dewi, Yuli Misgiyati, Kurniadi, Tia Setiawati, Agus M. Irkham, Haya Aliya Zaki, &lt;strong&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/strong&gt;, Ari Sandi, Sri Hindiyastuti, Alfi Zamilah, Dira Ernawati, dan Yuventia Tunda Reka Anggita. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sumber: &lt;a href="http://takhanyanovel.blogspot.com/2010/06/titik-balik-menerjang-rintangan.html"&gt;takhanyanovel.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7201076393840320800?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7201076393840320800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/titik-balik-menerjang-rintangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7201076393840320800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7201076393840320800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/titik-balik-menerjang-rintangan.html' title='TITIK BALIK : Menerjang Rintangan Menggapai Masa Depan'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TCDr-BN6-hI/AAAAAAAABww/VLr_ii8zoPo/s72-c/titik+balik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8832476433551781413</id><published>2010-06-22T23:39:00.003+07:00</published><updated>2010-06-22T23:45:08.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI/CERPEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Antologi Puisi Mengenang Moh. Wan Anwar "Berjalan Ke Utara"</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TCDohM_si0I/AAAAAAAABwo/d73xn1pFIVQ/s1600/Menuju+Ke+Utara.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 283px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485640003258977090" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TCDohM_si0I/AAAAAAAABwo/d73xn1pFIVQ/s400/Menuju+Ke+Utara.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada sekitar 113 penyair yang mengirim naskah puisi, namun setelah melalui tahap kurasi, akhirnya hanya 79 penyair yang masuk dalam antologi Berjalan Ke Utara ini. Antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Hadi-Lautnya&lt;br /&gt;Adew Habtsa-Obituari&lt;br /&gt;Adhy Rical-Tuhan Mencintaimu&lt;br /&gt;Adin-Menjelang Tidur&lt;br /&gt;Ahmadun Yosi Herfanda-Lelaki Tegar&lt;br /&gt;Amaturrasyidah-Suatu Pagi Kamu Mengunyah Lebah&lt;br /&gt;Anri Rachman-1.&lt;br /&gt;Bode Riswandi-Di Beranda Sajakmu&lt;br /&gt;Boedi Ismanto SA-Untuk yang Tercinta&lt;br /&gt;Budhi Setyawan-Bulan Sabit di Serang&lt;br /&gt;Deden Abdul Aziz-In Memoriam&lt;br /&gt;Delvi Yandra-Kereta Terakhir&lt;br /&gt;Den Bagoes-Puisi Itu Mencarimu, Wan&lt;br /&gt;Dian Hardiana-Kepada Penyair yang Telah Pindah Rumah&lt;br /&gt;Dian Hartati-Ingatan&lt;br /&gt;Doddi Ahmad Fawzy-Momento Partere&lt;br /&gt;Dony P. Herwanto-Aku Mencatat Namamu Diam-diam&lt;br /&gt;Dwi S. Wibowo-Kini Aku Ingin Menjumpai Mautmu&lt;br /&gt;Edwar Maulana-Sajak Pengantar&lt;br /&gt;Endang Supriadi-Sebuah Rencana&lt;br /&gt;Evi Sefiani-Sembilan Belas Tahun Kemudian&lt;br /&gt;Faisal Syahreza-Memoribilia&lt;br /&gt;Fina Sato-Kura-kura&lt;br /&gt;Firman Venayaksa-Amor Vincit Omnia 3&lt;br /&gt;Frans Ekodhanto-Ritual Perpisahan&lt;br /&gt;Ginanjar Rahadian-Tiga Catatan Sebelum Kau Berangkat&lt;br /&gt;Hasta Indriyana-Kampung Halaman&lt;br /&gt;Heru Joni Putra-Pintu Usia&lt;br /&gt;Hudan Nur-Pepasirpun Terluka&lt;br /&gt;IH Antassalam-Moksa&lt;br /&gt;Ihung-Mengunduh dari Jarak Jauh&lt;br /&gt;Jafar Fakhrurozi-Penjaga Kata&lt;br /&gt;Kamaludin-Tak Ada Upacara Pemberangkatan Buatmu&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Koko P. Bhairawa-Kita ‘Kan Terus Bicara&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Langgeng Prima Anggradinata-Para Pelayat&lt;br /&gt;Lina Kelana-Sajak untuk Kesatria&lt;br /&gt;Lugiena De-Sajak Panglayungan&lt;br /&gt;Lukman Asya-Ibadah Para Penyair&lt;br /&gt;M. Arfani Budiman-Zikir Buat Pendiri ASAS&lt;br /&gt;Ma’mur Saadie-Selembar Daun&lt;br /&gt;Matdon-Sajak Mengenang Sajak&lt;br /&gt;Melda MR-Sepotong Senja yang Belum Habis Kita Nikmati&lt;br /&gt;Moch. Satrio Welang-Sayap Terkepak (lagi)&lt;br /&gt;Muda Wijaya-Paragraf Kata Pada Suatu Hari Paling Dingin&lt;br /&gt;Muhzen Den-Di Pemakamanmu Aku Membatu&lt;br /&gt;N Rohmah Maidasari-Pada Hatimu&lt;br /&gt;Nandang R. Pamungkas-Hujan pun Usai&lt;br /&gt;Nero Taopik Abdillah-Sajak Tahlillan&lt;br /&gt;Nety Av Ney-Di Antara Musim&lt;br /&gt;Niduparas Erlang-Maut Seperih Senja di Laut Lontar&lt;br /&gt;Nugraha Umur Kayu-Pesan Kematian&lt;br /&gt;Pratiwi Sulistiyana-Ketika Hilang Bulan&lt;br /&gt;Pringadi Abdi Surya-Suatu Malam di Cianjur&lt;br /&gt;Rahmat Heldy HS-Cerita Seorang Kawan&lt;br /&gt;Ramdan Saleh-Yang Terkenang&lt;br /&gt;Rangga Umara-Ayat Ganjil Terpahat di Punggung Batu&lt;br /&gt;Reza Saeful Rachman-Sebelum Senja Selesai&lt;br /&gt;Rian Ibayana-Kasidah Terakhir&lt;br /&gt;Rizki Sharaf -Tunggilis&lt;br /&gt;Rizqi Nur Amaliah-Arah Pulang&lt;br /&gt;Rozi Kembara-Doa Pengantar Tidur&lt;br /&gt;Rudy Ramdani-Rumah Kertas&lt;br /&gt;Seli Desmiarti-Tuan Wan&lt;br /&gt;Sigit Pramono-Maut Berpagut&lt;br /&gt;Sopan Sopian-Aku Masih Membaca Namamu&lt;br /&gt;Sulaiman Djaya-Terbanglah Mautku, Terbangkan Hidupku&lt;br /&gt;Syaifudin Gani-Di Padang Konda&lt;br /&gt;Syarif Hidayatullah-Aku Kini Menamaimu Sepi&lt;br /&gt;Toni Lesmana-23 November&lt;br /&gt;Veronika Dian-Hening yang Tak Biasa&lt;br /&gt;Viddy AD Daery-Di Rumah Hitam Batam, Aku Teringat Kau Wan Anwar&lt;br /&gt;W. Herlya Winna -Usia Padam Dalam Gugusan Hari&lt;br /&gt;Widzar Alghifary-Tentang November&lt;br /&gt;Wili Azhari-Di Bawah Pahatan Namamu&lt;br /&gt;Wulan Widari Endah-Cintaku&lt;br /&gt;Yusran Arifin-Kafe Itu Bernama Dunia&lt;br /&gt;Yopi Setia Umbara-Obituari&lt;br /&gt;Yussak Anugrah-Kang Wan I&lt;br /&gt;Zulkifli Songyanan-Kepada Wan Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian nama-nama yang masuk dalam antologi ini. Melalui penerbitan buku Antologi puisi mengenang Moh. Wan Anwar Berjalan Ke Utara ini, semoga kita dapat mengambil spirit yang senantiasa beliau alirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyunting&lt;br /&gt;Heri Maja Kelana &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;NB: Sumber dari Catatan Langgeng Prima Anggradinata: Pengumuman Hasil Kurasi Akhir Antologi Puisi Mengenang Moh. Wan Anwar "Berjalan Ke Utara"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8832476433551781413?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8832476433551781413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/antologi-puisi-mengenang-moh-wan-anwar.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8832476433551781413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8832476433551781413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/antologi-puisi-mengenang-moh-wan-anwar.html' title='Antologi Puisi Mengenang Moh. Wan Anwar &quot;Berjalan Ke Utara&quot;'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TCDohM_si0I/AAAAAAAABwo/d73xn1pFIVQ/s72-c/Menuju+Ke+Utara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-2398655457617169323</id><published>2010-06-20T13:07:00.003+07:00</published><updated>2010-06-20T13:20:46.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN WISATA'/><title type='text'>Pesona Keindahan Pantai Pangandaran</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;"KAWASAN ini begitu cepat pulih!" begitulah gumam dalam hati ketika pertama kali menginjakkan kaki di kawasan wisata Pangandaran (Jawa Barat) akhir minggu, di bulan Mei lalu. Geliat perekonomian dan kehidupan sosial yang didukung sektor pariwisata telah benar-benar membangkitkan Pangandaran. Kondisi saat ini jauh dari kesan wilayah pascatsunami 17 Juli 2006 silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan wisata ke Pangandaran saat ini sangatlah mudah dijangkau karena telah banyak agen perjalanan ataupun komunitas pengelana yang menyelenggarakan wisata perjalanan ke Pangandaran dengan harga yang relatif murah. Pilihan semacam ini sangat cocok untuk mengisi liburan akhir pekan saya. Setelah menempuh perjalanan 8 jam Jakarta–Pangandaran, akhirnya di Sabtu pagi saya tiba dengan disambut sapuan awan hitam selepas hujan pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sarapan pagi, trip pertama dimulai dan tujuan Cukang Taneuh atau yang lebih dikenal dengan Green Canyon. Kawasan ini terletak di Desa Kertayasa (Cijulang), perjalanan ditempuh sejauh 31 kilometer dari Pangandaran. Aliran Sungai Cijulang langsung beriak ketika perahu tempel mulai menyusuri badan sungai. Tak perlu waktu lama, hamparan hijau bukit yang mengapit sisi kanan dan kini mulai terlihat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 267px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5484735465474813282" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TB2x2LKc7WI/AAAAAAAABwQ/wt6otMeD2Lo/s400/Foto+2.+Hijau+dan+Sejuk.JPG" /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini kami tidak sendiri, ada banyak pengunjung yang juga ikut menikmati pesona gua dengan stalaktit dan stalakmit. Alhasil, menunggu sekitar lima menit pun harus dilakukan. Sembari menunggu, tak urung kamera yang sedari tadi tersimpan rapi di dry bag menjadi teman setia untuk mengabadikan keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Green Canyon benar-benar menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang. Berenang dan berpegangan dengan pinggiran bebatuan di antara dua bukit memacu adrenalin. Arus sungai yang mengasyikkan menambah sensasi tersendiri. Di sisi kanan dan kiri, air tanah jatuh layaknya hujan. Sementara itu, di mulut gua terdapat Air Terjun Palatar yang menjadikan objek ini luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah terpacu adrenalin, saatnya rehat sejenak dan menuju trip berikutnya. Tujuannya adalah Pantai Batu Karas. Objek wisata ini masih berada di Kecamatan Cijulang. Awan nan putih, langit biru, dan deburan ombok yang tenang menjadikan Pantai Batu Karas terasa nyaman dan hangat menyambut tiap pengunjung yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menyenangkan menatap lepas hingga ke batas cakrawala. Benar-benar keindahan tiada tara. Suasana nyaman dengan angin sepoi-sepoi dan pemandangan mata yang disuguhi anak-anak bermain ombak di pantai nan landai, sungguh membuat saya betah berlama-lama di pantai ini. Namun, trip masih panjang. Masih ada objek wisata lain yang harus dikunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trip berikutnya adalah Pantai Batu Hiu. Pesona lain disuguhi di pantai yang terletak di Desa Ciliang (Parigi). Jarak lokasi tidak lebih dari 14 kilometer dari selatan Pangandaran. Bukan hanya laut biru dan deburan ombak yang bisa kita lihat di sini, tetapi kita juga bisa mendatangi Konservasi Anak Penyu (tukik) yang letaknya 300 meter dari gerbang masuk pantai. Konservasi ini berada di bawah tanggung jawab Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Jawa, Kementerian Lingkungan Hidup. Namun, kedatangan kali ini tidak dapat melihat anak penyu, karena beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelepasan langsung ke habitatnya. Di konservasi yang tersisa hanya dua dari tiga bak (kolam) pemeliharaan yang berisi penyu-penyu hasil tangkapan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Batu Hiu punya cara lain untuk memanjakan pengunjung. Dari atas bukit kecil yang ditumbuhi pohon pandan wong, kita bisa menyaksikan Samudera Indonesia nan biru lengkap dengan deburan ombak yang bergulungan. Embusan angin lagi-lagi menggoda untuk berlama-lama. Bila menjuruskan pandangan ke sebelah timur, hamparan pantai terbentang hingga Pangandaran. Jalan-jalan untuk sekadar menikmati angin dan pemandangan dari atas bukit semakin terasa nyaman dengan disediakannya fasilitas pejalan kaki yang telah ditata secara apik. Bukan hanya itu, duduk santai di rerumputan atas bukit pun sepertinya cukup layak untuk dilakukan di Pantai Batu Hiu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu di Pangandaran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharian menikmati pesona alam di sisi lain Pangandaran, tidak menyulitkan saya untuk bangun pagi di hari Minggu. Justru setelah menyelesaikan kewajiban pagi, dengan kamera di tangan saya langsung menuju Pantai Pangandaran. Wow, ramai betul kala itu. Kita bisa menyaksikan aktivitas pagi masyarakat lokal yang berbaur dengan wisatawan di sepanjang bibir pantai. Mereka bermain ombak, berenang dengan papan seluncur, bermain bola, ataupun sekadar berjalan di atas pasir pantai dan berfoto. &lt;/p&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; DISPLAY: block; HEIGHT: 267px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5484735475392742962" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TB2x2wHEhjI/AAAAAAAABwY/4pViPAXV038/s400/Foto+21.+Pagi+di+Pangandaran+2.JPG" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;Waktu terasa begitu cepat berputar hingga trip keempat sudah harus dijalankan. Trip kali ini sangatlah spesial karena bernuansa trekking dengan objek tujuannya Taman Wisata Alam Pangandaran (TWAP). TWAP terletak berimpitan dengan kawasan konservasi cagar alam Pangandaran. Kegiatan Penjelajahan hutan dan pantai dilakukan hingga ke gua alam serta melihat situs budaya Batu Kalde. Jalur menuju lokasi ditempuh melalui laut dengan perahu wisata yang memang banyak disewakan di pinggiran Pantai Pangandaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan menuju lokasi, hamparan pemandangan tersaji mulai dari karang kodok, batu layar, hingga bagan-bagan ikan nelayan. Perahu tempel sesekali bergoyang keras memecah ombak. Setiba di lokasi, mata langsung tertuju pada hamparan pasir putih nan eksotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan tidak seberapa jauh, mata kembali disajikan oleh hamparan rumput dengan bunga-bunga berwarna merah muda di antara kawanan rusa. Rusa-rusa di tempat ini sungguh bersahabat dengan pengunjung, hingga tak segan-segan salah satu rekan saya memberikan pisang. Rusa pun datang menghampiri. Pesona keindahan di selatan Jawa Barat ini layak disejajarkan dengan pesona destinasi lainnya di Indonesia. &lt;em&gt;(Prakoso Bhairawa Putera&lt;/em&gt;)***&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-2398655457617169323?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/2398655457617169323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/pesona-keindahan-pantai-pangandaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2398655457617169323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2398655457617169323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/pesona-keindahan-pantai-pangandaran.html' title='Pesona Keindahan Pantai Pangandaran'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TB2x2LKc7WI/AAAAAAAABwQ/wt6otMeD2Lo/s72-c/Foto+2.+Hijau+dan+Sejuk.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8955356434110934002</id><published>2010-06-16T23:19:00.004+07:00</published><updated>2010-06-16T23:25:06.307+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSIDE SUMATERA'/><title type='text'>Museum Kita dalam Optimisme New Brand Visit 2010</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBj6zQYI7iI/AAAAAAAABwI/mCKYxQ0989Y/s1600/n45798717949_6959.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 178px; FLOAT: right; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483408304800067106" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBj6zQYI7iI/AAAAAAAABwI/mCKYxQ0989Y/s320/n45798717949_6959.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Pada 30 Desember 2009 lalu, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mencanangkan tahun 2010 sebagai “Tahun Kunjungan Museum”. Bahkan pada awal Januari 2010 diluncurkan juga Gerakan Nasional Cinta Museum (GNCM) yang akan berlangsung sepanjang 2010-2014. Peluncuran gerakan GNCM diharapkan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan revitalisasi museum di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pencanangan ini, pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengharapkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun turis asing ke berbagai museum yang ada di Indonesia. Di sisi lain, pencanangan Tahun Kunjungan Museum dapat pula meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat sesuai fungsi museum itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara museum, ada baiknya kita melihat rujukan pada definisi yang diberikan International Council of Museums. Museum adalah institusi permanen yang melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi di lapangan menunjukkan, kunjungan masyarakat ke museum yang tersebar di berbagai kota di Indonesia belum menggembirakan, atau hanya 2 persen dari jumlah penduduk per tahun (Kompas, 16 April 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimnya kunjungan disebabkan oleh banyak faktor. Thomas Haryonagoro (2009) menjelaskan, ada kesan di masyarakat selama ini yang kurang berpihak terhadap museum, di mana fasilitas ini dianggap tidak atraktif, tidak aspiratif, tidak menghibur, dan pengelolaan dilakukan seadanya. Keberadaan museum belum mampu menunjukkan nilai-nilai koleksi yang tersimpan kepada publik. Kondisi sumber daya manusia di museum pun memprihatinkan. Edukator (programmer) kurang profesional, kehumasan (public relation) lemah, kurang aktif. Pemasaran ataupun informasi tentang museum hanya seadanya dan cenderung stagnan. Kondisi ini diperparah pula dengan penyelenggara pariwisata yang kurang berpihak kepada museum. Museum dinilai belum menjadi destinasi yang potensial. Otonomi daerah pun menghambat konsolidasi pusat-daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini jumlah museum di Indonesia tercatat 281 unit, dan diperkirakan akan terus bertambah. Museum tersebut antara lain tersebar di Jawa Tengah (41 museum), DKI Jakarta (62 museum), dan DI Yogyakarta (32 museum). Berdasarkan data dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (2009), jumlah kunjungan terhadap 80 museum di seluruh Indonesia setiap tahunnya mengalami penurunan. Pada tahun 2006, jumlah kunjungan ke museum mencapai 4.561.165, lalu turun menjadi 4.204.321 di tahun 2007, bahkan di tahun 2008 turun kembali menjadi 4.174.020 pengunjung. Keadaan semacam ini jelas mengindikasikan bahwa museum kurang diminati sebagai salah satu tujuan wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Museum di Sumatera&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejak bergulirnya otonomi daerah, kewenangan pengelolaan museum diserahkan ke daerah sesuai PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palembang adalah salah satu kota di Sumatera yang banyak menyimpan benda-benda sejarah. Beberapa kalangan mengharapkan museum-museum di kota ini perlu diperbaiki dalam sistem pengelolaannya (Antara, 9 Januari 2010). Kurang terawatnya koleksi berharga, mutu fasilitas atau wahana penyimpanan menjadi permasalahan utama. Padahal jika ditelusuri, potensi museum di daerah yang merupakan pusat Kerajaan Sriwijaya itu dapat menjadi daya tarik tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa museum terkenal di Palembang, antara lain Museum Balaputra Dewa (dikelola Pemprov/Dinas Pendidikan Sumsel), Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (dikelola Pemkot Palembang), Museum Tekstil, Museum Sriwijaya di kompleks Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (dikelola Dinas Pendidikan Provinsi), dan Monumen Amanat Perjuangan Rakyat. Berbedanya pengelola tiap museum di Palembang juga berdampak pada mekanisme anggaran yang diperoleh atau diperuntukkan bagi perawatan tiap museum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah pemberitaan yang diturunkan kantor berita Antara edisi 9 Januari 2010, disebutkan bahwa beberapa museum di Palembang sangat memprihatinkan, seperti Museum Sriwijaya di kompleks TPKS, Museum Tekstil, dan Museum Balaputra Dewa. Museum Sriwijaya sering tidak beroperasi dan tutup. Kondisi sekitarnya nampak kotor serta kumuh. Koleksi Rumah Limas dan bangunan sekitar Museum Balaputra Dewa juga terlihat memerlukan perbaikan karena mulai keropos dimakan usia dan rayap. Kondisi penerangan lampu museum pada malam hari sangat kurang. Beberapa pengunjung museum membandingkannya dengan kondisi Museum Sultan Mahmud Badaruddin di dekat Benteng Kuto Besak (BKB), pinggiran Sungai Musi dan Monpera yang tidak berjauhan lokasinya. Kedua museum itu relatif banyak dikunjungi masyarakat, termasuk turis mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang agak berbeda terlihat dari pengelolaan Museum Negeri Sumatera Utara. Sebagaimana hasil wawancara Inside Sumatera dengan Kepala Museum, Sri Hartini, (edisi Desember 2009), terlihat adanya upaya membangkitkan image baru pada museum tersebut. Tetapi “revolusi museum” tidaklah mudah. Pada awal perencanaan, ada kesulitan untuk meyakinkan pihak-pihak terkait, bahwa renovasi ruang dan display akan berakibat positif bagi jumlah kunjungan. Pembangunan museum tidak masuk dalam program utama pemerintah yang masih berkutat pada infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Keberlangsungan operasional Museum Negeri Sumut selama ini hanya karena adanya dana reguler yang memang tidak dialokasikan untuk wawasan permuseuman moderen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mampu merubah tampilan museum, perubahan persepsi terhadap pengelolaan museum juga menjadi penting. Hal ini juga yang dilakukan Sri Hartini. Paradigma lama yang selama ini menganggap pengelolaan museum dengan semata-mata berorientasi koleksi, selanjutnya perlu dikembangkan pula dengan orientasi publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jambi, rendahnya kunjungan wisata ke museum sebagai pusat wisata sejarah lebih banyak dipengaruhi kurangnya kegiatan rekreasi yang digelar di arena museum. Masyarakat Jambi cenderung enggan berkunjung ke museum kalau hanya untuk melihat-lihat benda-benda bersejarah yang dinilai hanya barang kuno (Radesman Saragih: Suara Pembaruan, 7 Nopember 2009). Salah satu terobosan penting yang dilakukan oleh pihak pengelola untuk menstimulus jumlah pengunjung--baik pihak Museum Negeri Jambi dan Museum Perjuangan Rakyat Jambi--adalah terus menggencarkan berbagai kegiatan rekreasi, seni, budaya, dan pendidikan di arena museum. Sasaran utama kegiatan tersebut umumnya anak-anak dan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terobosan-terobosan semacam ini menjadi penting dalam menggairahkan kunjungan ke museum. Tetapi selain itu, sesungguhnya kita perlu juga mengadaptasi penggunaan teknologi permuseuman yang lebih maju. Misalnya dengan pemanfaatan visualisasi dan animasi bantuan teknologi informasi. Kecanggihan teknologi informasi dapat memopulerkan dan mengomunikasikan museum di jaringan maya. Melalui jaringan itu, museum dan koleksinya mampu menjadi obyek pengetahuan, data, dan wahana tukar-menukar informasi secara lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep museum virtual sendiri telah diperkenalkan sejak 1993 oleh Museum of Computer Art (MOCA) yang pada saat itu dipimpin oleh Don Archer. Museum virtual ini merupakan sebuah lembaga nirlaba di bawah Departemen Pendidikan Negara Bagian New York (AS), dan sejak saat itu muncullah virtual museum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya konsep museum virtual cukup sederhana, yaitu sebuah halaman dan bagian dari rumah (web) di internet yang sifatnya online dengan memasukkan segala informasi yang selama ini diperoleh melalui museum dengan berkunjung langsung ke lokasi yang kemudian dipindahkan ke lembaran halaman virtual. Di beberapa negara, museum virtual cukup membantu meningkatkan minat mahasiswa dan pelajar untuk studi koleksi museum tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Langkah Sukses New Brand 2010&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah kondisi saat ini, di mana keberpihakan terhadap museum mulai kembali diperlihatkan oleh pemerintah, maka setiap potensi museum di Sumatera perlu segera diinventarisasikan. Hal ini merupakan langkah awal atau bisa juga dikatakan sebagai langkah pertama dalam sukses Tahun Kunjungan Museum 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendataan kembali museum-museum dan koleksinya penting untuk melihat sejauh mana karakteristik yang dimiliki oleh daerah tersebut. Pendataan pun berfungsi untuk mengetahui kelengkapan koleksi yang dipunyai sesuai dengan daftar inventarisasi, apakah keadaanya terawat atau mulai mengalami kerusakan. Setelah melakukan inventarisasi, langkah berikutnya adalah “pembangunan kembali” museum dengan paradigma baru. Yang dimaksud pembangunan di sini bukanlah pembangunan gedung baru. Hal ini dapat mencontoh keberhasilan yang dilakukan oleh Museum Negeri Sumatera Utara. Paradigma baru itu adalah orientasi yang lebih besar kepada pelayanan publik, di samping pengoptimalan moderenisasi permuseuman sehingga layak kunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dari sisi marketing, terobosan yang bisa dilakukan museum daerah antara lain, kerja sama dengan pihak-pihak seperti Dinas Pendidikan Nasional, Dinas Pariwisata, dan media massa untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berpusat di museum, mengaktifkan kembali study tour ke museum-museum sebagai wisata edukasi, pemasaran museum melalui blog atau web, mempersiapkan diri secara matang bila ikut pameran, dan seterusnya. Seluruh kegiatan itu harus mampu mengubah citra museum yang tua, kuno, kumuh dan tidak cozy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ada banyak lagi terobosan-terobosan yang bisa dilakukan oleh pihak pengelola museum. Mengingat program Tahun Kunjungan Museum 2010 sebagai “jualan” pokok pariwisata Indonesia, maka dukungan dari pemerintah daerah menjadi penting. Semoga tahun 2010 ini menjadi awal yang baik untuk mengembalikan museum kita sebagai khasanah yang bernilai edukasi yang bermanfaat untuk pemartabatan pengetahuan dan jati diri anak bangsa di tengah pengaruh global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Penulis : &lt;/em&gt;&lt;a href="http://prakosobhairawa.blogspot.com/"&gt;&lt;em&gt;Prakoso Bhairawa Putera&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;, Peneliti Muda Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.insidesumatera.com/?open=view&amp;amp;newsid=1385&amp;amp;go=Museum%20Kita%20dalam%20Optimisme%20New%20Brand%20Visit%202010"&gt;Inside Sumatera, 15 Juni 2010&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8955356434110934002?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8955356434110934002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/museum-kita-dalam-optimisme-new-brand.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8955356434110934002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8955356434110934002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/museum-kita-dalam-optimisme-new-brand.html' title='Museum Kita dalam Optimisme New Brand Visit 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBj6zQYI7iI/AAAAAAAABwI/mCKYxQ0989Y/s72-c/n45798717949_6959.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4406505558086138007</id><published>2010-06-15T21:41:00.003+07:00</published><updated>2010-06-15T21:45:01.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi Juni 2010</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBeRyL9d21I/AAAAAAAABv4/K4cln-RTUqM/s1600/Majalah-Biskom-edisi-Juni.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 247px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483011362736954194" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBeRyL9d21I/AAAAAAAABv4/K4cln-RTUqM/s320/Majalah-Biskom-edisi-Juni.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Majalah BISKOM kali ini menampilkan Direktur Jenderal Aplikasi dan Telematika Kementerian Kominfo, Ashwin Sasongko, (Terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Juni 2010 diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: Ashwin Sasongko, INAICTA 2010 Konsen Pada Teknologi Hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;* Irfan Setiaputra, Perisalah, Software Buatan Indonesia&lt;br /&gt;* Tatang A. Taufik, e-Voting Tergantung e-KTP&lt;br /&gt;* Sunil Chava, Cloud Computing Booming di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;* Menuju E- VOTING 2014&lt;br /&gt;* Regulasi &amp;amp; Aturan Dalam Pemilu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;* Mengekor Sang Fenomenal, iPad&lt;br /&gt;* Dari Vendor Terkenal Hingga Pemain Baru&lt;br /&gt;* Keterbukaan Informasi Publik&lt;br /&gt;* Indonesia Siap Migrasi IPv6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;* Web Berkarakter Arab Resmi Tampil&lt;br /&gt;* Symantec Rilis AntiVirus 2011 Untuk Facebook&lt;br /&gt;* Game 3D Booming Pada 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;* Atang Setiawan: Globalisasi dan Cyber Crime&lt;br /&gt;* Dirgayuza Setiawan: Keterbukaan Informasi Publik Kunci Dari ”Government 2.0” di Australia&lt;br /&gt;* Bob Julius Onggo: Dicari Lowongan: TWEETOLOGIST&lt;br /&gt;* Iwan Eka Setiawan: Teknologi Untuk Budidaya Sidat di Indonesia&lt;br /&gt;* Prakoso Bhairawa Putera: E-Tourism Dalam Visit Indonesia Year 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;* Canon LV Projector&lt;br /&gt;* HP Vivienne Tam&lt;br /&gt;* MSI GT40 dan GT740&lt;br /&gt;* Samsung Galaxy S i9000&lt;br /&gt;* SONY ERICSSON J20i&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4406505558086138007?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4406505558086138007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/biskom-edisi-juni-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4406505558086138007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4406505558086138007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/biskom-edisi-juni-2010.html' title='BISKOM Edisi Juni 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBeRyL9d21I/AAAAAAAABv4/K4cln-RTUqM/s72-c/Majalah-Biskom-edisi-Juni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-5861744960305427291</id><published>2010-06-15T21:08:00.003+07:00</published><updated>2010-06-15T21:48:26.509+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA KARYA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Kepedulian Soekarno pada Kemelaratan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBeSpAm5HsI/AAAAAAAABwA/mKNHEdLzUNY/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 188px; FLOAT: left; HEIGHT: 268px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483012304582287042" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBeSpAm5HsI/AAAAAAAABwA/mKNHEdLzUNY/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; "Anak Belanda tidak pernah bermain dengan anak bumiputra. Mereka orang Barat yang putih seperti salju asli yang baik dan mereka memandang rendah kepadaku karena aku anak bumiputra atau inlander."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman pahit ini dialami Bung Karno ketika bersekolah di Europeese Logere School. Kebencian Sang Putra Fajar terhadap sikap anak-anak Belanda yang terlalu meremehkan anak pribumi makin lama makin berkembang. Hal itu memengaruhi jiwa dan alam pikirannya untuk membenci penjajah Belanda. Bagi Bung Karno pribadi, itu penghinaan yang begitu menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu ia bertekad untuk menuntut pengakuan atas bangsa dan memulihkan harga diri sendiri serta rakyatnya yang kemudian menjadi pendorong bagi setiap tindakannya. Sosok proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia (RI) ini harus melewati masa-masa sulit pada awal kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno dilahirkan pada 6 Juni 1901 di Blitar. Nama kelahirannya Kusno. Tapi, karena sakit-sakitan, maka sang ayah mengganti namanya menjadi Soekarno. Hal ini diungkapkan dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams. Karno adalah salah seorang pahlawan terbesar dalam cerita Mahabharata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, Bung Karno sangat memperhatikan orang miskin. Kemelaratan dan kemiskinan orang lain tidak luput dari perhatiannya. Sikap inilah yang menjadi energi penggerak bagi Bung Karno untuk memperjuangkan serta membela nasib rakyat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno dengan lantangnya mengutuk segala bentuk kolonialisme dan kapitalisme. Dalam pandangannya, kedua hal tersebut akan melahirkan struktur masyarakat eksploitatif yang bermuara pada imperialisme, baik imperialisme politik maupun imperialisme ekonomi. Bagi Bung Karno, kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme merupakan tantangan besar bagi setiap orang Indonesia yang menghendaki kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, putra pasangan Raden Sukemi Sastrodiharjo dan Ida Ayu Nyoman Rai ini juga sangat membenci elitisme. Elitisme mendorong sekelompok orang merasa diri memiliki status sosial-politik lebih tinggi daripada orang lain. Elitisme bisa dipraktikkan oleh orang-orang pribumi terhadap bangsanya sendiri. Jika ini dibiarkan, akan terjadi perpecahan di antara kelompok masyarakat. Sistem kolonial dan sikap-sikap imperialisme pun akan lestari di bumi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematangan pola pikir Bung Karno makin terlihat jelas dengan bertambahnya usia. Ketertarikannya pada dunia politik untuk memperjuangkan semua rasa keterkurungan rakyat makin besar. Di rumah HOS Cokroaminoto, Bung Karno menggali semuanya. Di rumah pimpinan Sarikat Islam inilah ia mendapatkan pengalaman pertama mengenai gairah kebangsaan dan energi politik, yang kemudian rakyat dipersiapkan untuk melawan pemerintah kolonial secara terorganisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan politiknya pada era kebangkitan nasional membawa Bung Karno harus keluar-masuk penjara dan ia harus dibuang ke tempat-tempat terpencil karena sikap arogannya terhadap pemerintah kolonial. Sebagai tokoh pergerakan, dinding penjara dan penderitaan di pembuangan tidak melumpuhkan daya juangnya. Pada waktu menghadapi kesulitan, Bung Karno selalu mengatakan kepada dirinya sendiri, "Soekarno, kesakitan yang kau rasakan sekarang hanyalah kerikil di jalan raya menuju kemerdekaan. Langkahilah dia, kalau engkau jatuh karenanya, berdirilah engkau kembali dan terus berjalan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno berusaha untuk membuat bangsa Indonesia sama tinggi dan setara di dunia internasional. Ia pun mempersatukan semua suku bangsa menjadi satu bangsa: bangsa Indonesia. Kemudian Bung Karno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang membawa misi menyatukan seluruh rakyat Indonesia dengan tidak membedakan suku dan sebagainya dalam satu kekuatan yang mahahebat. Bung Karno, melalui partainya, mewadahi perjuangan rakyat Indonesia untuk mencapai cita-cita, yaitu tercapainya Indonesia merdeka secepat mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam partainya Bung Karno mengedepankan paham kebangsaan yang benar dan mendalam. Ia ingin agar bangsa kita tetap menjadi subjek demokrasi, sehingga sumber daya politik dan ekonomi bisa dinikmati rakyat secara merata. Untuk mengembangkan partai yang didirikannya, Bung Karno mencetuskan ide tentang paham marhaenisme yang di dalamnya merupakan sintesis dari ajaran marxisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhaenisme mempunyai dasar sosiodemokrasi dan sosionasionalisme yang kuat. Sosiodemokrasi berusaha mencapai kesamaan yang berdasarkan gotong royong, sedangkan sosionasionalisme berupaya menanamkan asas kebangsaan yang berkemanusiaan. Tujuannya adalah mengangkat derajat manusia Indonesia dan menentang pengisapan tenaga seseorang oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan Jepang membawa perubahan dalam mentalitas rakyat menghadapi penjajah. Kekuatan bangsa Eropa selama tiga setengah abad di Indonesia lenyap dipukul mundur oleh Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, penjajah tetaplah penjajah. Kekejaman Jepang makin menyadarkan rakyat akan pentingnya kemerdekaan. Di satu sisi ternyata Jepang berkata lain, harapan akan kemerdekaan yang diimpikan rakyat coba dihadirkan di tengah-tengah bangsa Indonesia, yang tujuannya untuk menarik simpati. Bung Karno sebagai tokoh berpengaruh bersama Mohammad Hatta dan Ki Hajar Dewantara ditunjuk Jepang untuk memimpin Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA) yang dibentuk untuk mengerahkan kekuatan rakyat guna membantu perang Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Jepang di Indonesia tidak berlangsung lama. Peristiwa Nagasaki dan Hiroshima membawa dampak baik bagi Indonesia. Setelah melalui pergulatan panjang dalam pencapaian kemerdekaan, akhirnya pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, Bung Karno bersama Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Keinginan rakyat untuk bebas dari belenggu penjajahan dan merdeka tercapai. Bung Karno sendiri kemudian diangkat menjadi Presiden Republik Indonesia pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno merupakan figur yang mampu mempersatukan berbagai kelompok dan aliran politik. Sebagai seorang pemimpin bangsa, Bung Karno selalu menjaga keseimbangan di antara kekuatan-kekuatan politik yang ada. Penempatan semangat kebangsaan dan penderitaan rakyat setidaknya telah menjadi bagian dari diri Bung Karno dalam pencapaian tujuan Indonesia merdeka. Pengalaman pahit menghadapi penjajah Belanda dan Jepang adalah sumber utama bagi Bung Karno untuk membawa Indonesia menjadi anti-Barat di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, inisiatif-inisiatif diplomasi Bung Karno terhenti di tengah jalan bersama usia tuanya dan kehidupan bangsanya sendiri. Sang Putra Fajar memang telah tiada, tetapi kita beruntung memiliki seseorang yang mampu memanifestasi hasrat rakyat Indonesia untuk menjadi bangsa yang merdeka dan setara di mata dunia internasional. Dan, di Blitar-lah Bung Karno beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kacamata benggalanya daripada masa yang akan datang" (Pidato 17 Agustus 1965). "Karena itu, segenap jiwa ragaku berseru kepada bangsaku Indonesia: Terlepas dari perbedaan apa pun, jagalah persatuan, jagalah kesatuan, jagalah keutuhan!" (Pidato 17 Agustus 1966)***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Prakoso Bhairawa Putera, Penulis adalah Peneliti LIPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi di Suara Karya, 2 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-5861744960305427291?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/5861744960305427291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/kepedulian-soekarno-pada-kemelaratan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5861744960305427291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/5861744960305427291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/06/kepedulian-soekarno-pada-kemelaratan.html' title='Kepedulian Soekarno pada Kemelaratan'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TBeSpAm5HsI/AAAAAAAABwA/mKNHEdLzUNY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7432868013779993762</id><published>2010-05-30T13:34:00.000+07:00</published><updated>2010-05-30T13:36:16.251+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOTO'/><title type='text'>Foto #1 Mei 21010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TAIHJTN2vMI/AAAAAAAABnI/25JhL_9CObw/s1600/Hasil+1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TAIHJTN2vMI/AAAAAAAABnI/25JhL_9CObw/s400/Hasil+1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5476947953194548418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7432868013779993762?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7432868013779993762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/foto-1-mei-21010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7432868013779993762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7432868013779993762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/foto-1-mei-21010.html' title='Foto #1 Mei 21010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TAIHJTN2vMI/AAAAAAAABnI/25JhL_9CObw/s72-c/Hasil+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7175500943399438988</id><published>2010-05-30T13:24:00.001+07:00</published><updated>2010-05-30T13:31:13.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi Mei 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TAIFxdULG2I/AAAAAAAABnA/PQLtX4kVWgs/s1600/Cover_Biskom_Mei-rev2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 152px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TAIFxdULG2I/AAAAAAAABnA/PQLtX4kVWgs/s200/Cover_Biskom_Mei-rev2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5476946444076915554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.biskom.web.id/"&gt;Majalah BISKOM&lt;/a&gt; kali ini menampilkan Presiden Direktur PT. Epson Indonesia, Hirasaki Michiya (Terima kasih kepada PT Epson Indonesia yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan &lt;a href="http://www.biskom.web.id/"&gt;Majalah BISKOM&lt;/a&gt;, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah &lt;a href="http://www.biskom.web.id/2010/05/11/telah-terbit-biskom-edisi-mei-2010.bwi"&gt;BISKOM Edisi Mei 2010&lt;/a&gt; diantaranya:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: Hirasaki Michiya, Presiden Direktur PT Epson Indonesia, Epson Paham Kebutuhan Konsumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;* Alfons Tanujaya, Pendiri Vaksin.com: Vaksin.com Tawarkan Solusi Terhadap Virus&lt;br /&gt;* Atthur Sadewa, Pembuat Wedash Antivirus: Antivirus Lokal Tak Kalah Canggih&lt;br /&gt;* Sampurna, Pembuat Software Perisai Bangsa: Proteksi Anak Dengan Software Lokal&lt;br /&gt;* Kompol Jafar Indra, Kepala Seksi BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya: Urus BPKB Barcode Cuma Sehari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;* Mengenal Antivirus Lokal Andalan&lt;br /&gt;* 9 Antivirus Lokal Terpopuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;* Kudus Luncurkan SIAK Online&lt;br /&gt;* Ayo Sambut Sensus Penduduk 2010&lt;br /&gt;* Menggugah Jiwa Technopreuneur Mahasiswa&lt;br /&gt;* Belajar Dari Sistem Online PDAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;* Google Angkat Kaki dari China&lt;br /&gt;* Google Rangkul Flash&lt;br /&gt;* Penjahat Cyber Incar Gamer&lt;br /&gt;* Konsol Game Terancam Punah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;* Atang Setiawan: Bukti Digital, Kunci Penguak Cyber Crime&lt;br /&gt;* Dirgayuza Setiawan: Clean Feed, Janji Pemilu Kevin Rudd Yang Penuh Perdebatan&lt;br /&gt;* Muhamad Jafar Elly: E-VOTING 2014, Antara Harapan dan Keraguan&lt;br /&gt;* Ika Mardiah: Implementasi e-Audit LPSE Jabar&lt;br /&gt;* Prakoso Bhairawa Putera: Tampilan Web Pariwisata Daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;* Samsung Genoa&lt;br /&gt;* Sony Ericsson Zylo&lt;br /&gt;* Asus N61JV&lt;br /&gt;* Foxconn H55&lt;br /&gt;* Epson EB-S7&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7175500943399438988?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7175500943399438988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/biskom-edisi-mei-2010.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7175500943399438988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7175500943399438988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/biskom-edisi-mei-2010.html' title='BISKOM Edisi Mei 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/TAIFxdULG2I/AAAAAAAABnA/PQLtX4kVWgs/s72-c/Cover_Biskom_Mei-rev2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7848850664697289777</id><published>2010-05-17T11:59:00.002+07:00</published><updated>2010-05-17T12:04:53.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN RAKYAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>MEDIA ”ONLINE” BER-ISSN, KENAPA TIDAK?</title><content type='html'>Publikasi &lt;a href="http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=140710"&gt;Pikiran Rakyat, 17 Mei 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh Prakoso Bhairawa Putera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehadiran media online di Indonesia mulai marak ketika kejatuhan pemerintahan Suharto di tahun 1998 (Wikibooks, 2010). Sejak saat itu,  media online menjawab kebutuhan informasi dari setiap orang di negeri ini. Media online menjadi tempat yang paling cocok untuk menemukan informasi yang cepat atau dikenal dengan breaking news, dan mudah untuk diperoleh, bahkan dalam perkembangan di tahun-tahun berikutnya media online sudah dapat dinikmati dengan fasilitas mobile. Hanya dengan alat komunikasi yang ada di tangan, kita bisa dengan cepat membaca dan memperoleh informasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disadari atau tidak, media online menjadi alternatif media yang paling murah dan praktis. Hal semacam inilah yang mendorong Detikcom hadir sebagai media online pertama di Indonesia. Detikcom berhasil melepaskan karakteristik media cetak yang selama ini hadir dengan periode harian, mingguan, dwimingguan, ataupun bulanan. Karakter media ini sangat jelas dengan breaking news. Keberhasilan Detikcom kemudian menjadi permulaan bagi bisnis media online lainnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan media online di Indonesia bergerak seiringan dengan maraknya media cetak dan elektronik. Media ini pada awalnya menjadi edisi kedua setelah publish dalam versi cetakan koran, majalah, atau juga dalam bentuk audio visual untuk televisi dan radio. Namun seiring perkembangan, justru kehadiran media online mulai menjadi lirikan banyak kalangan dalam memperoleh informasi tercepat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan media online di Indonesia tidak bisa dianggap enteng. Dalam satu seminar di Surabaya sekitar 2008, Akhmad Mukhlis Yusuf  menyatakan bahwa bisnis media online dalam segi perolehan iklan cukup bersaing dengan media lainnya. Pada tahun 200o-an awal, porsi iklan paling besar dinikmati media televisi sebesar 70 persen, koran 25 persen, radio 3 persen, dan media online 2 persen. Saat ini, perolehan iklan di media online meningkat setiap tahunnya, sedangkan iklan di media televisi malah menurun sedikit. Untuk koran dan radio, perolehan iklan masih stabil. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan data dari Netcraft atas survei server 2008 (jurnalismaya.blogdetik.com, 2008) menyebutkan, media online di Indonesia mengalamai peningkatan. Total web hoster naik 5,4 juta situs web selama Desember. Total jumlah situs web sampai 2008 mencapai 155,230,051 buah. Perkiraan peningkatan jumlah situs web di tahun 2007 saja sudah bertambah sampai 50 juta situs web  baru, dan mengalahkan jumlah pertambahan situs pada 2006 dengan peningkatan 30 juta situs. Walaupun penambahan jumlah tersebut juga berasal dari MYspace, Live space, dan Blogger yang mencapai 25 juta situs web.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Fenomena semacam ini menjadi positif jika konten dari media online yang ada bermanfaat dan bisa dipertanggungjawabkan. Dalam upaya itu juga pada awal 2010, LT Handoko sebagai penggagas blog sivitas dan situs web Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mencatatkan kedua media online sehingga memperoleh ISSN. Dengan demikian, keduanya resmi dan bisa dipertanggungjawabkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terobosan ini merupakan kali pertama di Indonesia, dengan blog sivitas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang beralamat http://blog.sivitas.lipi.go.id telah tercatat secara resmi dengan ISSN 2086-5252 dan situs web LIPI http://www.lipi.go.id tercatat dengan ISSN 2086-5309. ISSN atau yang dikenal dengan International Standard of Serial Number merupakan tanda pengenal unik setiap terbitan berkala yang berlaku global.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ISSN untuk media online&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;LT Handoko dalam blognya (http://blog.sivitas.lipi.go.id/laks002/, 2010) mengungkapkan bahwa kehadiran ISSN blog karena blog merupakan media online murni yang hakikatnya serupa dengan terbitan berkala konvensional, baik dari sisi nama dan media yang permanen, maupun keterberkalaan (keteraturan pembaruan konten) dan keragaman penulis. Sebaliknya, justru seluruh media, yang online murni sekalipun, seharusnya memiliki registrasi ISSN.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ISSN blog ataupun media online lainnya di Indonesia dapat memberi manfaat besar dalam tingkat literasi. Senada dengan LT Handoko (2010) dalam Putera (2010) bahwa ISSN media online penting untuk menjaga kepemilikan atas ”nama media” serta memberikan kontribusi nyata bagi eksistensi Indonesia sebagai negara dengan tingkat peradaban modern, di mana salah satu indikatornya adalah tingkat literasi, termasuk aneka publikasi media.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ISSN untuk media online sebenarnya bukan hal baru bagi negara-negara di dunia. Putera (2010) dalam Biskom edisi Maret 2010 menjelaskan setidaknya ada lima negara yang telah menerapkan kebijakan penomoran bagi setiap blog yang diterbitkan, baik secara personal maupun secara berkelompok. Setidaknya sudah banyak negara yang memberikan penomoran bagi setiap blog, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Belanda, dan negara tetangga kita Australia. Bahkan Spanyol pun telah mengeluarkan kebijakan serupa dengan nama Internet Blog Serial Number (IBSN). IBSN hadir sejak 2 Februari 2006. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk jawaban pemerintah tentang maraknya penyalahgunaan blog. IBSN pada prinsipnya sama dengan pemberian ISSN atau ISBN pada terbitan buku, majalah, atau yang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebijakan ISSN untuk media online di Jerman ternyata lebih selektif. ISSN bisa saja diberikan untuk media online dengan memperhatikan bahwa setiap terbitan memenuhi kriteria peraturan hukum dan pedoman koleksi untuk publikasi online Perpustakaan Nasional Jerman. Pedoman tersebut disusun berdasarkan Undang-Undang mengenai Perpustakaan Nasional Jerman tertanggal 22 Juni 2006, terbitan online pun harus dirilis oleh penerbit komersial, atau dikeluarkan oleh penerbit universitas, atau juga diterbitkan oleh organisasi penerbitan yang sudah bekerja dengan pusat ISSN Jerman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penomoran resmi media online ini memberikan legitimasi terhadap kepemilikan media online dan posting sebagai bentuk kekayaan intelektual. Tidak hanya itu, ISSN media online memberikan indeksasi terhadap media online yang ada sehingga secara internasional bisa dikenali. Indeksasi tersebut menjadikan media online kita masuk dalam database publikasi internasional, dan tidak menutup kemungkinan seorang pembaca ataupun pustakawan dari belahan dunia lain menemukan media online kita dari ISSN database. Kemungkinan untuk setiap media online memiliki ISSN pun bisa diperoleh, asal memenuhi persyaratan yang dikeluarkan ISSN National Centre di Indonesia  (http://issn.pdii.lipi.go.id/).***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penulis, Peneliti Muda Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7848850664697289777?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7848850664697289777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/media-online-ber-issn-kenapa-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7848850664697289777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7848850664697289777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/media-online-ber-issn-kenapa-tidak.html' title='MEDIA ”ONLINE” BER-ISSN, KENAPA TIDAK?'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7048686259497770614</id><published>2010-05-17T11:55:00.001+07:00</published><updated>2010-05-17T11:59:13.823+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA KARYA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><title type='text'>Indeks Kepuasan Masyarakat</title><content type='html'>Publikasi &lt;a href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=252956"&gt;Suara Karya, 12 Mei 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Prakoso Bhairawa Putera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terbentuknya Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik merupakan sebuah langkah nyata pada tataran kebijakan untuk mewujudkan good governance dalam sebuah area baru melalui new public government. Sebagaimana termuat dalam kebijakan negara tersebut, pelayanan publik didefinisikan sebagai kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara atas barang, jasa, dan/ atau pelayanan administratif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Undang-undang ini pun menegaskan bahwa masyarakatlah sebagai pelanggan, dan penyelenggara pelayanan publik adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, dan lembaga independen. Tentu saja yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk untuk pelayanan publik. Dengan demikian, konsep yang salah kaprah tidak akan muncul lagi. Sudah saatnya masyarakat yang dilayani, bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Sebenarnya jauh sebelum undang-undang tersebut diterbitkan tahun 2009, pada tahun 2007 pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. PER/04/ M.PAN/4/2007 telah mengeluarkan kebijakan tentang pedoman umum penyusunan formulasi, implementasi, evaluasi kinerja, dan revisi kebijakan publik di lingkungan lembaga pemerintah pusat dan daerah. Kebijakan ini menjadi dasar dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang seharusnya memihak kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Tahun 2004 pun telah dikeluarkan kebijakan yang tidak kalah penting, yaitu KEP/25/ M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat. Kebijakan yang ada kemudian diperkuat dengan UU Pelayanan Publik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Jika dicermati, layak sudah kebijakan ini diimplementasikan dengan sungguh-sungguh, dan bukan hanya baik dalam tataran naskah saja. Kita selaku masyarakat penerima layanan publik pun dituntut untuk proaktif dalam memberikan penilaian. Sebab, indeks kepuasan masyarakat adalah penilaian kita selaku masyarakat terhadap aktivitas dan pelayanan yang diberikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Dua belas asas pelayanan publik telah diatur dalam undang-undang dan harus diterapkan oleh setiap abdi negara dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kedua belas asas pelayanan publik itu, antara lain, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban, persamaan perlakuan/tidak diskriminatif, keterbukaan, dan akuntabilitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Selain kedua belas asas itu, indeks kepuasan masyarakat sangat ditentukan oleh lima belas faktor lainnya, di mana kesemuanya dapat diukur dan mudah dipahami oleh masyarakat penerima layanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Prosedur pelayanan menempati urutan pertama dalam indeks kepuasan masyarakat. Prosedur pelayanan akan dilihat dari kemudahan tahapan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Konsep ini lahir dari kenyataan masih banyaknya prosedur dari meja satu ke meja yang lain, sehingga alur pelayanan menjadi lama dan rawan praktik-praktik penyuapan untuk memuluskan prosedur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Persyaratan pelayanan menjadi tolok ukur yang ikut diperhatikan juga. Kejelasan mulai dari persyaratan teknis hingga administrasi yang diperlukan untuk memperoleh pelayanan harus sesuai dengan jenis pelayanannya. Tidak hanya itu, kejelasan petugas pelayanan juga dituntut untuk bisa dan siap melayani. Hal ini terkait dengan keberadaan dan kepastian petugas yang memberikan pelayanan, berikut dengan nama, jabatan dan kewenangan serta tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Kedisiplinan terhadap waktu pun menjadi ukuran yang bisa diberikan dalam pelayanan. Jika pengurusan surat-menyurat dijanjikan selesai dalam tiga puluh menit, maka tiga puluh menit kemudian surat yang dijanjikan sudah bisa diterima oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Cerita sukses dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bisa menjadi contoh di mana pemberian pelayanan juga dilakukan pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB-22.30 WIB. Pelayanan yang diberikan lebih bersifat penangaanan administrasi kependudukan. Hal ini merupakan semangat untuk bisa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat Kota Jakarta yang banyak menghabiskan waktu siang di pusat-pusat perkantoran untuk bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Indeks kepuasan masyarakat menuntut kemampuan petugas untuk lebih mahir dan terampil dalam proses pemberian dan penyelesaian pelayanan. Berikut dengan kecepatan, yaitu dengan penyelesaian sesuai dengan waktu yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Faktor keadilan, kesopanan, dan keramahan petugas juga menjadi bagian yang ikut dinilai. Tidak kalah penting lagi adalah kewajaran dan kepastian biaya menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Sebab, keterjangkauan masyarakat terhadap besaran biaya menjadi penting. Hal ini juga perlu diinformasikan kepada masyarakat secara jelas, sehingga masyarakat memiliki kepastian untuk membayar yang menjadi kewajiban dalam memperoleh pelayanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Kepastian jadwal, kenyamanan lingkungan, dan keamanan dalam pelayanan menjadi bagian yang ikut menjadi penilaian dalam mengukur indeks kepuasan pelanggan. Dalam rangka memperoleh indeks kepuasan masyarakat dengan kategori baik, banyak daerah menerapkan sistem pelayanan satu atap, maklumat pelayanan, pelayanan pengaduan informasi masyarakat, dan sistem informasi manajemen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Hasil penelitian USAID (2009) menunjukkan bahwa pelayanan publik yang dilakukan di tingkat daerah ditandai inisiatif reformasi dari tindakan inovatif yang sederhana, di mana komitmen dan sumber relatif mudah didapat. Dan, hal tersebut akan membangkitkan rasa percaya diri dan pengalaman sebelum dilakukan pengembangan dan perluasan. ***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   Penulis adalah peneliti muda bidang kebijakan dan&lt;br /&gt;   administrasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7048686259497770614?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7048686259497770614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/indeks-kepuasan-masyarakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7048686259497770614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7048686259497770614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/05/indeks-kepuasan-masyarakat.html' title='Indeks Kepuasan Masyarakat'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-2363755719079223105</id><published>2010-04-27T11:33:00.001+07:00</published><updated>2010-04-27T11:36:42.539+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>ANTOLOGI 100 PUISI IBU SE-INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sehubungan dengan program kerja di tahun 2011, Sastra Welang Publisher mengundang rekan – rekan pecinta Sastra Se – Indonesia untuk mengirimkan karya puisi dalam program penerbitan buku Antologi 100 Puisi Se – Indonesia bertema Ibu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari proyek penerbitan buku Antologi 100 Puisi Ibu Seindonesia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Media / Sarana publikasi untuk rekan-rekan pecinta sastraHasil seleksi dari pengumpulan materi puisi ini akan dijadikan sebuah buku. Dibagikan kepada 100 penulis se Indonesia yang berhasil masuk seleksi. Sebagian akan dijual di toko buku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;TATA CARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tema: Ibu Kategori: umum Karya tidak mengandung unsur-unsur SARA.Karya yang dikirim harus karya sendiri (orisinil), bukan karya orang lain, bukan pula saduran atauterjemahan. Karya puisi belum pernah dipublikasikan di media cetak manapun dan tidak sedang diikutkan dalamperlombaan tertentu. Setiap peserta cukup mengirimkan satu karya puisi. 100 karya puisi akan masuk ke dalam buku Antologi 100 Puisi Ibu Se Indonesia Karena keterbatasan dana, setiap penulis yang berhasil masuk seleksi tidak mendapat honor atau royalti, namun berhak mendapat 2 buah buku sebagai bentuk kontrapretasi yang akan dikirim melalui pos. Naskah puisi dikirim ke alamat email satrio_welang@yahoo.com. Setiap naskah puisi yang dikirim disertai biodata dan profil singkat berikut nama jelas atau nama pena ( jikamemiliki), alamat surat dan nomor telepon atau handphone yang bisa dihubungi. Batas waktu pengiriman naskah puisi: 30 September 2010, buku terbit di tahun 2011&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sastra Welang Publisher kini tengah merampungkan buku Antologi Cerpen Sastrawan Bali Lintas Generasi yang akan diterbitkan pada tahun 2010. Sastra Welang Publisher berkedudukan di Bali, berupaya menerbitkan karya sastra baik puisi , cerpen maupun novel. Buku terbitan pertamanya adalah Desa Kala Patra, Kumpulan Naskah Drama Temu Teater Mahasiwa Nusantara 7.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Salam Sastra,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sastra Welang Publisher&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phone: 081 916 384 162&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-mail : satrio_welang@ yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Web: www.satriowelang. com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-2363755719079223105?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/2363755719079223105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/antologi-100-puisi-ibu-se-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2363755719079223105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2363755719079223105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/antologi-100-puisi-ibu-se-indonesia.html' title='ANTOLOGI 100 PUISI IBU SE-INDONESIA'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-8199542736049638581</id><published>2010-04-18T21:39:00.001+07:00</published><updated>2010-04-18T21:43:01.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'># Buku Koko P Bhairawa : Pendekar Bujang Senaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8saQR34owI/AAAAAAAABmg/Mflm08_PYng/s1600/Pndekar+bujang+senaya.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8saQR34owI/AAAAAAAABmg/Mflm08_PYng/s200/Pndekar+bujang+senaya.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461487840094888706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Judul Buku&lt;/b&gt; :  Membaca Cerita Rakyat: Pendekar Bujang Senaya&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis&lt;/b&gt; :  Koko P Bhairawa &amp;amp; Rizkika Oktawani&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penerbit&lt;/b&gt;  :  Azka Press (Ganeca Exacta Group, Maret 2010)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tebal &lt;/b&gt; :  iv + 87 halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Deskipsi  Singkat&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;Buku ini merupakan kumpulan cerita rakyat anak yang berisi 14 cerita rakyat (dongeng, mite, dan legenda) dari  daerah Kerinci (Jambi). Pendekar Bujang Senaya merupakan salah tokoh dalam cerita rakyat Kerinci yang memiliki sifat-sifat kepahlawanan. Buku ini dijadikan salah satu Buku Pengayaan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk tingkat SLTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-8199542736049638581?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/8199542736049638581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/buku-koko-p-bhairawa-pendekar-bujang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8199542736049638581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/8199542736049638581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/buku-koko-p-bhairawa-pendekar-bujang.html' title='# Buku Koko P Bhairawa : Pendekar Bujang Senaya'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8saQR34owI/AAAAAAAABmg/Mflm08_PYng/s72-c/Pndekar+bujang+senaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-493688762498810975</id><published>2010-04-18T21:35:00.000+07:00</published><updated>2010-04-18T21:38:05.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOTO'/><title type='text'># Foto Koko P Bhairawa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8sZL33feVI/AAAAAAAABmY/tCgBfNQZsZ4/s1600/Kota+Tua+1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8sZL33feVI/AAAAAAAABmY/tCgBfNQZsZ4/s400/Kota+Tua+1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461486664882813266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-493688762498810975?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/493688762498810975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/foto-koko-p-bhairawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/493688762498810975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/493688762498810975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/foto-koko-p-bhairawa.html' title='# Foto Koko P Bhairawa'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8sZL33feVI/AAAAAAAABmY/tCgBfNQZsZ4/s72-c/Kota+Tua+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4829069594966146847</id><published>2010-04-16T00:24:00.002+07:00</published><updated>2010-04-16T00:27:42.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJALAH BISKOM'/><title type='text'>BISKOM Edisi April 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8dMRRghfUI/AAAAAAAABmQ/Xo5m1qUQvjA/s1600/Resize-of-Biskom-April-2010.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8dMRRghfUI/AAAAAAAABmQ/Xo5m1qUQvjA/s200/Resize-of-Biskom-April-2010.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460416932851318082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Majalah BISKOM kali ini menampilkan Vice President KYE System (Genius), Paishan Lee (Terima kasih kepada KYE System yang turut mendukung Majalah BISKOM).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Topik menarik Majalah BISKOM Edisi April 2010 diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• COVER STORY: Vice President KYE System, Paishan Lee: Paten Berarti Inovasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FIGURE:&lt;br /&gt;- Hemat Dwi Nuryanto: Radio Harus Bertransformasi&lt;br /&gt;- Erik Sebastian: PRIMEX Janjikan Biaya Komunikasi 0 Rupiah&lt;br /&gt;- Sutyastie S. Remi: Layanan Pembelajaran Berbasis TI&lt;br /&gt;- Agung Wiryanto: Kelola Radio Online Secara Profesional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• HEADLINE:&lt;br /&gt;e-Broadcasting &amp;amp; Transformasi Radio &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• FOCUS:&lt;br /&gt;Peran Perempuan Di Dunia TI&lt;br /&gt;e-Audit Cegah PNS Ikut Tender&lt;br /&gt;Menyoal Jaminan Keamanan Transaksi Elektronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BROWSING:&lt;br /&gt;Jerman Umumkan Celah Keamanan Pada Firefox&lt;br /&gt;China Tak Lagi Gunakan Google?&lt;br /&gt;Mesir Larang Teknologi VoIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• INSPIRATION:&lt;br /&gt;- Bob Julius Onggo: Bagaimana Kebijakan Korporat Untuk Media Sosial?&lt;br /&gt;- &lt;b&gt;Prakoso Bhairawa Putera: Jejaring Informasi Pariwisata Berbasis Web&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- BE. Santoso Nugroho: Kompetensi Prasyarat SDM TIK Aparatur&lt;br /&gt;- Dirgayuza Setiawan: Mengamati Kebijakan TIK Australia 2010 (Bagian 1 dari 3): Air, Listrik, Gas, dan Serat Optik Broadband&lt;br /&gt;- Atang Setiawan: Jaring Sosial Itu Bernama “FACEBOOK”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• REVIEW &amp;amp; CELLULAR:&lt;br /&gt;- Motorola Devour&lt;br /&gt;- Nokia N97 Mini Gold&lt;br /&gt;- Asus N61 dan N71 24&lt;br /&gt;- Canon FS200&lt;br /&gt;- Kingston DataTraveler 310&lt;br /&gt;- Genius eFace 2025&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SNAP:&lt;br /&gt;- Wacom Buka Authorized Dealer Pertama di Surabaya&lt;br /&gt;- ASUS Hadirkan IT Service Center di 8 Provinsi Indonesia&lt;br /&gt;- Bakrie Giatkan Uber Esia&lt;br /&gt;- Lintasartha Menang Tender USO&lt;br /&gt;- 31 Kecamatan Bandung Siap Online&lt;br /&gt;- Sindo-HSBC Gelar Gadget Bazaar Extraordinaire&lt;br /&gt;- Perluas Pasar, Masterdata Buka Gerai di Lampung &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4829069594966146847?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4829069594966146847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/biskom-edisi-april-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4829069594966146847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4829069594966146847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/biskom-edisi-april-2010.html' title='BISKOM Edisi April 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8dMRRghfUI/AAAAAAAABmQ/Xo5m1qUQvjA/s72-c/Resize-of-Biskom-April-2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-7891253932913826288</id><published>2010-04-10T21:55:00.004+07:00</published><updated>2010-04-10T22:21:09.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO LOMBA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA CIPTA KARYA INSPIRATIF 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8CXRxSo3qI/AAAAAAAABlo/gHOvkRpFxRo/s1600/iklan+lomba2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 106px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8CXRxSo3qI/AAAAAAAABlo/gHOvkRpFxRo/s400/iklan+lomba2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458529079918124706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah akhirnya naskah koko masuk dalam jajaran 18 Pemenang Lomba Cipta Karya Inspiratif 2010, berikut beritanya:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melalui diskusi yang sangat panjang dan melelahkan, akhirnya redaksi berhasil memilih 18 karya terbaik dari 265 peserta. Redaksi menyeleksi naskah dari tiga sudut pandang. Yakni, kemampuan berbahasa, kedalaman ide, dan kandungan motivasi. Beberapa karya yang masuk hanya bercerita tentang kesedihan tanpa melihat kecocokannya dengan tema Titik Balik: Menerjang Rintangan, Menggapai Masa Depan. Kami lebih mengutamakan karya yang fokus pada satu cerita ketika seseorang dapat melalui rintangannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut nama 18 pemenang:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pemenang utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.       Tak Cukup dengan Air Mata, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Triani Retno A. (Bandung)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.       Suamiku, Aku Makin Mempesona, Kan?, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Dian Nafi Awaliyah (Demak)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.       Gadai Pasti Berlalu, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Tri Nursanti (Riau)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima juara harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.       Di Balik Hujan Teratai Putih, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;R. Rudi Agung P (Jakarta Timur)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.       Tuhan, Aku di sini!!!, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Rizha Krisna Wardhani (Yogyakarta)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6.       Meretas Lintasan Harapan, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Suguh Kurniawan (Bandung)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7.       Titian di Padang Sunyi, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;M.E. Citra Eka Dewi (Yogyakarta)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8.       Kegigihan Si Belang Menerjang Kemiskinan, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Yuli Misgiyati (Cilacap)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepuluh peserta yang tergabung dalam buku Titik Balik: Menerjang Rintangan, Menggapai Masa Depan:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9.       Sahabat Sejati Adalah Sahabat yang Bisa Dekat Dalam Suka dan Duka, &lt;/b&gt;K&lt;i&gt;urniadi (Sumsel)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10.   Gold is Gold&lt;/b&gt;,&lt;i&gt; Tia Setiawati (Bandung)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;11.   Umur 18 Tahun, Berhutang 100 Juta!, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Agus M. Irkham (Batang, Jateng)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;12.   Malaikat-malaikat Cinta dari Surga, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Haya Aliya Zaki (Tangerang)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;13.   Mata Hati Ibu, Menjejak Sepanjang Mimpi, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Prakoso Bhairawa Putera (Belitung)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;14.   Menerjang Rintangan Menggapai Masa Depan dengan Man Jadda Wajada, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Ari Sandi (Bandung)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;15.   Saya Bukan Sekedar Mimpi, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Sri Hindiyastuti (Semarang)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;16.   Nikmat di Dalam Musibah, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Alfi Zamilah (Jakarta Timur)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;17.   Episode Bukan Cinta Sesaat, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Dira Ernawati (Surabaya)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;18.   Rita Punya Mimpi, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Yuventia Tunda Reka Anggita (Yogyakarta)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keputusan redaksi tidak dapat dipertanyakan. Mohon tidak mengirim pertanyaan ke meja redaksi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai wujud penghargaan kami kepada semua peserta, kami akan memberikan e-piagam (soft copy piagam penghargaan) kepada seluruh peserta lomba lewat email dan bisa di-download masing-masing peserta.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemenang akan dihubungi lewat telepon. Mengenai hadiah, akan redaksi proses selama satu minggu setelah publikasi hasil pemenang lomba.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai informasi, Leutika masih mengadakan lomba resensi NOVEL SEDARA CINTA. Informasi lomba bisa dilihat di notes FB Leutika Publisher.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta, 10 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam inspiratif,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redaksi Leutika &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-7891253932913826288?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/7891253932913826288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/pengumuman-pemenang-lomba-cipta-karya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7891253932913826288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/7891253932913826288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/pengumuman-pemenang-lomba-cipta-karya.html' title='PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA CIPTA KARYA INSPIRATIF 2010'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8CXRxSo3qI/AAAAAAAABlo/gHOvkRpFxRo/s72-c/iklan+lomba2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-2022274069736445899</id><published>2010-04-03T21:28:00.002+07:00</published><updated>2010-04-03T21:32:20.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Buku Koko # Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S7dRCfrrIbI/AAAAAAAABlg/fbk6Y0avAIk/s1600/yuk_ngeblog+XPD.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S7dRCfrrIbI/AAAAAAAABlg/fbk6Y0avAIk/s200/yuk_ngeblog+XPD.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455918576888914354" /&gt;&lt;/a&gt;Judul Buku :  Ayo Ngeblog : Cara Praktis Jadi Blogger&lt;br /&gt;Penulis :  &lt;b&gt;Prakoso Bhairawa P (Koko P Bhairawa)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penerbit  :  Inter Plus (Ganeca Exacta Group, Maret 2010)&lt;br /&gt;Tebal  :  iv + 56 halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Deskipsi  Singkat:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buku ini merupakan panduan singkat untuk memahami dan membuat blog secara sederhana, selain itu juga dilengkapi cara-cara membuat email. Ayo Ngeblog dikemas dalam bahasa yang sederhana sehingga anak-anak usia 11-14 tahun dengan mudah memahaminya. Buku ini dijadikan salah satu Buku Pengayaan Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer untuk tingkat SLTP.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-2022274069736445899?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/2022274069736445899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/buku-koko-ayo-ngeblog-cara-praktis-jadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2022274069736445899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/2022274069736445899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/buku-koko-ayo-ngeblog-cara-praktis-jadi.html' title='Buku Koko # Ayo Ngeblog: Cara Praktis jadi Blogger'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S7dRCfrrIbI/AAAAAAAABlg/fbk6Y0avAIk/s72-c/yuk_ngeblog+XPD.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-4960492848375857547</id><published>2010-04-03T21:24:00.001+07:00</published><updated>2010-04-03T21:28:28.932+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU'/><title type='text'>Buku Koko # Cerita Rakyat dari Palembang (Sumsel)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S7dQM8FKD4I/AAAAAAAABlY/zGMUN7cRbZ0/s1600/Cerita+Rakyat+Palembang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S7dQM8FKD4I/AAAAAAAABlY/zGMUN7cRbZ0/s200/Cerita+Rakyat+Palembang.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455917656799055746" /&gt;&lt;/a&gt;Judul Buku :  Cerita Rakyat dari Palembang (Sumatera Selatan)&lt;br /&gt;Penulis : &lt;b&gt;Koko P Bhairawa&lt;/b&gt; dan Purhendi&lt;br /&gt;Penerbit  :  Grasindo, Juli 2009&lt;br /&gt;Tebal  :  vi + 58 halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Deskipsi  Singkat:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku ini berisi 10 (sepuluh) cerita rakyat dari Palembang (Sumatera Selatan). Penyajian cerita rakyat pada buku ini dibuat dengan lebih nyaman dibaca semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-4960492848375857547?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/4960492848375857547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/buku-koko-cerita-rakyat-dari-palembang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4960492848375857547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/4960492848375857547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/04/buku-koko-cerita-rakyat-dari-palembang.html' title='Buku Koko # Cerita Rakyat dari Palembang (Sumsel)'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S7dQM8FKD4I/AAAAAAAABlY/zGMUN7cRbZ0/s72-c/Cerita+Rakyat+Palembang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-1231524873382918060</id><published>2010-03-28T11:59:00.004+07:00</published><updated>2010-06-16T23:51:39.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RADAR BANTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Blog UII'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perguruan Tinggi Terbaik'/><title type='text'>Potret Kini Pendidikan Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67kPJ6PbzI/AAAAAAAABkY/8xMyjBKg7dU/s1600/university.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 309px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67kPJ6PbzI/AAAAAAAABkY/8xMyjBKg7dU/s400/university.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453547147801620274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TIMES Higher Education Supplement (THES) kembali mengumumkan daftar 500 perguruan tinggi terbaik di dunia. Percaya atau tidak akan hasil survei yang masih dipertanyakan oleh beberapa pakar pendidikan di negeri ini. Hanya enam perguruan tinggi kita yang masuk 500 besar tersebut. Keenam perguruan tinggi; UGM (360), ITB (369), UI (395), UNDIP, Univ Airlangga, dan IPB masuk dalam peringkat 401-500.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada hal menarik untuk dicermati, jika mengacu pada hasil survei yang sama dilakukan pada tahun sebeumnya. Tiga perguruan tinggi Indonesia masuk dalam jajaran 300 dunia; UI (250), ITB (258), dan UGM (270). Berselang satu tahun kemudian, tepatnya 2007 ketiganya merosot hingga peringkat mendekati 400 dunia. Beberapa pakar pun mempertanyakan dasar penentuan, dan jika dikaji dengan akal sehat ataupun penalaraan orang awam akan terasa sulit untuk diterima. Mungkinkah kualitas pendidikan di negeri ini turun naik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Metode THES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada empat indikator yang menjadi dasar THES dalam surveinya. Kualitas Penelitian (Research Quality) yang diperoleh dari sebaran angket pada para akademisi menempati bobot terbesar (60%). Dua indikator yang dinilai adalah yang pertama dari hasil Peer Review. Disebarkan angket online ke 190.000 akademisi dimana mereka diminta mengisi pertanyaan berdasarkan bidang kepakaran mereka, yaitu Arts - Humanities, Engineering - IT, Life Sciences - BioMedicine, Natural Sciences dan Social Sciences. Kemudian mereka diminta memilih 30 universitas terbaik dari wilayah mereka sesuai dengan bidang kepakaran tersebut. Indikator kedua adalah Citations per Faculty, alias berapa banyak publikasi paper dari peneliti (professor) di univesitas tersebut dan jumlah citation (kutipan) berdasarkan data dari the Essential Science Indicators (ESI).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kesiapan lulusan dalam dunia kerja (Graduate Employability) juga menjadi salah satu indikator. Kreterian ini memiliki bobot 10% dengan indikator penilaian Recruiter Review. Penilaian dilakukan berdasarkan hasil survey terhadap 375 perekrut tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu jumlah program internasional dan jumlah masahasiswa internasional menjadi indikator yang termasuk dalam Pandangan Internasional (International Outlook) memiliki bobot 10%, dan yang terakhir adalah Kualitas Pengajaran (Teaching Quality) dinilai dari indikator rasio jumlah mahasiswa dan fakultasnya (Student Faculty). Bobot penilaian cukup signifikan karena mencapai 20%.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika ditelusuri lagi dari http://uniranks.unifiedself.com, THES tidak menjelaskan dasar teknik penarikan sampel serta penyebaran sampel yang ada. Dari 190.000 kuesioner yang dikirim hanya 3703 yang direspon (2006). Itu artinya hanya 1,94 persen saja dari total kuesioner. Jumlah tersebut pun lebih banyak ditentukan dari respon kemampuan untuk mengakses internet.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penelitian tersebut tersebar paling banyak direspon oleh Amerika Serikat dan Inggris yaitu 532 respon dari Amerika Serikat dan 378 respon dari Inggris. Namun bagaimana dengan negara-negara Asia, tercatat hanya Malaysia yang merespon 112, Singapura 92 respon, Indonesia 93 respon dan China 76 respon. Selain dari hasil survei, data-data tambahan juga diambil dari organisasi World Scientific, Mardev, JobsDB (Philippines) dan JobStreet (Malaysia).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, apakah terlepas dari pro dan kotra terhadap metode THES. Setuju kiranya dengan pendapat Geger Riyanto (Kompas, 23 Januari 2008), akan lebih arif jika lebih mawas, mengkaji terlebih dahulu survei-survei secara teliti, sehingga tidak salah nantinya dalam penentuan arah dan kebijakan pendidikan di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Potret Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan bermaksud menepikan ataupun menyetujui hasil survei yang telah dilakukan, tetapi pada akhirnya kita tidak punya pilihan lain dan potret pendidikan di negeri ini benar-benar tercitra dengan jelas. Bahkan dari data terbaru UNESCO menyebutkan bahwa Indonesia mengalami penurunan empat tingkat dari 58 dunia menjadi 62 dari 130 negara di dunia dalam hal pendidikan. Education Development Index (EDI) kita adalah 0,935 di bawah Brunei (0,965) dan Malaysia (0,945).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Situasi dalam negeri pun ikut memperkuat asumsi akan potret pendidikan kita. Pemerataan akses pendidikan, terutama di tingkat pendidikan dasar dan menengah pertama, belum tercapai. Selain itu terjadi kesenjangan pemerataan akses pendidikan di masyarakat, teruatama yang tinggal di perkotaan dan pedesaan (Kompas, 5 Februari 2008).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa yang mesti dipersalahkan? Kalimat itu yang kemudian mencuat, tetapi sebelum mencari pihak yang mesti bertanggung jawab. Alangkah baiknya jika kita mencitrakan kondisi secara mendalam. Partama, Republik ini begitu kuat dengan POLITIK. Kata yang begitu mendarah daging disetiap elemen kehidupan bangsa. Sebut saja,  pada tiap pemerintahan baru pasti akan berganti kurikulum atau dengan bahasa cantik “Kebijakan Pendidikan”. Diakui atau tidak, ini sudah menjadi realita di depan mata. (Sekadar catatan kurikulum yang pernah berlaku: Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1994, Kurikulum 2004, Kurikulum 2006).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, Anggaran Pendidikan. Sebuah persoalan klasik jika berbicara tentang dana anggaran, tetapi kenyataan yang ada tidak dapat dipungkri. Minimnya dana sudah tentu akan menghambat proses pembangunan pendidikan baik infrastruktur maupun suprastruktur. Pada tahun 2008, pemerintah mengalokasikan sebesar 11,8 persen dari APBN untuk pendidikan. Semoga pengalaman tahun 2007, dimana dari Rp43,5 triliun anggaran pendidikan, 25 persen dihabiskan untuk birokrasi, bukan pada peningkatan mutu pendidikan tidak terulang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, Kondisi Sumber Daya Manusia. Tenaga-tenaga bermutu dengan tingkat keahlian mumpuni belum sebanding dengan jumlah tunas-tunas bangsa yang siap menerima ilmu pengetahuan. Ketidak merataan tenaga pendidik yang hanya terfokus di pusat-pusat pemerintahan (kota) dibandingkan daerah-daerah yang jayh dari kota semakin membuat buram potret pendidikan kita. Jika di kota satu mata pelajaran diajarkan oleh dua atau lebih tenaga pendidik, tetapi kondisi di daerah, satu tenaga pengajar akan mengajarkan lebih dari satu mata ajar. Kondisi ini berbanding terbalik, belum lagi tingkat keahlian (kompetensi) yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiga faktor dominan  tersebut cukup mewakili peliknya persoalan pendidikan, untuk itu guna menjadikan bangsaa ini cerdas, pintar dan terampil serta berilmu pengetahuan dan teknologi sangat dibutuhkan KOMITMEN yang lebih jelas dengan mengacu pada cita-cita luhur UUD 1945, jika ini masih mau dipegang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komitmen bisa dimanifestasikan dalam beberapa wujud, seperti keberanian pemimpin untuk memaksimalkan sektor pendidikan. Salut dan patut diancungkan jempol terhadap beberapaa kepala daerah yang telah berani melahirkan kebijakan pendidikan dengan program sekolah gratis di wilayah masing-masing, dan semoga semakin banyak daerah yang berani untuk menegakkan komitmen ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wujud selanjutnya adalah partisipasi semua pihak untuk proaktif mendukung program-program pendidikan yang mencerdaskan serta aktif dalam pengembangan mutu pendidikan. Kita semua  sadar betul bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap manusia, sehingga pendidikan tidak hanya bisaaa dinikmati oleh segelintir orang saja. Semoga di masa mendatang anggapan bahwa sekolah di negara maju (kapitalis) lebih murah dibandingkan di Indonesia, bahkan para mahasiswanya hanya menanggung 25-30 persen biaya pendidikan, begitu juga pada tingkat dasar – menengah dibebaskab dari biaya pendidikan. Kapan Indonesia bisa? Inilah pekerjaan rumah bagi kita yang mendiami gugusan pulau bernama Indonesia.***(&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Prakoso Bhairawa Putera)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-1231524873382918060?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/1231524873382918060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/potret-kini-pendidikan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1231524873382918060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/1231524873382918060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/potret-kini-pendidikan-kita.html' title='Potret Kini Pendidikan Kita'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67kPJ6PbzI/AAAAAAAABkY/8xMyjBKg7dU/s72-c/university.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-6121641516746277825</id><published>2010-03-28T11:52:00.004+07:00</published><updated>2010-06-16T23:52:17.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI/GAGASAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SRIWIJAYA POST'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Blog UII'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perguruan Tinggi Terbaik'/><title type='text'>SNMPTN dan Kualitas Pendidikan Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67h06bKaXI/AAAAAAAABkQ/gD7iVL4IbKk/s1600/spmb3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 310px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67h06bKaXI/AAAAAAAABkQ/gD7iVL4IbKk/s400/spmb3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453544497944881522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain memberlakukan sistem persentil atau Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP) dengan bobot nilai 70 persen, SNMPTN juga menambahkan satu materi tes lain, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dengan bobot penilaian 30 persen. Ir Adang Surahman, (Kompas, 2 Juni 2009) menyatakan penyelenggara mengambil kebijakan penambahan komponen ujian dengan TPA, karena diharapkan menjadi indikator penilaian intelegensia alamiah peserta, dan juga untuk menjaring siswa yang betul-betul memiliki kemampuan yang komprehensif. TPA juga bebas dari kontaminasi bimbingan belajar (bimbel). Selama ini kebanyakan siswa yang lulus dan bisa mengerjakan soal tes karena telah hapal rumus yang didapatkan di bimbel dan bukan murni kemampuan berpikir mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan jumlah peminat, SNMPTN tahun ini mengalami peningkatan sekitar 10%. Selain itu dari sistem penilaian hasil. Penilaian hasil ujian seleksi nasional kali ini benar-benar berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistem Penilaian Presentil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sistem persentil mulai diberlakukan dalam penilaian SNMPTN tahun ini. Jika tahun sebelumnya, dengan skor 4 jika jawaban benar, 0 jika tidak diisi, dan minus 1 jika salah, skor tersebut langsung dijumlahkan dan menjadi nilai akhir peserta SNMPTN. Ketika siswa tidak mengisi salah satu mata pelajaran dan mengisi mata pelajaran lain yang dia kuasai, nilainya tertutup oleh nilai mata pelajaran yang dikuasainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sehingga bisa saja terjadi (dan mungkin sering terjadi) seseorang Jurusan IPA di sekolahnya ngambil IPS di SNMPTN dan tembus ke Akuntansi PTN A atau Fikom PTN B, karena bagus di Matematika sementara pelajaran Ekonominya jelek. Sistem penilaian semacam ini (sistem lama), bila ada mata pelajaran yang terkesan sulit, raihan nilai siswa cenderung rendah. Penyebabnya bisa jadi siswa “kurang berminat” mengerjakannya. “Padahal setiap mata pelajaran itu sama pentingnya untuk diujikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, sistem seperti itu tidak akan berlaku lagi tahun ini. Sistem penilaian presentil menghendaki peserta ujian mengerjakan semua mata pelajaran yang diujikan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2009. Tindakan pengosongan satu mata pelajaran saja menyebabkan peserta tidak lolos seleksi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem persentil ini, setiap mata pelajaran akan mendapat porsi yang sama dalam penilaian. Sehingga, skor yang diperoleh tidak langsung dijumlahkan, tetapi diperingkat dahulu dengan penghitungan “persentil= 100 x (1-peringkat siswa/peserta)”. Artinya, lolosnya siswa tergantung dari jumlah skor setiap mata pelajaran, peringkat skornya secara nasional, dan jumlah peserta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peserta yang mendapatkan nilai tinggi di salah satu mata pelajaran, belum tentu lolos jika lemah di pelajaran lain. Intinya, mereka yang lolos adalah yang nilainya bagus di setiap mata uji. Ini juga akan mengurangi angka DO di Perguruan Tinggi Negeri yang dipilih dan kehadiran mahasiswa baru hasil SNMPTN tahun ini benar-benar hasil terbaik dan yang layak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paradigma Baru &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehadiran sistem penerimaan semacam ini menjadi paradigma baru, sehingga asumsi tentang adanya banyak perguruan tinggi yang mendahulukan kuantitas daripada kualitas pendidikan, bisa sedikit ditepis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, kita juga tidak bisa menutup mata, tetap masih ada yang melakukan praktik semacam itu. Banyak perguruan tinggi yang mengedepankan kemampuan mereka untuk survive dulu dengan mencari pemasukan sebanyak-banyaknya dari SPP mahasiswa. Demikian pula dengan beberapa perguruan tinggi negeri yang berubah statusnya menjadi BHP, dimana mereka dituntut untuk dapat mandiri dalam mengelola keuangannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan meningkatkan kualitas pendidikan, dimulai dengan paradigma baru sejak pola requitmen diharapkan hadirnya lulusan perguruan tinggi pun akan lebih mudah dilirik oleh perusahaan-perusahaan serta institusi-institusi ternama yang pada gilirannya nanti akan meningkatkan reputasi perguruan tinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sisi lain, guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi tentu saja diperlukan faktor pendukung seperti gedung, fasilitas belajar-mengajar, perpustakaan, dan manajemen pendidikan merupakan hal penting yang harus selalu dicoba ditingkatkan kualitasnya. Namun hal yang paling utama adalah ketersediaan sumber daya manusia berupa staf akademis yang qualified dan berkomitmen. Kemampuan perguruan tinggi untuk menarik dan mempertahankan staf akademis yang berkualitas adalah kuncinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peningkatan kualitas pendidikan dan peningkatan riset menjadi hal yang saling mendukung dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi secara umum. Meningkatkan riset dan kualitas pendidikan ini adalah kunci agar perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia bisa lebih kompetitif di mata internasional. Suatu perjuangan berat yang tidak mudah namun tetap harus dimulai bagaimanapun juga beratnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kualitas pendidikan tinggi merupakan output proses pendidikan tinggi yang dikelola sebuah perguruan tinggi. Memasuki pendidikan tinggi berarti membeli jasa pendidikan tinggi. Keputusan memilih suatu perguruan tinggi merupakan suatu keputusan investasi. Investasi itu harus menguntungkan konsumen setelah dinyatakan lulus oleh perguruan tinggi tersebut. Karena selain membutuhkan dana yang cukup, kuliah di perguruan tinggi juga menghabiskan waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, konsumen pendidikan tinggi harus memiliki kesiapan dalam pertarung ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Gonjang-ganjing tentang mutu pendidikan tinggi yang semakin disorot akhir-akhir ini membuat banyak pihak yang terlibat mulai bingung, seperti apa sebenarnya konsep pendidikan tinggi yang ideal di Indonesia. Karena banyak bukti menunjukkan pendidikan tinggi di Indonesia jauh tertinggal di bandingkan negara lain. Meskipun kita bersikap masa bodoh dengan survei yang menyatakan posisi pendidikan tinggi Indonesia termasuk papan bawah di Asia bahkan di dunia, ada baiknya kita melirik bagaimana sebenarnya sistem pendidikan tinggi di negara-negara yang tergolong maju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika dikembalikan pada SNMPTN tidak lebih dari 20 persen peserta tes SPMB-PTN yang dinyatankan lulus. Kondisi amat terbatasnya daya tampung Perguruan Tinggi Negeri (PTN), memberi kesempatan luas kepada peguruan tinggi swasta untuk memasuki pasar perguruan tinggi. Selain itu, beberapa perguruan tinggi swasta memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi bahwa mereka memiliki segmen pasar tersendiri, sehingga tidak bergantung kepada hasil SPMB. Dari sisi PTS, besarnya pangsa pasar perguruan tinggi yang dikuasainya merupakan simbol kesuksesan. Dari sisi calon konsumen pendidikan tinggi, kualitas pendidikan tinggi yang akan dibeli merupakan suatu tuntutan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apapun yang akan dihasilkan setelah kelarnya hajatan besar ini, semuanya adalah rangkaian dari sebuah proses panjang untuk menuai kualitas sumber daya manusia Indonesia Unggul.***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-6121641516746277825?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/6121641516746277825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/snmptn-dan-kualitas-pendidikan-tinggi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/6121641516746277825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/6121641516746277825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/snmptn-dan-kualitas-pendidikan-tinggi.html' title='SNMPTN dan Kualitas Pendidikan Tinggi'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67h06bKaXI/AAAAAAAABkQ/gD7iVL4IbKk/s72-c/spmb3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-827068632775418670</id><published>2010-03-28T11:06:00.013+07:00</published><updated>2010-03-28T12:09:27.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN HARIAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FOTO'/><title type='text'>Moment Prakoso Bhairawa Dua Tahun,..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67dLYbKK7I/AAAAAAAABkI/rlWwuiOFnGo/s1600/koko+di+islamic+book+fair.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67dLYbKK7I/AAAAAAAABkI/rlWwuiOFnGo/s400/koko+di+islamic+book+fair.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453539386396912562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;islamic book fair 2010&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;foto-foto ini adalah sebagian dari banyaknya moment terbaik,..nah mulai posting ini akan muncul satu persatu momet terbaik dua tahun terakhir,..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67cn60ep0I/AAAAAAAABkA/Qid29mDsUa4/s1600/diklat+fungsional+tingkat+lanjut.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67cn60ep0I/AAAAAAAABkA/Qid29mDsUa4/s400/diklat+fungsional+tingkat+lanjut.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453538777154627394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;diklat fungsional peneliti tingkat lanjut angkatan 1 - 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67bnBz3ylI/AAAAAAAABj4/VjN9vfan2sI/s1600/world+book+day+2009.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67bnBz3ylI/AAAAAAAABj4/VjN9vfan2sI/s400/world+book+day+2009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453537662339631698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;world book day 2009 - mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67adE17WiI/AAAAAAAABjw/A8fnEy87SLM/s1600/all+pappiptek+crew.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 170px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67adE17WiI/AAAAAAAABjw/A8fnEy87SLM/s400/all+pappiptek+crew.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453536391843240482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;all crew pappiptek - januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67aDs05D8I/AAAAAAAABjo/D_5cNvPWOPw/s1600/kerja+bareng+all+crew+pappiptek.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 245px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67aDs05D8I/AAAAAAAABjo/D_5cNvPWOPw/s400/kerja+bareng+all+crew+pappiptek.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453535955899715522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kerja bareng all crew pappiptek - januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67YTkHs_rI/AAAAAAAABjg/jW28YaV6H4E/s1600/kebun+raya+bogor+brg+ketar+ketir.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67YTkHs_rI/AAAAAAAABjg/jW28YaV6H4E/s400/kebun+raya+bogor+brg+ketar+ketir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453534029417348786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;bareng-bareng kelompok ketar ketir,..- juni 2008&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-827068632775418670?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/827068632775418670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/moment-prakoso-bhairawa-dua-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/827068632775418670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/827068632775418670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/moment-prakoso-bhairawa-dua-tahun.html' title='Moment Prakoso Bhairawa Dua Tahun,..'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S67dLYbKK7I/AAAAAAAABkI/rlWwuiOFnGo/s72-c/koko+di+islamic+book+fair.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064697882844925969.post-3676234555212698773</id><published>2010-03-24T10:38:00.003+07:00</published><updated>2010-03-24T10:43:50.821+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KEBAHASAAN'/><title type='text'>Prakoso Bhairawa, Kurang Seminggu Selesaikan Tiga Buku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S6mKTlm1m3I/AAAAAAAABjQ/oH4T-nbaas8/s1600-h/Koko.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S6mKTlm1m3I/AAAAAAAABjQ/oH4T-nbaas8/s400/Koko.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452040893025852274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Annida-Online&lt;/span&gt;--Prakoso “Koko” Bhairawa, Duta Bahasa 2006 dari Pusat Bahasa memang tak bisa lepas dari keyboard komputer. Kabar terbaru, Koko baru saja menyelesaikan tiga buku sekaligus yang tuntas selama lima hari. Tiga buku ini sedang dalam proses penerbitan Ganexa Exact Bandung. Masing-masing A&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yo Ngeblog: Cara Praktis Jadi Blogger,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Membaca dan Memahami Cerpen&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Membaca Cerita Rakyat Kerinci: Pendekar Bujang Senaya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Menarik prosesnya cukup cepat. Tiga  buku itu dikerjakan dalam lima hari saja. Hanya buku ngeblog yang prosesnya cukup banyak editan,” ujar Koko mengenai bukunya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku-buku terbaru Koko, yang unik adalah tidak bisa didapatkan secara komersial. Pasalnya buku-buku ini merupakan materi pengayaan untuk pelajar SMP, sehingga begitu usai cetak akan didistribusikan ke seluruh SMP di Indonesia. Beberapa bukunya yang bisa didapatkan di toko buku adalah Aku Lelah Menjadi Cantik yang mendapat nominasi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Khatulistiwa Literary Award 2009 &lt;/span&gt;dan beberapa serial cerita rakyat dari Sumatera Selatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kalau ditanya berapa bukunya, sebenarnya nggak banyak kayak teman-teman Forum Lingkar Pena yang lain,” tambahnya. Meskipun demikian Koko mengaku senang bisa menuliskan kembali cerita rakyat sebagai bacaan anak Indonesia. Setidaknya sampai hari ini sudah ada enam buku cerita rakyat karyanya yang beredar. Artinya dongeng, mitos, ataupun legenda daerah masih punya tempat di dunia literasi Indonesia. Sedangkan untuk buku Membaca dan Memahami Cerpen, isinya membahas cerpen-cerpen yang pernah ditulisnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tetapi diberikan pemahaman untuk membaca. Semacam pengetahuan awal tentang cerpen dan unsure-unsurnya. Semuanya menggunakan bahasa yang sederhana dan khas untuk anak SMP,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain menulis buku-buku pengayaan, Koko masih tetap menulis banyak artikel untuk berbagai media massa. Terutama mengenai sastra, sosial budaya, serta teknologi sesuai minat finalis Remaja Berprestasi Annida ini. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[Elzam]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.annida-online.com/berita-penulis/prakoso-bhairawa-kurang-seminggu-selesaikan-tiga-buku.html"&gt;Sumber: Annida Online, 24 Maret 2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064697882844925969-3676234555212698773?l=prakosobhairawa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/feeds/3676234555212698773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/prakoso-bhairawa-kurang-seminggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3676234555212698773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064697882844925969/posts/default/3676234555212698773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prakosobhairawa.blogspot.com/2010/03/prakoso-bhairawa-kurang-seminggu.html' title='Prakoso Bhairawa, Kurang Seminggu Selesaikan Tiga Buku'/><author><name>prakoso bhairawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02240233097017002595</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S8P803W1WPI/AAAAAAAABlw/Zjz6zjv1a_E/S220/prakosobhairawa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vO2ScH2rSPA/S6mKTlm1m3I/AAAAAAAABjQ/oH4T-nbaas8/s72-c/Koko.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><
